SARGA.CO - Momen bersejarah akhirnya tercipta bagi dunia olahraga berkuda Indonesia. Di ajang SEA Games 2025 Thailand, tim Equestrian Indonesia sukses mempersembahkan medali emas pertama sepanjang sejarah SEA Games, menandai tonggak baru yang membanggakan bagi Merah Putih.
Emas bersejarah tersebut diraih pada disiplin Show Jumping nomor Team Jumping, melalui penampilan solid empat rider terbaik Indonesia: Brayen Nathan Brata-Coolen, Arserl Rizki Brayudha, Raymen Kaunang, dan Dirga Wira Ramadhan Saputra.
Bagi Dirga Wira Ramadhan Saputra, keberhasilan ini terasa sangat spesial. Selain menjadi emas pertama bagi Indonesia, kemenangan ini juga menandai debutnya di ajang SEA Games.
“Medali emas ini sangat berarti bagi saya, untuk keluarga saya, dan tentu saja untuk negara,” ujar Dirga dikutip dari laman kemenpora.go.id, Kamis 18 Desember 2025.
Ia pun menatap masa depan dengan optimisme. “Ke depan saya ingin fokus ke Asian Games, dan target tertinggi saya adalah Olimpiade,” imbuh Dirga.
Tim Indonesia tampil meyakinkan sejak babak penyisihan. Keempat rider berhasil menorehkan clear round tanpa penalti, menunjukkan ketenangan dan konsistensi di arena. Brayen Nathan Brata-Coolen menjadi pencatat waktu terbaik dengan torehan 77,53 detik pada ronde pertama dan 65,57 detik pada ronde kedua.
“Di babak pertama kami semua sempat gugup. Tekanannya berbeda karena semua ingin memberikan yang terbaik untuk negara. Di babak kedua, waktu makin ketat dan peluang kesalahan semakin besar,” ungkap Brayen.
Duel Sengit di Babak Jump Off
Memasuki babak final, Indonesia kembali tampil solid. Namun, hasil identik juga dicatat tim Malaysia, sehingga penentuan emas harus dilanjutkan ke babak jump off di Thai Polo & Equestrian Club, Pattaya. Persaingan berlangsung menegangkan. Kedua tim kembali menyelesaikan lomba dengan clear round. Penentuan akhirnya bergantung pada waktu, dan Indonesia unggul. Dengan catatan 107,01 detik, Timnas sukses menyingkirkan Malaysia yang mencatat 110,08 detik, selisih sekitar tiga detik yang mengunci emas bersejarah.
“Saya bangga melihat bagaimana kami semua bisa melewati momen-momen paling menegangkan di arena,” ujar Brayen.
Ia juga mengapresiasi dukungan tim dan pelatih. “Saya baru beberapa bulan bekerja sama dengan kuda ini, tapi hasil hari ini menunjukkan kerja keras tim berjalan sangat baik.”
Panen Medali Berkuda Indonesia
Hingga 17 Desember 2025, cabang equestrian Indonesia telah mengoleksi empat medali di SEA Games Thailand 2025. Perunggu nomor Individual Eventing melalui Steven Menayang, kemudian Perak nomor Team Eventing oleh Welda Agapindo, Jamhur Hatta, Riko Ganda Febryanto, dan Steven Menayang, dan Perak nomor Team Dressage lewat Alfaro Menayang, Dara Ninggar Prameswari, Audirania Amanda Putri, dan Karen Leticia Herjawan.
Atas pencapaian bersejarah ini, Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet dan tim pendukung. “Saya berterima kasih atas perjuangan atlet berkuda yang telah mencetak sejarah baru di SEA Games kali ini. Kegigihan dan semangat mereka akhirnya membuahkan emas pertama,” ujar Menpora Erick.
Ia menegaskan bahwa cabang berkuda akan terus menjadi prioritas pembinaan nasional.
“Tidak salah jika berkuda masuk dalam 21 cabang olahraga unggulan yang akan terus kita dukung dan pantau road map-nya, karena potensinya sangat besar. Ini bukan emas pertama dan terakhir, ini adalah emas pembuka bagi prestasi berkuda Indonesia ke depan".
Install SARGA.CO News
sarga.co