SARGA.CO – Industri pacuan kuda Amerika Serikat bersiap memasuki era baru. Mulai Februari 2027, olahraga yang selama ini dikenal melalui rangkaian balapan bergengsi seperti Kentucky Derby akan memiliki kompetisi berbasis liga bernama Horse Racing League (HRL).
Digagas mantan CEO Liberty Media Greg Maffei bersama pendiri Skylark Danny Epstien, HRL mengusung konsep berbeda dari pacuan kuda konvensional. Jika selama ini pemilik kuda hanya bersaing dalam satu balapan demi satu balapan, HRL akan mempertemukan tim-tim peserta dalam kompetisi sepanjang musim dengan sistem klasemen dan perebutan gelar juara liga.
Maffei mengatakan Formula 1 menjadi salah satu inspirasi utama dalam membangun HRL. Menurutnya, olahraga berkuda memiliki modal besar berupa sejarah panjang, persaingan, hingga daya tarik para bintang yang dapat dikemas menjadi tontonan sepanjang musim melalui pendekatan modern.
ujar Maffei.
Berbeda dengan format balapan tradisional, HRL akan diikuti 10 tim yang mengumpulkan poin di setiap seri balapan. Tim dengan akumulasi poin tertinggi hingga akhir musim akan dinobatkan sebagai juara liga.
Musim perdana akan berlangsung di tiga arena balap ikonik Amerika Serikat, yakni Santa Anita Park di Los Angeles, Gulfstream Park di Miami, dan Keeneland di Lexington. Penyelenggara juga menargetkan ekspansi ke tiga kota tambahan sebelum 2029.
Setiap seri akan diikuti 10 ekor kuda, masing-masing mewakili satu tim peserta. Sistem ini membuat setiap hasil lomba berpengaruh terhadap klasemen liga, bukan hanya menentukan pemenang dalam satu balapan.
HRL menyiapkan total hadiah lebih dari US$10 juta setiap musim yang mencakup purse balapan serta bonus bagi tim pada akhir musim.
Penyelenggara berharap format kompetisi berkelanjutan ini mampu menarik penonton untuk mengikuti perkembangan klasemen sepanjang musim, sekaligus membuka peluang komersial baru melalui sponsor, hak siar, serta pengalaman hiburan di arena balap.
Tiga tim pendiri telah diumumkan sebagai peserta awal HRL. Tim pertama adalah Godolphin, operasi pacuan kuda milik Sheikh Mohammed yang dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar di dunia balap Thoroughbred.
Godolphin telah mengoleksi lebih dari 6.800 kemenangan di 14 negara, enam kali berturut-turut menjadi Eclipse Award untuk kategori pemilik terbaik Amerika Utara, serta memiliki juara Kentucky Derby, Belmont Stakes, dan Travers Stakes 2025, Sovereignty.
Menurut laporan Financial Times, Godolphin juga dikabarkan berinvestasi sekitar US$6 juta untuk mendukung pengembangan liga tersebut.
Tim kedua adalah WinStar Farm, salah satu farm dan operasi balap terbesar di Amerika Serikat yang pernah melahirkan juara Triple Crown 2018 Justify, serta menjadi rumah bagi pejantan ternama seperti Constitution dan Life Is Good.
Sementara tim ketiga dipimpin oleh tiga nama berpengalaman, yakni Gary Barber, Vinnie Viola, dan Chris Pucillo. Ketiganya memiliki rekam jejak panjang di industri pacuan kuda dengan koleksi enam kemenangan Breeders' Cup, dua Kentucky Derby, satu Preakness Stakes, satu Belmont Stakes, serta tiga kemenangan King's/Queen's Plate.
Salah satu pembeda utama HRL adalah penyelenggaraan live draft yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Melalui mekanisme ini, setiap tim akan memilih delapan ekor kuda untuk mengisi roster mereka sebelum musim dimulai.
Konsep draft tersebut diadopsi dari liga olahraga profesional Amerika seperti NBA dan NFL untuk menciptakan persaingan yang lebih seimbang. Dengan pembagian kuda melalui proses draft, penyelenggara berharap tidak ada satu tim yang mendominasi seluruh kompetisi sehingga setiap peserta memiliki peluang yang relatif setara dalam perebutan gelar.
Selain menjadi proses pembentukan tim, acara draft juga dirancang sebagai salah satu daya tarik utama menjelang dimulainya musim perdana HRL pada Februari 2027
Install SARGA.CO News
sarga.co