test

Better experience in portrait mode.
Pacuan Kuda Legok Jawa

Tradisi Pacuan Kuda Pangandaran: Legok Jawa dan IHR Merdeka Cup 2025, Panggung Lahirnya Bintang Masa Depan

Instagram @deriwibawa

SARGA.C0 - Di tengah semilir angin Samudera Hindia dan hamparan pasir pesisir selatan Jawa Barat, sebuah tradisi tua terus hidup dan bahkan berkembang: pacuan kuda di Pangandaran. Bukan sekadar perlombaan, pacuan kuda di wilayah ini adalah bagian dari budaya turun-temurun yang kini menemukan rumah barunya di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Cimerak.

Kini, dengan arena yang semakin representatif, event bertaraf nasional rutin digelar, Pangandaran tak hanya melestarikan tradisi, tapi juga melahirkan peluang baru: scouting kuda-kuda pacu muda calon juara berikutnya.

Pacuan Kuda Legok Jawa

Melihat Sirkuit Legok Jawa

Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa berdiri di atas lahan seluas 18 hektare dengan lintasan oval sepanjang 1.200 meter dan lebar 16 meter, menggunakan material pasir full dirt, sesuai karakter pacuan tropis.

Sirkuit ini juga dilengkapi dengan straight line sejauh 300 meter, memungkinkan adu sprint terbuka yang sangat menentukan di detik-detik akhir. Legok Jawa adalah lintasan dengan karakter khas yang siap menantang daya tahan dan kecepatan kuda.

Awalnya, pacuan kuda di Pangandaran dilakukan di kawasan Cikembulan dekat pantai barat. Namun seiring kebutuhan akan fasilitas yang lebih profesional, sirkuit berpindah ke Legok Jawa di awal tahun 2000-an dan mengalami revitalisasi signifikan menjelang PON 2016. Sejak itu, Legokjawa menjadi ikon baru pacuan kuda di Jawa Barat.

Pacuan Kuda Legok Jawa

Pacuan Kuda Bernuansa Eksotis

Tak banyak 'sirkuit' pacuan kuda di dunia yang menyajikan pemandangan seindah Legok Jawa. Arena ini langsung menghadap Pantai Selatan Jawa yang berbatasan dengan Samudera Hindia, dikelilingi bukit-bukit karang dan berada di jalur menuju berbagai destinasi wisata utama Pangandaran.

Kombinasi antara adrenalin pacuan dan nuansa alam membuat Legok Jawa sangat potensial sebagai destinasi sport tourism. Bukan tidak mungkin di masa depan, ajang-ajang besar di sini akan menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyaksikan pacuan kuda sambil menikmati keindahan pantai.

Ilustrasi pacuan kuda

Indonesia's Horse Racing Merdeka Cup 2025: Lebih dari Sekadar Balapan

Legok Jawa, Pangandaran, bersiap menjadi tuan rumah ajang bergengsi Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2025 yang akan digelar pada Minggu, 24 Agustus 2025. Event ini akan mempertandingkan 18 kelas, yang dibagi berdasarkan kategori umur dan tinggi kuda pacu.

Namun lebih dari sekadar adu cepat, Merdeka Cup menjadi ajang scouting nasional untuk melihat kuda pacu hebat selanjutnya.

Salah satu sorotan utama adalah kelas 3 Tahun Derby 1.400 Meter, yang menawarkan hadiah sebesar Rp50 juta. Ini adalah kelas paling dinantikan karena mempertemukan kuda-kuda kelahiran 2022 yang secara resmi memasuki usia pacuan per 1 Agustus 2025.

Ajang ini ibarat panggung debut para kuda muda sebelum menapak ke level elite. Dari sini, publik akan melihat siapa saja yang memiliki potensi menjadi bintang, bahkan calon peraih Triple Crown atau Indonesia Derby 2026.

Tak heran jika pemilik stable, pelatih, dan pegiat olahraga berkuda menaruh perhatian ekstra terhadap pertandingan ini. Satu kemenangan di kelas ini bisa mengubah arah karier seekor kuda dan nama-nama baru bisa langsung melesat ke puncak.

Tradisi pacuan Pangandaran tak lepas dari nama-nama pelopor seperti (alm.) A.F. Soma dari Wonohardjo Stable, yang dikenal dengan kuda-kuda andalannya di tingkat nasional. Dari tangan para pionir inilah fondasi pacuan modern di Pangandaran dibangun.

Kini, tongkat estafet itu diteruskan dengan semangat baru: menjadikan Legokjawa bukan hanya tempat berlomba, tapi inkubator talenta baru di dunia pacuan kuda Indonesia.

Dengan arena yang eksotis, sejarah panjang, dan turnamen seperti Merdeka Cup 2025, Pangandaran kini menjelma sebagai poros baru pacuan kuda Indonesia. Bukan hanya tempat bernostalgia akan tradisi nenek moyang, tapi juga medan pembuktian para bintang muda yang akan menoreh sejarah.

Sponsored Ad
Arsari
Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim

Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim

Duke BB akan dipersiapkan lagi untuk menantang Kelas Terbuka 2.000 meter di IHR Juni 2026.

Baca Selengkapnya
Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta

Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta

Laga 'pemanasan' Derby dengan jarak 1.800 meter dan Piala Paku Alam di Kelas Terbuka 2.000 meter jadi sajian utama.

Baca Selengkapnya
MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya! MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya!

MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya!

PP Pordasi di bawah kepemimpinan Aryo PS Djojohadikusumo optimistis dapat melangkah lebih pasti dalam membangun, mengembangkan, dan memajukan olahraga berkuda di Indonesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat  Kasmaran Kembali Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat  Kasmaran Kembali

Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat Kasmaran Kembali

Baca Selengkapnya
Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda

Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda

Seminar ini menjadi upaya Komisi Peternakan, Kesehatan, dan Registrasi Kuda PORDASI untuk menyelaraskan prespsi para verifikator sertifikat kuda Indonsesia.

Baca Selengkapnya
Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong

Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong

Dia juga memecahkan lagi rekornya sebagai kuda dengan pendapatan tertinggi di dunia dengan koleksi total hadiah sebesar HK$288,7 juta (sekitar Rp600 miliar).

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1 Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1

Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1

Baca Selengkapnya
Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar

Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar

Baca Selengkapnya
Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games

Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium

Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium

Beralih dari Kelas Sprint ke Jarak Menengah, Agatha Star langsung naik podium juara.

Baca Selengkapnya
Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat

Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat

Baca Selengkapnya
Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta

Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta

Joki Angel Manarisip dan Pelatih Ardhi Wijaya siap memulai lagi perlawanan terhadap War Kudeta.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian

Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian

Lamaru Wining disuntik mati pada Kamis (21/5), setelah disuntik mati karena kondisinya yang makin memprihatinkan.

Baca Selengkapnya
Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu

Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu

Rekor kemenangan Yutaka Take di pacuan Jepang sampai Ghostzapper jadi kuda terbaik di AS.

Baca Selengkapnya
Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung

Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia

Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia

Baca Selengkapnya
Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang

Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang

Baca Selengkapnya
Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land

Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land

Setelah menjadi kejutan di seri Triple Crown 2025, Wonder Land kini fokus menjadi indukan. Anak pertamanya akan lahir tahun 2026 ini.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026 Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026

Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026

Naga Sembilan berencana kembali turun di Kelas Terbuka 2.000 meter untuk memperebutkan Paku Alam Cup, harapannya bisa berduel dengan King Argentin.

Baca Selengkapnya
Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Baca Selengkapnya
Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026 Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026

Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026

Sampai Mei 2026, Ka Ying Rising si 'raja sprint' dari Hong Kong menempati peringkat teratas dengan rangkaian kemenangan dan pemecahan rekor yang dia lakukan.

Baca Selengkapnya
Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026 Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026

Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026

Gadis Kireina Iskandar, Nusrtdinov Zayan Fatih, dan Brandon Toa mencetak prestasi di usia yang masih sangat muda.

Baca Selengkapnya
Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana

Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana

Kedua kuda jantan usia 3 tahun dari Eclipse Stable tersebut menjalani pemulihan sejak akhir tahun 2025 lalu.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas

Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas

Baca Selengkapnya