SARGA.CO - Lelang kuda pacu thoroughbred paling bergengsi di Jepang, JRHA Select Sale, resmi dibuka tahun ini di Hokkaido dengan sorotan utama tertuju pada satu garis keturunan emas. Pejantan juara Kitasan Black bersama putranya yang fenomenal, Equinox, sukses mendominasi sesi pembuka dengan mencatatkan total penjualan fantastis sebesar 4,202 miliar Yen (sekitar Rp434 miliar).
Hasil ini sekaligus menegaskan kembali status keduanya sebagai pejantan yang paling diburu dalam industri pembiakan kuda di Jepang. Kolaborasi duet bapak-anak ini menyumbang angka penjualan untuk 26 dari total 28 yearling (kuda muda berusia satu tahun) yang ditawarkan.
Kitasan Black sukses menjual 13 dari 14 lot miliknya senilai 2,218 miliar Yen, sementara Equinox mencatatkan penjualan 13 dari 14 lot senilai 1,984 miliar Yen.
Memulai debutnya sebagai pejantan di Select Sale, Equinox langsung membuktikan daya tarik komersialnya yang luar biasa. Kuda termahal dari keturunannya yang ditawarkan hari itu adalah Youngstar 2025, yang ditebus oleh Danox Co., Ltd. seharga 420 juta Yen. Angka ini menjadikannya yearling keturunan Equinox dengan nilai tertinggi di sesi pembuka tersebut.
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi peraih dua gelar Japanese Horse of the Year tersebut, yang popularitasnya terus meroket setelah masa pensiun di Shadai Stallion Station.
Sepanjang karier balapnya, Equinox memenangkan 8 dari 10 perlombaan, termasuk 6 kemenangan beruntun di ajang bergengsi seperti Tenno Sho (Musim Gugur) sebanyak dua kali, Dubai Sheema Classic, Takarazuka Kinen, dan Japan Cup.
Biaya pemancakan (stud fee) untuk musim kawin 2026 dipatok sebesar 25 juta Yen, menempatkannya di jajaran pejantan paling bernilai tinggi bagi para peternak di Jepang saat ini.
Di saat Equinox mencuri perhatian sebagai pejantan pendatang baru (freshman sire), sang ayah kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pejantan terbaik di Jepang. Tiga yearling keturunan Kitasan Black dengan harga tertinggi meliputi; Skia 2025 yang terjual seharga 330 juta Yen kepada TM Group; Pretty Gorgeous 2025 senilai 320 juta Yen kepada Danox Co., Ltd.; serta Land Over Sea 2025 seharga 310 juta Yen kepada Presiden CyberAgent, Susumu Fujita—tokoh penting di balik kesuksesan waralaba game populer Uma Musume.
Pembelian menarik lainnya dilakukan oleh Osamu Satomi, pemilik deretan kuda pacu terkenal dengan nama depan "Satono". Ia berhasil mengamankan Tamnia no 2026—anak kuda jantan (colt) keturunan Kitasan Black sekaligus saudara seinduk dari kuda pemenang balapan level graded stakes, Teresa—dengan nilai 200 juta Yen.
Dominasi yang terus ditunjukkan Kitasan Black ini mencerminkan kesuksesan kariernya sebagai pejantan yang telah melahirkan deretan bintang besar di lintasan pacuan Jepang, termasuk Equinox, Sol Oriens, dan masih banyak lagi.
Tingginya minat terhadap Kitasan Black dan Equinox menjadi indikator kuat betapa besarnya pengaruh garis keturunan mereka dalam membentuk masa depan dunia pacuan kuda di Jepang. Jika Kitasan Black telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pejantan papan atas, Equinox tampaknya siap mengikuti jejak sang ayah, bahkan sebelum keturunan pertamanya resmi turun ke lintasan pacu.
Dengan berakhirnya sesi pembuka yang berfokus pada yearling, perhatian kini beralih ke sesi-sesi berikutnya dalam rangkaian JRHA Select Sale. Setelah awal yang memecahkan rekor berkat duet bapak-anak legendaris ini, antusiasme para pembeli tetap tinggi dalam perburuan calon superstar pacuan kuda Jepang selanjutnya.
Install SARGA.CO News
sarga.co