SARGA.CO - Kurang dari 48 jam jelang babak Penyisihan Indonesia Derby 2026. 23 ekor kuda akan bertarung di Kelas Derby untuk memperebutkan 12 tempat di babak final pada Minggu, 26 Juli 2026.
Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, bakal menyajikan pertarungan kuda usia 3 tahun di jarak 2.000 meter perdana dalam kompetisi resminya.
Hasil barrier draw, Selasa, 7 Juli 2026, menghasilkan pembagian dua heat pacuan kuda. Heat 1 berisikan 11 ekor kuda dan Heat 2 berisikan 12 ekor kuda. Berikut detailnya.
1. Aurora of Khalim - Jabar (Gate 11)
2. King Asva - Jabar (Gate 6)
3. Monochrome - Sulut (Gate 10)
4. Zilong Rimboka - Sulut (Gate 2)
5. Elya Savona - Sulut (Gate 5)
6. Melody Hosana - Jatim (Gate 3)
7. Burrito Libre - Jatim (Gate 8)
8. Emmera Sakti PM - Jatim (Gate 9)
9. P. Kenangan Borneo - Kalsel (Gate 7)
10. P. Putra Borneo - Kalsel (Gate 1)
11. Volcanic - Sumbar (Gate 4)
Heat 1 terdapat beberapa kuda yang sudah merasakan panggung juara sejak menjadi calon kuda Derby, pada Agustus 2025 lalu. Aurora of Khalim menjadi juara di Kelas Calon Derby IHR, Merdeka Cup, Agustus 2025 lalu. Sementara King Asva sempat menjadi juara Calon Derby Divisi II di IHR Cup 2, September 2025 lalu, saat masih bernama Raja Bhayangkara. Tahun 2026 dia juga menghadirkan kejutan dengan menjadi juara 2 di IHR Triple Crown Serie 2.
Ada juga Monochrome yang juga selalu tampil dalam rangkaian Triple Crown IHR 2026 dan menjadi juara 3 IHR Triple Crown Serie 1. Dia juga sempat menjadi juara Kelas Derby di IHR Piala Raja HB X 2025 lalu. Di kejuaraan yang sama Burrito Libre mengukuhkan diri sebagai juara Kelas Derby Divisi 2.
Seekor kuda lain, Elya Savona, juga sempat menjadi juara di Kelas 3 Tahun Derby Divisi II di Kejurnas Serie 2, Oktober 2025 lalu. Sementara Melody Hosana dan P. Putra Borneo juga sempat merasakan podium dua dan tiga di IHR 2026 ini.
Jangan lupa juga dengan Emmera Sakti PM, kuda asal Sumbar ini telah mengangkat piala di sejumlah kompetisi di kampung halamannya. Teranyar dia menjadi Juara Kelas Derby Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi-Agam, April 2026 lalu, sebelum memutuskan menjajal pertarungan di Pulau Jawa.
Para kuda berprestasi itu bakal berebut enam tempat teratas untuk bisa melaju ke babak final dua pekan lagi. Tentu akan sangat menarik melihat pertarungan kuda-kuda tangguh di lintasan panjang pertama dalam karir mereka ini.
1. Fox Ranger - Jabar (Gate 6)
2. Nara Eclipse - Sulut (Gate 5)
3. Melasti - Sulut (Gate 2)
4. Sun Power Nagari - Sulut (Gate 9)
5. Maghlev V - Jatim (Gate 3)
6. Cassius Warior - Jatim (Gate 10)
7. P. Bintang Sakti - Kalsel (Gate 4)
8. P. Dua - Kalsel (Gate 1)
9. P. Putri Barbara - Kalsel (Gate 12)
10. Saga Serumpun - Sumbar (Gate 7)
11. Suntora Berjaya - DKI (Gate 8)
12. Red Ricee KC - Sumut (Gate 11)
Sang juara Triple Crown Serie 2 2026, Saga Serumpun tentu menjadi unggulan dalam kelompok ini. Tahun 2026 dari tiga start, dia tak pernah absen naik podium, meski dua race awalnya masih di kelas remaja. Tahun 2025 di kampung halamannya, Payakumbuh, dia juga berhasil menjadi juara kelas calon remaja di IHR Cup II.
Tak ketinggalan, Nara Eclipse juga punya catatan impresif tahun 2026. Sama seperti Saga, dia tak pernah absen podium di IHR 2026. Kecuali di IHR Pertiwi Cup, saat dia mencoba meraih piala kuda betina terbaik, dia juga selalu turun di Kelas Derby.
Bicara soal podium, ada juga Suntora Berjaya yang pada tahun 2025, saat masih bernama Suntora Nagari, meraih tiga podium juara 2 atau 3 di race-race Semester II tahun itu.
Kelompok ini juga ada Maghlev V alias King Mayyora yang menjadi juara Kelas Derby divisi II di Piala Paku Alam 2026 dan P. Putri Barbara yang juara di kelas yang sama sebulan sebelumnya.
Meski tak punya juara sebanyak Heat 1, kejutan-kejutan justru sangat mungkin muncul dari kelompok kuda lain di race ini. Selain lima kuda di atas, tujuh kuda lain tentu bakal berjuang mati-matian untuk mengamnkan tempat di final Indonesia Derby 2026.
Install SARGA.CO News
sarga.co