test

Better experience in portrait mode.
Granville

Tiga Legenda Pacuan Kuda yang Jarang Dibahas, Padahal Prestasinya Luar Biasa!

SARGA.CO – Ketika membahas era keemasan pacuan kuda Amerika pada dekade 1930-an, nama-nama seperti Seabiscuit, War Admiral, atau Gallant Fox hampir selalu menjadi sorotan utama.

Namun di balik popularitas para legenda tersebut, ada tiga bintang lain yang kontribusinya tak kalah besar. Mereka adalah Cavalcade, Granville, dan Myrtlewood, tiga Thoroughbred luar biasa yang membantu membentuk sejarah pacuan kuda modern, tetapi namanya perlahan terlupakan oleh waktu.

Cavalcade, Juara Kentucky Derby yang Mengangkat Nama Pemilik Wanita

Kisah pertama datang dari Cavalcade, pemenang Kentucky Derby 1934. Dibeli hanya seharga US$1.200 saat masih berusia setahun, Cavalcade berkembang menjadi kuda andalan Brookmeade Stable milik Isabel Dodge Sloane, salah satu pemilik kuda perempuan paling berpengaruh pada masanya.

Cavalcade, Juara Kentucky Derby yang Mengangkat Nama Pemilik Wanita

Pada usia tiga tahun, Cavalcade tampil luar biasa dengan menjuarai Kentucky Derby, finis kedua di Preakness Stakes, lalu menambah kemenangan di American Derby, Detroit Derby, dan Arlington Classic.

Keberhasilan itu tidak hanya mengangkat nama Cavalcade, tetapi juga menjadikan Isabel Dodge Sloane sebagai pemilik kuda terkemuka di Amerika, sebuah pencapaian langka bagi perempuan pada era tersebut.

Sayangnya, cedera berkepanjangan membuat karier Cavalcade berakhir lebih cepat. Ia kemudian dipensiunkan sebagai pejantan sebelum meninggal akibat komplikasi penyakit pernapasan pada 1940. Meski demikian, namanya akhirnya diabadikan dalam Racing Hall of Fame pada 1993.

Granville, Horse of the Year yang Sering Terlupakan

Nama kedua adalah Granville, putra dari Triple Crown winner Gallant Fox. Karier Granville tidak dimulai dengan gemilang. Ia baru meraih kemenangan pertamanya setelah lima kali tampil saat berusia dua tahun. Namun, semuanya berubah pada musim 1936.

Meski gagal di Kentucky Derby karena jokinya terjatuh sesaat setelah start dan hanya finis kedua di Preakness Stakes, Granville bangkit dengan menjuarai Belmont Stakes, Travers Stakes, Arlington Classic, hingga Saratoga Cup.

Musim luar biasa tersebut membuatnya dinobatkan sebagai Horse of the Year 1936, salah satu gelar paling bergengsi dalam dunia pacuan kuda Amerika. Namun, cedera pergelangan kaki mengakhiri karier balapnya di usia yang masih muda, membuat namanya kalah populer dibandingkan Gallant Fox maupun Omaha.

Myrtlewood, Sang Ratu yang Menjadi Pondasi Generasi Juara

Jika Cavalcade dan Granville bersinar di lintasan, maka Myrtlewood meninggalkan warisan yang bahkan lebih panjang. Kuda betina ini dikenal sebagai salah satu sprinter tercepat pada era 1930-an. Ia memecahkan atau menyamai lima rekor lintasan, termasuk mencetak rekor dunia untuk jarak enam furlong.

Hebatnya lagi, Myrtlewood pernah mengalahkan sejumlah kuda jantan papan atas, termasuk Seabiscuit, sesuatu yang sangat jarang terjadi pada masa itu.

Namun pengaruh terbesar Myrtlewood justru datang setelah pensiun. Sebagai indukan, ia menghasilkan 11 anak dan menjadi fondasi penting bagi Spendthrift Farm. Dari garis keturunannya lahir nama-nama besar seperti Mr. Prospector, salah satu pejantan paling berpengaruh dalam sejarah Thoroughbred, serta Seattle Slew, peraih Triple Crown 1977. Dengan kata lain, warisan Myrtlewood masih mengalir dalam banyak juara modern hingga saat ini.

Tak Seterkenal, Tapi Sama Bersejarah

Era 1930-an memang identik dengan nama Seabiscuit dan War Admiral. Namun, kisah Cavalcade, Granville, dan Myrtlewood menunjukkan bahwa sejarah pacuan kuda dibangun oleh lebih dari sekadar satu atau dua legenda.

Tak Seterkenal, Tapi Sama Bersejarah

Cavalcade membuka jalan bagi pemilik perempuan untuk bersinar di level tertinggi. Granville membuktikan bahwa kegagalan di Kentucky Derby bukan penghalang menjadi Horse of the Year. Sementara Myrtlewood meninggalkan jejak yang terus hidup melalui silsilah juara hingga generasi sekarang.

Meski tidak selalu menjadi nama pertama yang diingat penggemar pacuan kuda, ketiganya tetap memiliki tempat istimewa sebagai bintang-bintang yang ikut membentuk sejarah olahraga ini.

(Sumber: America’s Best Racing)

Sponsored Ad
Arsari Tambang
Tiga Legenda Pacuan Kuda yang Jarang Dibahas, Padahal Prestasinya Luar Biasa! Tiga Legenda Pacuan Kuda yang Jarang Dibahas, Padahal Prestasinya Luar Biasa!

Tiga Legenda Pacuan Kuda yang Jarang Dibahas, Padahal Prestasinya Luar Biasa!

Baca Selengkapnya
Taisei Atom, Anak Sakura Bakushin O dan Juara Terakhir Garnet Stakes, Meninggal Dunia di Usia 23 Tahun Taisei Atom, Anak Sakura Bakushin O dan Juara Terakhir Garnet Stakes, Meninggal Dunia di Usia 23 Tahun

Taisei Atom, Anak Sakura Bakushin O dan Juara Terakhir Garnet Stakes, Meninggal Dunia di Usia 23 Tahun

Taisei Atom, anak Sakura Bakushin O dan juara terakhir G3 Garnet Stakes 2008, meninggal dunia pada usia 23 tahun setelah menikmati masa pensiunnya di Jepang.

Baca Selengkapnya
Sosok The Fox, Pelatih Jenius yang Melahirkan Tiga Legenda Pacuan Kuda Dunia Sosok The Fox, Pelatih Jenius yang Melahirkan Tiga Legenda Pacuan Kuda Dunia

Sosok The Fox, Pelatih Jenius yang Melahirkan Tiga Legenda Pacuan Kuda Dunia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dua Kali Jadi Horse of the Year! Curlin Membuktikan Seorang Juara Tak Harus Menang Kentucky Derby Dua Kali Jadi Horse of the Year! Curlin Membuktikan Seorang Juara Tak Harus Menang Kentucky Derby

Dua Kali Jadi Horse of the Year! Curlin Membuktikan Seorang Juara Tak Harus Menang Kentucky Derby

Baca Selengkapnya
PORDASI Serahkan Rintangan Ex Asian Games 2018 ke DIY, Perkuat Pembinaan Atlet Equestrian Daerah PORDASI Serahkan Rintangan Ex Asian Games 2018 ke DIY, Perkuat Pembinaan Atlet Equestrian Daerah

PORDASI Serahkan Rintangan Ex Asian Games 2018 ke DIY, Perkuat Pembinaan Atlet Equestrian Daerah

PP PORDASI menyerahkan rintangan ex Asian Games 2018 kepada PENGPROV PORDASI DIY untuk memperkuat pembinaan atlet equestrian dan meningkatkan kualitas fasilitas pertandingan di daerah.

Baca Selengkapnya
Big Imagination Jadi Anak Kitasan Black Pertama yang Berprestasi di Luar Jepang Big Imagination Jadi Anak Kitasan Black Pertama yang Berprestasi di Luar Jepang

Big Imagination Jadi Anak Kitasan Black Pertama yang Berprestasi di Luar Jepang

Big Imagination menjadi anak Kitasan Black pertama yang dilatih di luar Jepang dan berhasil meraih kemenangan. Prestasi ini semakin memperkuat reputasi Kitasan Black sebagai pejantan masa depan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Penyisihan Indonesia Derby 2026: Heat 1 vs Heat 2 Mana yang Lebih Berat? Penyisihan Indonesia Derby 2026: Heat 1 vs Heat 2 Mana yang Lebih Berat?

Penyisihan Indonesia Derby 2026: Heat 1 vs Heat 2 Mana yang Lebih Berat?

Heat 1 berisi banyak kuda juara sementara Heat 2 berisikan Saga Serumpun dan Nara Eclipse yang selalu naik podium pada tahun 2026.

Baca Selengkapnya
Calandagan Bangkit dari Epsom, Cetak Sejarah dengan Gelar Kedua Grand Prix de Saint-Cloud Calandagan Bangkit dari Epsom, Cetak Sejarah dengan Gelar Kedua Grand Prix de Saint-Cloud

Calandagan Bangkit dari Epsom, Cetak Sejarah dengan Gelar Kedua Grand Prix de Saint-Cloud

Calandagan bangkit dari kegagalan di Coronation Cup dengan menjuarai Grand Prix de Saint-Cloud 2026. Ia menjadi gelding pertama yang dua kali memenangkan balapan Group 1 bergengsi tersebut.

Baca Selengkapnya
Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa

Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa

Indonesian Grand Prix 2026 resmi berakhir di Arthayasa Stable, Depok. Teuku Rifat Renanda Harsya dan Jendry Palandeng menjadi juara pada dua kelas show jumping paling bergengsi.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby

Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby

Sulawesi Utara membawa kuda Kelas Derby terbanyak diikuti Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Jawa barat, Sumatra Barat punya lebih dari satu ekor kuda sementara Jakarta dan Sumatra Utara berharap pada seekor kuda.

Baca Selengkapnya
Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026 Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026

Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026

Kontingen Sulut membawa 24 kuda ke Indonesia Derby 2026. Nama-nama seperti Nara Eclipse, Kamaka Eclipse, dan Monochrome siap memburu gelar juara.

Baca Selengkapnya
'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara 'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara

'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara

Happy Valley Eight to Glory yang merupakan inovasi pacuan kuda dari Hongkong Jockey Club, menjadi pacuan delapan kuda. Forza Toro bersama Joki Joao Moreira menjadi pemenang dengan mewakili Tim Spanyol.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

Kontroversi foto finis antara Mythical Bay dan Magnetude di Newmarket menjadi contoh menarik untuk memahami cara kerja teknologi foto finis dalam menentukan pemenang pacuan kuda.

Baca Selengkapnya
Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin

Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin

Baca Selengkapnya
Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis

Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis

Ravelio tampil dominan untuk memenangi balapan dengan keunggulan lima panjang kuda atas P. Musang King. Duel ketat P. Super Montong dan Putri Jelita berebut posisi ketiga juga kian panas.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final

Roman the King, Scarlett the Queen, Matteo, Alexandra Aesthetic, Remo Eclipse akan bersaing dengan 30 kuda lain berebut 12 tiket babak final IHR Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin

Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin

Princess Gavi, Romantic Spartan, Duke BB, Romeo Berjaya, Centauri, Khasmir BB, dan Manik Siwa melepas diri dari bayang-bayang King Argentin yang identik dengan kuda Derby angkatan 2025

Baca Selengkapnya
Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia

Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final

Marino the King, Red Sparta, dan Alarcos Nagari akan bertarung mencoba menjadi yang terbaik di kuda-kuda debutan angkatan 2026 ini.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final

Fiona of Khalim, Kana Eclipse, Miss Kimberly, dan 11 ekor kuda lainnya akan beradu cepat untuk memastikan tiket ke babak final IHR Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi

Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi

Saga Serumpun, King Asva, Aurora of Khalim, Nara Eclipse, Monochorome, akan bertarung dengan kuda-kuda tangguh usia 3 tahun lainnya untuk mengamankan tiket ke babak Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru? Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru?

Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru?

Baca Selengkapnya
Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri

Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri

Baca Selengkapnya
Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable

Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable

PP PORDASI menegaskan kontingen dalam Kejurnas Pacuan Kuda menempel pada kuda, bukan stable. Kuda peserta Seri 1 wajib membela daerah yang sama pada Seri 2.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung

Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung

Kuda asal Inggris, Title Role memenangi G1 Belmont Derby 2026 di Saratoga setelah mengalahkan West End Kid hanya dengan selisih hidung. Saratoga Derby menjadi target berikutnya.

Baca Selengkapnya