test

Better experience in portrait mode.
Susi Pudjiastuti saat menonton IHR Merdeka Cup 2025

Umazing! Hadir di IHR Merdeka Cup 2025, Mantan Menteri Susi Pudjiastuti Ternyata Pernah Menjadi Joki Kuda

SARGA.CO - Bicara tentang Susi Pudjiastuti pasti tak pernah lepas dari hal-hal berbau tentang perikanan, kelautan, maupun penerbangan. Citra ini sangat wajar mengingat Susi merupakan salah satu sosok wanita yang dianggap berhasil membuat banyak gebrakan saat menjalankan tugas sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan di pemerintahan Joko Widodo.

Sebelum terjun ke dunia birokrasi, Susi Pudjiastuti terkenal sebagai salah satu pebisnis di industri penerbangan dengan maskapai bernama Susi Air.

Namun tak banyak orang yang tahu jika Susi Pudjiastuti juga pernah menggeluti dunia olahraga berkuda. Bukan sebagai atlet, Susi pernah menjadi joki di masa kecilnya.

Jadi Joki Sewaktu Kecil

Cerita masa kecilnya diungkapkan Susi saat hadir di Kejuaraan Indonesia`s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2025 yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Susi juga hadir sebagai salah satu tokoh yang didaulat untuk memberikan Piala Susi Air di salah satu kelas yang diperlombakan di kejuaran ini.

Diketahui Piala Susi Air menjadi rebutan kuda-kuda yang bertanding di Kelas THB INA - 1600 meter yang memperebutkan total hadiah senilai Rp30 juta.  

"Sewaktu kecil, saya dulu joki. Jadi dari kecil sudah biasa naik kuda,"
kenang Susi Pudjiastuti

SARGA.CO

Menurut Susi, kegemarannya pada dunia berkuda muncul karena salah satu kerabatnya pernah memiliki kuda. Tak hanya itu, kuda milik kerabat yang merupakan paman Susi Pudjiatuti itu pernah tampil sebagai juara.

"Saya tidak punya kuda tapi om saya. Itu dulu kudanya Wilis sama Leo selalu juara," ujarnya.

Antusiasme itulah yang kembali hadir dalam diri Susi Pudjiastuti ketika mendengar PP PORDASI dan SARGA.CO menggelar kejuaran di gelanggan pacuan kuda yang baru diresmikan beberapa tahun ini.

"Kalau saya selalu exciting dengan pacuan kuda. Kali ini meriah karena tempatnya jadi lebih cantik dengan hadirnya SARGA.CO,"
puji Susi Pudjiastuti

SARGA.CO

Selama ini, lanjut Susi, potensi olahraga berkuda di Pangandaran sebetulnya sangat besar. Meski pacuan tradisional sudah berkembang luas, dirinya yakin jika kegiatan pacuan kuda digelar secara profesional dan meriah seperti penyelenggaraan PP PORDASI dan SARGA.CO, industri pariwisata di Pangandaran akan semakin berkembang.

Susi Pudjiastuti bersama Ketua Umum PP PORDASI Aryo PS Djojohadikusumo
Mantan Menteri Susi Pudjiastuti

"Kalau dikembangkan, ini bisa mengundang wisatawan dari luar negeri, darimana-mana,"
ujarnya yakin seraya berharap event kejuaraan berkuda di Pangandaran minimal bisa digelar sebanyak 2-3 kali dalam setahun.

SARGA.CO

Siapkan Event di Tahun Depan

Keinginan Susi langsung disambut Vice President Marketing & Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan yang mengungkapkan seri IHR yang baru pertama kali digelar di Pangandaran mendapat antusiasme yang sangat besar dari masyarakat.

"Kami sangat dibantu oleh Pemda di sini, Pemkab juga sangat membantu sehingga kejuaran bisa berjalan lancar dan baik," ujar Kevin yang mengaku antusias menggelar event di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa karena dukungan dari masyarakat Pangandaran.

Dengan antusiasme dari masyarakat didukung gelanggang pacuan kuda yang memiliki keunikan tersendiri, Kevin mengatakan, SARGA.CO telah merencanakan untuk kembali menggelar event kejuaraan di Pangandaran.

"Untuk di Legok Jawa karena sudah disambut sangat baik, kita akan mengadakan event lagi tahun depan. Sudah harus masuk salah satu list lagi," janji Kevin.

Tak hanya di Pangandaran, SARGA.CO juga sudah menjadwalkan untuk kembali menggelar event kejuaraan berkuda dalam skala besar yang diharapkan bisa dilangsungkan setiap bulan.

Dijadwalkan kejuaran pacuan kuda akan kembali hadir di Sumatera Barat pada bulan depan dilanjutkan di salah satu kota di Jawa pada Oktober 2025.

Sementara untuk event berskala internasional, SARGA.CO berharap bisa menggelar kejuaran paling cepat 1-2 tahun ke depan.

IHR Merdeka Cup 2025
Sponsored Ad
Kuda Sumbar Adik Dominator Bakal Debut di Jawa Kuda Sumbar Adik Dominator Bakal Debut di Jawa

Kuda Sumbar Adik Dominator Bakal Debut di Jawa

Our Asia dari Asia Baru Stable dipersiapkan debut di IHR Juni 2026 mendatang di Bantul, DI Yogyakarta.

Baca Selengkapnya
Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim

Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim

Duke BB akan dipersiapkan lagi untuk menantang Kelas Terbuka 2.000 meter di IHR Juni 2026.

Baca Selengkapnya
Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta

Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta

Laga 'pemanasan' Derby dengan jarak 1.800 meter dan Piala Paku Alam di Kelas Terbuka 2.000 meter jadi sajian utama.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya! MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya!

MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya!

PP Pordasi di bawah kepemimpinan Aryo PS Djojohadikusumo optimistis dapat melangkah lebih pasti dalam membangun, mengembangkan, dan memajukan olahraga berkuda di Indonesia.

Baca Selengkapnya
Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat  Kasmaran Kembali Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat  Kasmaran Kembali

Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat Kasmaran Kembali

Baca Selengkapnya
Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda

Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda

Seminar ini menjadi upaya Komisi Peternakan, Kesehatan, dan Registrasi Kuda PORDASI untuk menyelaraskan prespsi para verifikator sertifikat kuda Indonsesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong

Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong

Dia juga memecahkan lagi rekornya sebagai kuda dengan pendapatan tertinggi di dunia dengan koleksi total hadiah sebesar HK$288,7 juta (sekitar Rp600 miliar).

Baca Selengkapnya
Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1 Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1

Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1

Baca Selengkapnya
Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar

Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games

Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games

Baca Selengkapnya
Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium

Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium

Beralih dari Kelas Sprint ke Jarak Menengah, Agatha Star langsung naik podium juara.

Baca Selengkapnya
Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat

Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta

Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta

Joki Angel Manarisip dan Pelatih Ardhi Wijaya siap memulai lagi perlawanan terhadap War Kudeta.

Baca Selengkapnya
Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian

Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian

Lamaru Wining disuntik mati pada Kamis (21/5), setelah disuntik mati karena kondisinya yang makin memprihatinkan.

Baca Selengkapnya
Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu

Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu

Rekor kemenangan Yutaka Take di pacuan Jepang sampai Ghostzapper jadi kuda terbaik di AS.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung

Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung

Baca Selengkapnya
Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia

Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia

Baca Selengkapnya
Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang

Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land

Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land

Setelah menjadi kejutan di seri Triple Crown 2025, Wonder Land kini fokus menjadi indukan. Anak pertamanya akan lahir tahun 2026 ini.

Baca Selengkapnya
Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026 Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026

Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026

Naga Sembilan berencana kembali turun di Kelas Terbuka 2.000 meter untuk memperebutkan Paku Alam Cup, harapannya bisa berduel dengan King Argentin.

Baca Selengkapnya
Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Baca Selengkapnya
Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026 Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026

Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026

Sampai Mei 2026, Ka Ying Rising si 'raja sprint' dari Hong Kong menempati peringkat teratas dengan rangkaian kemenangan dan pemecahan rekor yang dia lakukan.

Baca Selengkapnya
Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026 Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026

Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026

Gadis Kireina Iskandar, Nusrtdinov Zayan Fatih, dan Brandon Toa mencetak prestasi di usia yang masih sangat muda.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana

Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana

Kedua kuda jantan usia 3 tahun dari Eclipse Stable tersebut menjalani pemulihan sejak akhir tahun 2025 lalu.

Baca Selengkapnya