test

Better experience in portrait mode.
Equestrian

Industri Equestrian, Raksasa Ekonomi yang Luput dari Sorotan

SARGA.CO - Industri equestrian terlibat dalam perputaran ekonomi sebesar 300 miliar dolar amerika serikat (AS) setiap tahunnya, secara global.

Angka ini menempatkan cabang olahraga berkuda ini setara dengan industri video game, film, dan fitness yang melibatkan perputaran uang 300 miliar dolar AS setiap tahunnya. Sementara hanya Golf (340 miliar dolar AS) dan Formula 1 (60 miliar dolar AS) cabang olahraga yang punya perputaran uang mendekati equestrian.

Hal tersebut tercantum dalam buku putih dari Pegasus App, perusahaan teknologi penyedia platform manajemen even berkuda asal Amerika Serikat.

Laporan tersebut kemudian mengangkat satu pertanyaan penting: dengan nilai ekonomi sebesar itu, mengapa equestrian jarang masuk dalam percakapan tentang “ekonomi olahraga utama”?

Menurut Pegasus App, jawabannya terletak pada cara industri ini dibangun.

Sebagian besar olahraga besar bertumpu pada penonton. Nilai ekonominya tumbuh dari tiket, hak siar, dan perhatian audiens dalam skala massal.

Sebaliknya, equestrian tidak bergantung pada penonton, melainkan partisipasi aktif. Nilainya datang dari orang-orang yang benar-benar terlibat langsung—memelihara kuda, berlatih, berkompetisi, dan membayar berbagai layanan yang menyertainya.

Perbedaan fondasi ini membuat equestrian terlihat lebih kecil di permukaan, karena tidak didorong oleh sorotan media yang masif. Padahal, di bawahnya, aktivitas ekonominya justru berlangsung lebih dalam dan berlapis.

Ekonomi yang Dibangun dari Aktivitas, Bukan Tiket

Secara langsung —tanpa melibatkan faktor pendukung, industri equestrian menghasilkan sekitar $150 miliar per tahun. Nilai tersebut dibentuk hanya dari aktivitas inti seperti pelatihan, kompetisi, dan layanan terkait.

Namun ketika efek tidak langsung dihitung—mulai dari produksi pakan, layanan dokter hewan, transportasi, hingga pariwisata—nilai totalnya melonjak hingga dua kali lipat.

Ini bukan ekonomi yang bergantung pada satu stadion atau satu liga. Ini adalah jaringan luas yang menyentuh berbagai sektor; pertanian, pariwisata, properti, logistik, hingga jasa kesehatan hewan

Setiap kuda bukan hanya atlet, tetapi juga “pusat ekonomi kecil” yang menggerakkan banyak lini bisnis.

'. $feedValue['alt_title'] .'

Satu Atlet, Satu Tahun, Puluhan Ribu Dolar

Laporan Pegasus App itu  memberi gambaran sederhana bagaimana industri  equestrian memutar roda ekonomi yang lebih besar. Seorang penunggang kuda amatir, yang hanya mengikuti dua kompetisi per tahun akan menghasilkan perputaran ekonomi sekitar 25.400 dolar AS.

Asumsi itu nilai di atas untuk menghitung biaya pemeliharaan biaya kandang, pelatihan, perawatan medis, pakan, perlengkapan, transportasi.

Kalikan angka ini dengan jutaan partisipan di seluruh dunia, dan terlihat jelas bahwa equestrian bukan sekadar olahraga—melainkan ekosistem ekonomi berulang (recurring economy).

Mesin Ekonomi Pedesaan

Berbeda dengan industri lain yang terkonsentrasi di kota besar, equestrian justru hidup di wilayah yang sering terlewat pembangunan ekonomi.

Hal ini setidaknya terjadi di sejumlah negara. Di Amerika Serikat, misalnya, industri ini mendukung 1,74 juta pekerjaan penuh waktu dan melibatkan sekitar 7 juta orang secara langsung.

Sementara di Inggris, kontribusi ekonomi mencapai 5 miliar pound sterling dan hingga 270.000 pekerjaan.

Artinya, equestrian bukan hanya besar, tetapi juga padat karya—dan menjadi penopang ekonomi di daerah rural yang minim alternatif industri.

Ekonomi yang Sulit Tergantikan

Satu hal yang membuat industri equestrian berbeda dari sektor lain adalah: dampaknya tidak mudah dialihkan.

Di banyak industri, penurunan biasanya masih bisa diatasi. Misalnya di teknologi, ketika perusahaan turun, para pekerjanya masih bisa pindah ke sektor lain. Di industri film pun begitu, ketika produksi menurun, talenta bisa beralih ke platform atau jenis konten lain.

Namun di equestrian, tidak sesederhana itu. 

Kalau sebuah kandang kosong, tidak ada “pengganti” yang bisa langsung mengisi. Pandai besi (farrier) tidak punya pasar lain di luar kuda. Dokter hewan spesialis kuda juga tidak bisa begitu saja beralih ke sektor lain dengan nilai yang sama.

Akibatnya, ketika aktivitas equestrian menurun, dampaknya bukan sekadar perlambatan sementara. Yang hilang adalah ekosistemnya—dan itu sering kali tidak kembali.

Equestrian

Masalah Industri Equestrian

Laporan bertajuk “The Case for Equestrian” itu juga mencoba menggali mengapa industri ini tidak bisa populer seperti olahraga lainnya.

Mereka menyimpulkan kalau industri equestrian terfragmentasi. Tidak seperti NFL atau Formula 1 yang punya satu panggung besar, equestrian tersebar di ribuan fasilitas, dengan berbagai disiplin, dan lintas sektor (olahraga + agrikultur).

Akibatnya, nilainya tidak pernah terkonsolidasi dalam satu cerita besar.

Equestrian tidak pernah dibangun untuk terlihat besar. Ia tumbuh di ladang, di kandang, di lintasan-lintasan kecil yang tersebar jauh dari pusat perhatian.

Tapi justru di sanalah kekuatannya: ekonomi yang berjalan tanpa sorotan, namun menopang banyak hal sekaligus.

Dan mungkin, justru karena itu, kita terlalu lama tidak menyadari seberapa besar dampaknya.

(Sumber: White Paper “THE CASE FOR EQUESTRIAN”)

Sponsored Ad
Arsari Tambang
Industri Equestrian, Raksasa Ekonomi yang Luput dari Sorotan Industri Equestrian, Raksasa Ekonomi yang Luput dari Sorotan

Industri Equestrian, Raksasa Ekonomi yang Luput dari Sorotan

Industri equestrian terlibat dalam perputaran ekonomi sebesar 300 miliar dolar amerika serikat (AS) setiap tahunnya, secara global.

Baca Selengkapnya
Kisah Perjalanan Truly Pantouw: dari Riding Boy ke Joki Juara Kisah Perjalanan Truly Pantouw: dari Riding Boy ke Joki Juara

Kisah Perjalanan Truly Pantouw: dari Riding Boy ke Joki Juara

Baca Selengkapnya
HUB Indonesia Gelar Ramadhan Cup 2026, Ajang Pembinaan Atlet Berkuda Nasional HUB Indonesia Gelar Ramadhan Cup 2026, Ajang Pembinaan Atlet Berkuda Nasional

HUB Indonesia Gelar Ramadhan Cup 2026, Ajang Pembinaan Atlet Berkuda Nasional

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Telat Potong Kuku, Performa Kuda Bisa Ambruk! Telat Potong Kuku, Performa Kuda Bisa Ambruk!

Telat Potong Kuku, Performa Kuda Bisa Ambruk!

Baca Selengkapnya
Komisi Equestrian Siapkan 10 Kejuaraan Level FEI untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Indonesia Komisi Equestrian Siapkan 10 Kejuaraan Level FEI untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Indonesia

Komisi Equestrian Siapkan 10 Kejuaraan Level FEI untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Indonesia

Baca Selengkapnya
Musim Baru Langsung Panas, Aragon Berjaya di Hub Equestrian Championship 2026 Musim Baru Langsung Panas, Aragon Berjaya di Hub Equestrian Championship 2026

Musim Baru Langsung Panas, Aragon Berjaya di Hub Equestrian Championship 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tegalwaton, Lintasan Paling Unik dalam Sejarah Pacuan Kuda Indonesia Tegalwaton, Lintasan Paling Unik dalam Sejarah Pacuan Kuda Indonesia

Tegalwaton, Lintasan Paling Unik dalam Sejarah Pacuan Kuda Indonesia

Baca Selengkapnya
Kenapa Kuda Pacu Berkeringat Busa? Ini Penjelasan Ilmiahnya Kenapa Kuda Pacu Berkeringat Busa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kenapa Kuda Pacu Berkeringat Busa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Baca Selengkapnya
Kisah Perjalanan Nagura Stable, Merinding di Pinggir Lintasan Lihat Kuda Pacu Melesat Kisah Perjalanan Nagura Stable, Merinding di Pinggir Lintasan Lihat Kuda Pacu Melesat

Kisah Perjalanan Nagura Stable, Merinding di Pinggir Lintasan Lihat Kuda Pacu Melesat

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Mengapa Kuda Bisa 'Habis Tenaga' Sebelum Finis? Mengapa Kuda Bisa 'Habis Tenaga' Sebelum Finis?

Mengapa Kuda Bisa 'Habis Tenaga' Sebelum Finis?

Baca Selengkapnya
Sosok Mayo, Kuda Betina yang Digadang Jadi Calon Bintang Indonesia Derby 2026 Sosok Mayo, Kuda Betina yang Digadang Jadi Calon Bintang Indonesia Derby 2026

Sosok Mayo, Kuda Betina yang Digadang Jadi Calon Bintang Indonesia Derby 2026

Baca Selengkapnya
Sejarah Lahirnya Kuda Thoroughbred: Berawal dari 3 Kuda Pejantan, Proses Kawin Diseleksi Super Ketat Sejarah Lahirnya Kuda Thoroughbred: Berawal dari 3 Kuda Pejantan, Proses Kawin Diseleksi Super Ketat

Sejarah Lahirnya Kuda Thoroughbred: Berawal dari 3 Kuda Pejantan, Proses Kawin Diseleksi Super Ketat

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Bukan Drama tapi Ilmiah! 4 Bahasa Tubuh Kuda Kalau Lagi Dilanda Cemburu Buta Bukan Drama tapi Ilmiah! 4 Bahasa Tubuh Kuda Kalau Lagi Dilanda Cemburu Buta

Bukan Drama tapi Ilmiah! 4 Bahasa Tubuh Kuda Kalau Lagi Dilanda Cemburu Buta

Baca Selengkapnya
Karya Foto Fenomenal! `Kuda Jingkrak` di Logo Supercar Ferrari Seperti Hidup di Dunia Nyata Karya Foto Fenomenal! `Kuda Jingkrak` di Logo Supercar Ferrari Seperti Hidup di Dunia Nyata

Karya Foto Fenomenal! `Kuda Jingkrak` di Logo Supercar Ferrari Seperti Hidup di Dunia Nyata

Banyak orang yang melihat seekor kuda yang dipakai fotografer Riocam sebagai model mirip dengan logo di mobil Ferrari. Mereka seolah melihat logo tersebut hidup di dunia nyata.

Baca Selengkapnya
Best Moment's IHR Tahun 2025: Duel Panas Dominator VS Gavi, Seleb Turun Lintasan, Kasmaran Winning Streak Best Moment's IHR Tahun 2025: Duel Panas Dominator VS Gavi, Seleb Turun Lintasan, Kasmaran Winning Streak

Best Moment's IHR Tahun 2025: Duel Panas Dominator VS Gavi, Seleb Turun Lintasan, Kasmaran Winning Streak

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tanda Kecil di Kepala yang Membedakan Kuda-Kuda, Tak Hilang Sampai Akhir Hayat Tanda Kecil di Kepala yang Membedakan Kuda-Kuda, Tak Hilang Sampai Akhir Hayat

Tanda Kecil di Kepala yang Membedakan Kuda-Kuda, Tak Hilang Sampai Akhir Hayat

Baca Selengkapnya
Atlet Berkuda Indonesia Bersinar di SEA Games 2025, Emas dan Perunggu dari Arena Show Jumping Atlet Berkuda Indonesia Bersinar di SEA Games 2025, Emas dan Perunggu dari Arena Show Jumping

Atlet Berkuda Indonesia Bersinar di SEA Games 2025, Emas dan Perunggu dari Arena Show Jumping

Baca Selengkapnya
Warna Topi Joki, Panduan Cepat Menemukan Kuda Jagoan Warna Topi Joki, Panduan Cepat Menemukan Kuda Jagoan

Warna Topi Joki, Panduan Cepat Menemukan Kuda Jagoan

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Sejarah Emas Equestrian Indonesia di SEA Games 2025 Sejarah Emas Equestrian Indonesia di SEA Games 2025

Sejarah Emas Equestrian Indonesia di SEA Games 2025

Baca Selengkapnya
18 Istilah dalam Balapan Kuda Biar Kamu Nggak Celingukan Saat Pacuan Berlangsung 18 Istilah dalam Balapan Kuda Biar Kamu Nggak Celingukan Saat Pacuan Berlangsung

18 Istilah dalam Balapan Kuda Biar Kamu Nggak Celingukan Saat Pacuan Berlangsung

Baca Selengkapnya
5 Kuda Legendaris Pemilik Sifat dan Perangai Unik: Pemalas, Pilih-Pilih Teman, Sampai Pintarnya Kelewatan 5 Kuda Legendaris Pemilik Sifat dan Perangai Unik: Pemalas, Pilih-Pilih Teman, Sampai Pintarnya Kelewatan

5 Kuda Legendaris Pemilik Sifat dan Perangai Unik: Pemalas, Pilih-Pilih Teman, Sampai Pintarnya Kelewatan

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Wajib Disimpan! Ini 21 Istilah Kuda Pacuan yang Wajib Banget Kamu Tahu Wajib Disimpan! Ini 21 Istilah Kuda Pacuan yang Wajib Banget Kamu Tahu

Wajib Disimpan! Ini 21 Istilah Kuda Pacuan yang Wajib Banget Kamu Tahu

Baca Selengkapnya
Foto-Foto Lawas Lapangan Pacuan Kuda Pulomas Jakarta: Tongkrongan Anak Gaul Ibu Kota Era 80-an Foto-Foto Lawas Lapangan Pacuan Kuda Pulomas Jakarta: Tongkrongan Anak Gaul Ibu Kota Era 80-an

Foto-Foto Lawas Lapangan Pacuan Kuda Pulomas Jakarta: Tongkrongan Anak Gaul Ibu Kota Era 80-an

Baca Selengkapnya
Temui Kuda Penolong Anak Berkebutuhan Khusus Temui Kuda Penolong Anak Berkebutuhan Khusus

Temui Kuda Penolong Anak Berkebutuhan Khusus

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Apa yang Membuat Seorang Joki Menjadi Hebat? Mereka Tidak Takut Kalah! Apa yang Membuat Seorang Joki Menjadi Hebat? Mereka Tidak Takut Kalah!

Apa yang Membuat Seorang Joki Menjadi Hebat? Mereka Tidak Takut Kalah!

Baca Selengkapnya