SARGA.CO - "The Last 'Dance' (?)" adalah nama buku startegi tim basket Chicago Bulls pada tahun 1998. Nama itu yang kemudian juga menjadi judul salah satu film dokumenter olahraga paling ikonik tentang musim terakhir Michael Jordan dan rekan-rekannya, dua tahun jelang milenium itu.
Istilah itu kemudian jamak digunakan menjadi simbol untuk menggambarkan perjalanan terakhir seorang atlet sebelum pensiun di berbagai cabang olahraga.
Tahun 2026, dari dunia pacuan kuda nasional, Romantic Spartan punya rencana itu. Kuda betina asal Sumatra Barat itu menargetkan lintasan Indonesia Derby 2026, tepatnya Kelas 4 Tahun A/B, sebagai panggung terakhirnya sebelum pensiun dari lintasan pacu. Hal itu sejalan dengan informasi dari oleh Owner Romatic Spartan Muhammad Ikhsan.
tutur Ikhsan saat berbicara dengan Sarga, Selasa, 14 Juli 2026.
Dia mengatakan kalau hal itu juga menjadi motivasi tersendiri bagi Romantic untuk bisa memberikan yang terbaik di pacuan terakhir di kariernya. Harapannya tentu kuda itu akhirnya bisa meraih juara pertama di race di Pulau Jawa.
Sinyal baik setidaknya sudah tercium dari babak penyisihan Indonesia Derby 2026. Pada Minggu, 12 Juli 2026, berlari dengan pelana 7, Romantic tidak hanya mengamankan perwakilan Sumbar untuk Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda (Kejurnas) PORDASI Seri 1, tapi juga finis di posisi kedua, hanya kalah dari Khasmir BB di Kelas 4 Tahun A/B.
"Alhamdulillah Romantic bisa mengamankan 1 tiket final mewakili kontingen Sumbar. Berdasarkan lari waktu penyisihan, Romantic Spartan akan memakai nomor pelana 4. Kita optimistis untuk menang pada final Kelas 4 Tahun A/B," tutur Ikhsan lagi.
Informasi soal rencana gantung sadel Romatic Spartan juga dikonfirmasi Pelatih Tuan Amris yang mendampingi semenjak kuda itu masih ada di Bukati Stable. "Ketika Perdana, namanya Qanita Bukati, pemiliknya Bukati Stable. Setelah itu dibeli oleh Ikhsan, San Marino Stable," ceritanya.
Amris juga menjelaskan kalau persiapan Romantic Spartan untuk race mendatang sudah optimal. Dia mengatakan kalau kuda itu setelahnya akan menjadi induk kuda untuk dikawinkan dengan pejatan Thoroughbred lain untuk melahirkan generasi kuda jagoan baru.
Sementara itu Ikhsan menjelaskan kalau pihak San Marino Stable sudah mempersiapkan rencana bagi breeding Romantic Spartan. "Rencana dikawinkan dengan pejantan Palentino dari Nagura Stable," tutur dia.
Melihat ke belakang, sudah sangat banyak hal baik yang dibawa bagi Stable asal Padang Panjang yang berkandang di Bukittinggi itu. Ikhsan sempat bercerita kalau Romantic sebelum diboyong San Marino Stable, sudah ditargetkan untuk bisa berpacu di Indonesia Derby, pada usia tiga tahun.
Pada tahun 2025 mimpi itu jadi nyata. Dia jadi satu-satunya kuda wakil Sumatra Barat yang masuk babak final, kejuaraan paling bergengsi di pacuan kuda nasional.
Tak hanya berpartisipasi, Romantic juga menjadi penantang bagi King Argentin dan akhirnya finis posisi ketiga dalam race itu.
Di luar arena pacu, Romantic juga membawa kesan istimewa bagi Ikhsan. Romantic disebut, "sudah mengangkat nama keluarga." Oleh karena itu rencana pensiun ini juga menyentuh hatinya.
"Sedih juga sih, 2 tahun Romantic ikut pacuan, 12 race dilewati," kenang Ikhsan.
Indonesia Derby dan Romantic Spartan punya ikatan tersendiri. Romantic sejak baru akan mulai kariernya di lintasan pacu, sudah ditargetkan untuk bisa bertarung di Kelas Derby jarak 2.000 meter.
Mimpi Ikhsan untuk bisa membawa kuda ke Indonesia Derby, akhirnya diwujudkan oleh Romatic Spartan. Lebih dari mewujudkan mimpi, Romantic juga menjadi idola baru di dunia pacuan lokal berkat performanya di Indonesia Derby 2025.
Selepas kejuaraan itu, hampir di tiap pacuan ada penonton yang sengaja datang untuk memberi dukungan bagi Romantic Spartan. Performanya di lintasan pacu juga selalu moncer, podium juara kian akrab dengan dirinya.
Sayangnya sejauh ini podium juara 1, belum pernah Romantic dapat di Pulau Jawa. Panggung IHR Indonesia Derby 2026, bisa jadi kesempatan yang sangat bagus untuk dia meraih juara pertama untuk race terakhirnya.
===
Dalam mini serial "The Last Dance", perpisahan dan ujung karier tergambar bukan sebagai akhir tapi sebagai penutup lembaran yang manis bagi Michael Jordan, Scottie Pippen, Phil Jackson, dan tim Chicago Bulls pada tahun 1998 itu.
Kisah itu --terlepas dari segala kontroversi yang timbul kemudian-- berakhir dengan sangat manis. Threepeat (juara tiga beruntun) kedua Bulls dalam delapan tahun terakhir.
Akankah 'last dance' Romantic Spartan di pacuan kuda nasional akan berakhir dengan cerita bahagia?
- Juara 1 Kelas Pemula AB - Wali Kota Bukittinggi Cup 2024
- Juara 1 Sawahlunto Derby 2024
- Juara 1 Derby Wali Kota Payakumbuh Cup 2025
- Juara 1 Wisata Derby Bukittinggi Agam 2025
- Juara 3 Babak Penyisihan Indonesia Derby 2025
- Juara 3 Indonesia Derby 2025 Kelas Derby 3 Tahun
- Juara 1 kelas A/B terbuka 1.600M Indonesia's Horse Racing Cup Payakumbuh
- Juara 1 kelas A/B terbuka 1.600M Piala gubernur Sumatra Barat - Padang Panjang
- Juara 1 kelas A/B terbuka 1.600M Sawah lunto derby 2025
- Juara 2 kelas A/B terbuka 2.000M Jateng Derby 2026
- Juara 3 kelas A/B terbuka 2.000M Triple crown 1 2026
- juara 2 penyisihan kelas 4thn A/B 2.000m Indonesia derby 2026
Install SARGA.CO News
sarga.co