SARGA.CO - Sulawesi Utara menjadi kontingen dengan peluang menjuarai Kelas Derby di Indonesia Derby 2026 paling besar. Setidaknya berdasar hitung-hitungan di atas kertas, hal itu tergambar dari hasil barrier draw, Selasa, 7 Juli 2026.
Sulawesi Utara membawa enam ekor kuda kelas Derby, julmlah itu lebih dari 1/4 total kontestan kuda yang akan berlari di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat. Dari total 23 peserta babak penyisihan, enam ekor mewakili kontingen Sulut, untuk berlari di babak penyisihan, Minggu, 12 Juli 2026.
Monochrome (Miranda Stable), Zilong Rimboka (Rimboka Stable), Elya Savona (Jatinom Indah Stable), akan bertarung di Heat 1, beradu cepat dan stamina dengan delapan ekor kuda lainnya di lintasan 2.000 meter. Sementara itu Nara Eclipse (Eclipse Stable), Melasti (Miranda Stable), dan Sunpower Nagari (Keepfly Stable) akan bersaing dengan sembilan ekor kuda lain untuk mengamankan tiket ke babak final, Minggu, 26 Juli 2026.
Dengan peluang yang hampir sama, ada Jawa Timur dan Kalimantan Selatan yang masing-masing mendaftarkan lima ekor kuda untuk berebut 12 tiket babak final.
Lima ekor kuda Derby dari Kalimantan Selatan, didominasi oleh BHM Stable. P. Kenangan Borneo, P. Putra Borneo akan bersaing di Heat 1, sementara P. Bintang Sakti, P. Dua, P. Putri Barbara akan bersaing di Heat 2 yang lebih banyak kuda.
Kontras dengan Jawa Timur yang hanya Melody Hosana dan Cassius Warrior yang sama-sama berasal dari Amigo Stable. Burrito Libre dari Bintang Madura Stable menemani Melody Hosana di Heat 1, sementara Emmera Sakti PM (Pasir Mas Stable) dan Maghlev V yang sempat berlaga dengan nama King Mayyora (Mayyora Stable) akan menemani Cassius Warrior di Heat 2.
Sementara dari Jawa Barat, Aurora of Khalim (King Halim Stable) dan King Asva (Pas Team) akan berusaha menembus Heat 1. Di Heat 2, satu wakil Bumi Pasundan, Fox Ranger dari Aragon Stable akan bertarung dengan 12 kuda lain.
Dua kuda Derby Sumatra Barat tersebar di race berbeda babak penyisihan. Sang juara mahkota jarak 1.600 meter Saga Serumpun (Serumpun Stable) akan berlalri di Heat 2 mewakili Sumatra Barat. Sedangkan Volcanic dari Pikaso Stable akan mencoba menembus babak final dari Heat 1.
DKI Jakarta dan Sumatra Utara akan bergantung pada seekor kuda. Masing-masing Suntora Berjaya (Aisyah Berjaya Stable) akan membawa nama ibu kota negara, sedangkan Red Riecee KC (Hawa SSC Parrona) akan membawa nama Sumut untuk bisa lolos ke babak final.
1. Aurora of Khalim - Jabar (Gate 11)
2. King Asva - Jabar (Gate 6)
3. Monochrome - Sulut (Gate 10)
4. Zilong Rimboka - Sulut (Gate 2)
5. Elya Savona - Sulut (Gate 5)
6. Melody Hosana - Jatim (Gate 3)
7. Burrito Libre - Jatim (Gate 8)
8. Emmera Sakti PM - Jatim (Gate 9)
9. P. Kenangan Borneo - Kalsel (Gate 7)
10. P. Putra Borneo - Kalsel (Gate 1)
11. Volcanic - Sumbar (Gate 4)
1. Fox Ranger - Jabar (Gate 6)
2. Nara Eclipse - Sulut (Gate 5)
3. Melasti - Sulut (Gate 2)
4. Sun Power Nagari - Sulut (Gate 9)
5. Maghlev V - Jatim (Gate 3)
6. Cassius Warior - Jatim (Gate 10)
7. P. Bintang Sakti - Kalsel (Gate 4)
8. P. Dua - Kalsel (Gate 1)
9. P. Putri Barbara - Kalsel (Gate 12)
10. Saga Serumpun - Sumbar (Gate 7)
11. Suntora Berjaya - DKI (Gate 8)
12. Red Ricee KC - Sumut (Gate 11)
Install SARGA.CO News
sarga.co