SARGA.CO - Sunpower Nagari melawan prediksi. Di babak penyisihan Indonesia's Horse Racing (IHR) Indonesia Derby 2026, kuda ternakan Bendang Stable itu berhasil menjadi juara dua, sekaligus mengamankan satu tiket babak final, kejuaraan paling bergengsi di pacuan kuda nasional itu.
Dia datang dengan ekspektasi yang sangat minim mengingat di IHR Triple Crown Serie 1, Mei lalu dia tercecer di garis belakang sampai finis jarak 1.200 meter. Pengalamannya pun juga belum pernah menjajal lintasan lebih dari 1.200 meter sepanjang kariernya.
"Di Tompaso (Suawesi Utara) sempat turun untuk Kelas Terbuka, tapi itu juga sprint, 1.200 meter. Jadi ini dia lompat dari 1.200 m, belum pernah 1.400 m, 1.600 m, langsung 2.000 meter," cerita pemilik dan pengelola Bendang Stable, Mario Bahar.
Meski cenderung pesimistis, Sunpower tetap berangkat ke Pangandaran menjadi salah satu perwakilan Kontingen Sulut. Bersama Zilong Rimboka dan Suntora Berjaya, dia menjadi perwakilan lulusan Bendang Stable untuk Indonesia Derby 2026.
Kabar baiknya, menurut Mario, selama persiapan sekitar delapan hari di Pangandaran, Sunpower sangat nyaman dan tak ada kendala dalam proses penyesuaiannya dengan trek di pinggir pantai itu.
Adaptasi dan pengkondisian yang ideal itu dinilai jadi faktor pendukung kuat kemenangan di babak penyisihan Heat 2, Minggu, 12 Juli 2026 lalu.
Di race Heat 2 babak penyisihan Kelas Derby Indonesia Derby 2026, 12 ekor kuda bersaing. Saga Serumpun menjadi favorit langsung tancap gas sejak gate dibuka. Sunpower, yang turun dengan pelana 4, juga tak mau kalah, dia melaju di garis depan sepanjang race.
Di awal dia sempat menempel di posisi tiga. Dengan stabil dia menjaga kecepatan dan posisi di sekitar 5 terdepan. Kuda di depannya berubah-ubah tak menyurutkan laju Sunpower. Dia tetap tenang menjaga kecepatannya.
Di sisa 400 meter tersisa dia lepas landas. Sunpower Nagari melesat mendahului tiga kuda di depannya dan menjadi kuda terdepan. Masuk tikungan terakhir dia berduel dengan Suntora Berjaya yang juga melesat dari belakang. Dua kuda ini berduel di home straight dengan posisi Sunpower di sisi dalam. Namun dorongan yang kuat di 100 meter terakhir membuat Suntora berhasil unggul dan Sunpower harus puas dengan podium 2.
Lolos dengan capaian memuaskan justru memberi problem baru bagi Sunpower Nagari. Kuda yang akan turun membawa nama Keepfly Stable, selama Indonesia Derby 2026 itu, perlu pendamping baru untuk turun lintasan di babak final.
Di babak penyisihan kemarin, Sunpower Nagari dan Zilong Rimboka berbagai joki, Falentino Sangian. Zilong yang berlari di Heat 1 juga tampil apik dan menjadi juara 1 di babak penyisihan.
Menurut Mario, sejauh ini kesepakatan yang ada akan menempatkan Joki Falentino untuk Zilong Rimboka di babak final. Oleh karena itu dia akan mencari joki yang pas untuk mendampingi Sunpower Nagari.
Di sisi lain, tantangan ini juga berpotensi menjadi peluang bagi Sunpower untuk membuka potensi larinya di ajang yang mungkin terbesar dalam kariernya.
Install SARGA.CO News
sarga.co