test

Better experience in portrait mode.
Yutaka Take bersama Meisho Tabaru di Takarazuka Kinen 2026

Menolak Tua! Joki Legendaris Yutaka Take Cetak Kemenangan ke-5.000 dalam Kariernya

SARGA.CO - Sejarah besar kembali tercipta di dunia pacuan kuda Jepang. Pada 12 Juli 2026, joki legendaris asal Jepang, Yutaka Take, resmi mencetak kemenangan ke-5.000 sepanjang karier profesionalnya. Di usianya yang telah menginjak 57 tahun—saat sebagian besar joki sudah lama menikmati masa pensiun—Take membuktikan bahwa pengalaman, ketenangan, dan determinasi tinggi mampu menaklukkan waktu serta bersaing ketat dengan para talenta muda.

Pencapaian monumental ini tidak diraih dalam semalam. Angka fantastis 5,000 kemenangan tersebut merupakan akumulasi dari dominasinya di berbagai panggung: 4.669 kemenangan di JRA (Japan Racing Association), 212 kemenangan di NAR (National Association of Racing), dan 119 kemenangan di kancah internasional, yang Take raih dalam hampir 40 tahun kariernya..

"Saya sudah berharap bisa menyelesaikannya secepat mungkin. Namun, semua orang seperti menahan saya, dan saya sempat finis di posisi kedua beberapa kali sebelum ini," ujar Take sambil tersenyum lega setelah mengunci kemenangan bersejarahnya, mengutip Netkeiba.

Memecahkan Rekor di Usia Senja

Bukannya melambat, Yutaka Take justru semakin menggila di musim semi 2026. Sebelum mengunci kemenangan ke-5.000, ia telah mencatatkan kemenangan berturut-turut di ajang JRA G1 yang sangat bergengsi, yakni mengendarai Sixpence di Yasuda Kinen dan Meisho Tabaru di Takarazuka Kinen.

Prestasi ini menorehkan beberapa tinta emas sekaligus dalam sejarah berkuda Jepang. Pertama, ini merupakan kemenangan G1 ke-86 bagi Take sepanjang kariernya.

Kemudian capaian ini juga menjadikan Take sebagai joki tertua yang pernah memenangkan balapan JRA G1. Dia juga melampaui pendapatan hadiah karier (prize-money) sebesar 100 miliar Yen, sebuah angka yang belum pernah dicapai oleh joki lain.

Empat Dekade Mendominasi Lintasan

Lahir pada 15 Maret 1969, darah penunggang kuda mengalir deras di tubuh Take. Ayahnya, mendiang Kunihiko Take, adalah seorang pelatih kuda dan joki legendaris dengan julukan "pesulap di lintasan".

Yutaka Take memulai debut JRA-nya pada tahun 1987 dan langsung mengguncang dunia balap. Sebagai joki debutan (rookie), ia mencetak rekor luar biasa dengan 69 kemenangan dalam satu musim—sebuah rekor yang bertahan hingga hari ini.

Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya terjadi pada musim 2005, saat ia mencatatkan 212 kemenangan JRA dalam satu tahun. Rekor fantastis ini bertahan selama 13 tahun sebelum akhirnya dipecahkan oleh Christophe Lemaire pada tahun 2018. 

Sproule Sports Focus

Sepanjang kariernya, Take telah menunggangi kuda-kuda terbaik dalam sejarah Jepang, mulai dari Deep Impact, Kitasan Black, Oguri Cap, Special Week, Silence Suzuka, hingga Do Deuce.

Lebih dari Sekadar Angka

Pacuan kuda adalah salah satu olahraga yang paling menuntut kemampuan fisik prima. Olahraga ini membutuhkan keputusan sepersekian detik, keseimbangan ekstrem, kekuatan otot, dan kesadaran taktis yang tinggi. Mempertahankan performa puncak hingga usia akhir 50-an adalah sesuatu yang hampir mustahil, terutama di kompetisi joki Jepang yang terkenal sangat kejam dan kompetitif.

Namun, Take berhasil melintasi berbagai era perubahan metode breeding (pembiakan), teknik latihan, hingga gaya balapan. 

Di mata para joki muda, Take bukan hanya sekadar rival senior yang harus dikalahkan, melainkan mentor hidup yang membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Kemampuannya dalam membaca tempo balapan dan mengambil keputusan dengan kepala dingin tetap menjadi senjata utamanya yang tak tertandingi.

Legenda Hidup yang Belum Ingin Berhenti

Dengan 5.000 kemenangan di tangan, 86 trofi G1, dan status miliarder, Yutaka Take sebenarnya sudah tidak punya apa-apa lagi untuk dibuktikan. Namanya sudah abadi di jajaran Hall of Fame joki pacuan kuda dunia. Kendati demikian, gairahnya terhadap olahraga ini belum padam.

"Lima ribu kemenangan ... Ini adalah angka yang saya bangun satu demi satu, kemenangan demi kemenangan. Saya juga senang karena bisa menang lebih banyak di luar negeri daripada yang saya duga. Ini sudah 40 tahun, tetapi saya masih ingin terus menambah total kemenangan itu," tegas Take optimistis.

Bagi dunia balap kuda Jepang, banyak juara baru yang datang dan pergi silih berganti. Namun, satu hal yang pasti, selama Yutaka Take masih masuk ke dalam gerbang start, sejarah baru akan selalu mungkin tercipta.

AWWE DAN PICAN SEMINGGU SUNGKEM KETEMU JOKI ANGEL MANARISIP

Sponsored Ad
Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul

Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul

Diktaean mempertahankan gelar Korea Cup 2026 di Seoul, menegaskan dominasi Jepang dan membuka peluang menuju Breeders’ Cup Dirt Mile.

Baca Selengkapnya
Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

Ka Ying Rising melanjutkan lagi rekor tak terkalahkannya menjadi 21 kali kemenangan berturut-turut di Kelas Sprint.

Baca Selengkapnya
Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable

Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable

Akibat serangkaian cedera sejak akhir tahun lalu, Mayo yang sempat menjadi kuda potensial penantang Derby 2026 akhirnya diputuskan menepi dan menjadi indukan untuk Miranda Stable.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di  IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026 Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di  IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026

Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026

Baca Selengkapnya
Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino

Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino

Romantic Spartan melalui proses breeding dengan palentino di kandang Nagura Stable di Bukittinggi, Minggu, 6 September 2026.

Baca Selengkapnya
Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026 Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026

Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026 Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026

Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026

Sun Princess dan Authentic Prince siap menjadi jagoan di Kelas Sprint dan Kelas Remaja untuk dua event mendatang di Gelanggang Pacu Maesa Tompaso.

Baca Selengkapnya
Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu

Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu

Dua kuda Indonesia Derby 2026, Melasti dan Monochrome terlihat mulai menjajal Gelanggang Pacu Maesa Tompaso, jelang Sulut Derby, sekitar satu minggu lagi.

Baca Selengkapnya
Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan

Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan

Rabu, 2 September 2026 Santana Rembulan resmi memulai karier baru sebagai indukan setelah kawin dengan Elbrus Eclipse di peternakan di Solo.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content

Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content

Pantau peluang baru industri olahraga nasional! SARGA.CO dan PP PORDASI sambangi Sports Seoul & Korea Cup demi bawa hiburan olahraga kelas dunia ke Indonesia.

Baca Selengkapnya
Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru

Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru

Tiga karakter baru Uma Musume, Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine, hadir membawa sejarah balap kuda Jepang dari tiga generasi berbeda ke dalam seri populer ini.

Baca Selengkapnya
Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam

Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda

Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda

Bersejarah, berkapasitas besar, dan langganan menggelar Kejurnas. Inilah Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, arena kebanggaan Sulawesi Utara yang akan menjadi tuan rumah Kejurnas PORDASI 2026.

Baca Selengkapnya
Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume

Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume

Uma Musume memberi kesempatan Aston Machan tak terlupakan begitu saja, seperti harapan pemiliknya.

Baca Selengkapnya
2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood 2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood

2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood

Pusako Nagura dan Queen Pizzaro direncanakan akan menempuh perjalanan panjang dari Sumbar ke Sulut untuk turut serta dalam IHR Kejurnas Seri II 2026 di Tompaso, Sulut.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso

Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso

Saga Serumpun rencananya akan menjajal Kelas B Sprint dan berusaha menyumbang lagi poin bagi Kontingen Sumatra Barat.

Baca Selengkapnya
Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026 Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026

Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026

Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso punya panjang 1.600 meter dan tribun besar yang bisa menopang hingga 3000 penonton.

Baca Selengkapnya
Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027! Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027!

Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027!

Di Sumbar Zara mencatatkan rekor tiga kali menang dan satu kali runner-up. Modal yang kuat untuk menjadi salah satu kuda jagoan Derby 2027.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng

Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng

Pusako Nagura, Romeo Berjaya, Lipang Bajeng, Queen Pizzaro, dan Lord Tonsea menjadi lima kuda baru yang kini jadi berada di bawah bendera kuda biru Blue Blood.

Baca Selengkapnya
Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M

Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M

Dalam lima tahun, Romantic Warrior telah turun di 31 race, meraih 24 kemenangan dan 5 kali juara dua. Dia juga mencatatkan 15 kali juara tingkat G1 di 4 negara berbeda.

Baca Selengkapnya
Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso

Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso

Dua Ekor Kuda, Pusako BB dan Pizzaro BB, baru ditransfer dari stable-stable di Sumatra Barat dan akan dipersiapkan menjajal race, setelah perjalanan panjang, lintas pulau.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin

Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin

Musim Balap di Sha Tin akan kembali dimulai pada 6 September 2026. Ka Ying Rising mengejar perpanjangan rekor tak terkalahkan.

Baca Selengkapnya
Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung

Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung

Para kuda jagoan Sulut; Monochrome, Zilong Rimboka, Sunpower Nagari sudah kembali ke kampung halamannya untuk perispana Kejurnas Seri 2 2026.

Baca Selengkapnya
Mejiro Piola Mundur dari JRA, Menghentikan Upaya Singkat untuk Menghidupkan Kembali Nama Legendaris Mejiro Piola Mundur dari JRA, Menghentikan Upaya Singkat untuk Menghidupkan Kembali Nama Legendaris

Mejiro Piola Mundur dari JRA, Menghentikan Upaya Singkat untuk Menghidupkan Kembali Nama Legendaris

Pendaftaran JRA Mejiro Piola resmi dibatalkan. Simak kisah perjalanan satu-satunya penerus nama legendaris Mejiro di era Reiwa dan nasib masa depannya usai dilelang.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Di Balik Nama Unik Putri MBG, Gemoyy, dan Verstappen di IHR Payakumbuh Di Balik Nama Unik Putri MBG, Gemoyy, dan Verstappen di IHR Payakumbuh

Di Balik Nama Unik Putri MBG, Gemoyy, dan Verstappen di IHR Payakumbuh

Putri MBG, Gemoyy, dan Xenna Verstappen adalah beberapa nama kuda yang menarik perhatian dari rangkaian IHR Medeka Cup 2026. Bagaimana asal-usul nama mereka?

Baca Selengkapnya