test

Better experience in portrait mode.
Meisho Tabaru bersama Joki Yutaka Take

Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026

SARGA.CO - Meisho Tabaru merebut posisi teratas dalam ranking Japan Racing Association (JRA) 2026 usia 4 tahun ke atas lintasan turf, setelah berhasil mempertahankan gelarnya di Takarazuka Kinen.

Kuda jantan berusia lima tahun anakan Gold Ship ini meraih nilai rating 123 dalam pemeringkatan terbaru yang mencakup performa dari 1 Januari hingga 30 Juni 2026. Kemenangannya di Takarazuka Kinen jarak 2.200 meter pada 14 Juni menempatkannya satu poin rating di atas sepasang kuda dengan skor 122, dan sama-sama berusia 4 tahun: Croix du Nord dan Masquerade Ball.

Croix du Nord telah menjalani salah satu musim balap paling mengesankan tahun ini, menjuarai Osaka Hai dan Tenno Sho (Spring) sebelum finis kedua di belakang Meisho Tabaru pada ajang Takarazuka Kinen. Sementara itu, Masquerade Ball meraih rating 122 setelah menjadi runner-up di FWD Queen Elizabeth II Cup.

Pemeringkatan ini menunjukkan kedalaman divisi turf (trek rumput) kuda senior Jepang, dengan juara bertahan, kuda muda pemenang laga Klasik, dan kontender internasional yang semuanya menempati jajaran atas daftar ini.

(Rentetan Juara G1 Musim Semi Jepang dari Croix du Nord, Lovcen, sampai Meisho Tabaru)

Meisho Tabaru Mencapai Puncak Lewat Kemenangan Beruntun di Takarazuka Kinen

Posisi Meisho Tabaru di puncak pemeringkatan dicapai setelah ia masuk ke dalam kelompok eksklusif dalam sejarah balap kuda Jepang.

Pada 14 Juni di Hanshin Racecourse, kuda jantan berusia lima tahun ini menjuarai Takarazuka Kinen jarak 2.200 meter di lintasan empuk (yielding ground), mengalahkan Croix du Nord yang berusia empat tahun dengan selisih tipis sejarak leher (neck), sementara Danon Decile berada 2,5 panjang kudadi belakangnya di posisi ketiga. Meisho Tabaru mengukir catatan waktu 2 menit 12,1 detik. Capaian ini menjadikannya kuda ketiga dalam sejarah yang menjuarai Takarazuka Kinen secara berturut-turut, menyusul ayahnya, Gold Ship, yang meraih prestasi tersebut pada 2013 dan 2014, serta Chrono Genesis pada 2020 dan 2021.

Hasil ini sangat luar biasa mengingat Meisho Tabaru sempat menunjukkan performa yang naik-turun. Setelah memenangkan Takarazuka Kinen 2025, ia finis keenam di Tenno Sho (Autumn) dan kemudian urutan ke-13 di Arima Kinen. Ia kembali ke puncak musim semi ini dengan raihan runner-up di belakang Croix du Nord pada Osaka Hai sebelum merebut kembali gelarnya di Hanshin.

Takarazuka Kinen menyediakan total hadiah uang sebesar ¥651 juta, dengan ¥300 juta dialokasikan untuk sang pemenang, menjadikan sukses terbaru Meisho Tabaru sebagai salah satu kemenangan paling bernilai dalam kampanye musim semi Jepang.

(Back to Back Meisho Tabaru di Takarazuka Kinen)

Meisho Tabaru Kembali Menjadi Juara di Takarazuka Kinen 2026

Croix du Nord Muncul sebagai Menghadang Utama

Croix du Nord duduk di posisi kedua pemeringkatan dengan rating 122 dan dapat dikatakan telah menampilkan performa tingkat tinggi paling konsisten di antara kuda-kuda senior Jepang selama paruh pertama tahun 2026.

Kuda jantan berusia empat tahun ini memulai musim semi dengan mengalahkan Meisho Tabaru di Osaka Hai jarak 2.000 meter pada 5 April. Ia kemudian secara drastis menambah jarak tempuh untuk Tenno Sho (Spring), menjuarai Hanshin Classic jarak 3.200 meter pada 3 Mei.

Tenno Sho (Spring) 2026

Kombinasi kecepatan dan stamina tersebut mengukuhkan Croix du Nord sebagai salah satu kuda turf serbabisa terdepan di Jepang. Ia kemudian hampir menjuarai Takarazuka Kinen, finis kedua di belakang Meisho Tabaru di Hanshin dengan selisih sejarak leher.

Dengan kemenangan G1 di jarak 2.000 meter, kemenangan lainnya di jarak 3.200 meter, serta posisi runner-up di jarak 2.200 meter, Croix du Nord menunjukkan rentang kemampuan yang luar biasa sepanjang musim semi. Rating 122 miliknya mengonfirmasi posisinya sebagai ancaman utama bagi Meisho Tabaru dalam pemeringkatan.

(Croix du Nord Menang di Osaka Hai 2026)

(Croix du Nord Berjaya di Tenno Sho (Spring) 2026)

Masquerade Ball Memperkuat Divisi Kuda Empat Tahun

Berbagi posisi kedua di angka 122 adalah Masquerade Ball, yang telah mengukuhkan dirinya sebagai kekuatan besar lainnya di antara jajaran kuda usia empat tahun di Jepang.

Kuda jantan milik Shadai Race Horse ini finis kedua dalam FWD Queen Elizabeth II Cup di Hanshin pada 26 April untuk jarak 2.000 meter, mengamankan nilai rating yang setara dengan Croix du Nord. Performanya menempatkan ia di atas kelompok besar pemenang G1 yang berpengalaman dan makin menyoroti kekuatan generasi kuda usia empat tahun.

Kehadirannya di jajaran atas sangat menonjol karena peringkat teratas makin didominasi oleh kuda-kuda yang mampu menunjukkan kemampuannya di berbagai jarak dan kondisi balapan yang berbeda.

Deep Monster Memimpin Para Veteran Teruji Internasional

Di belakang trio terdepan ada Deep Monster yang mengantongi rating 120 setelah menjuarai Amir Trophy di Qatar pada 14 Februari. Kuda jantan berusia delapan tahun ini telah menjadi salah satu petarung internasional paling berpengalaman milik Jepang dan menghasilkan performa meyakinkan di jarak 2.400 meter untuk mengamankan kejuaraan Group 2 tersebut. Rating 120 miliknya menempatkannya di posisi keempat secara keseluruhan dalam pemeringkatan turf Jepang, di atas beberapa pemenang G1 domestik.

Satono Reve berada di urutan berikutnya dengan angka 119 setelah menjuarai Takamatsunomiya Kinen jarak 1.200 meter pada 29 Maret. Masuknya kuda berusia tujuh tahun ini di jajaran atas membuktikan bahwa pemeringkatan memberi penghargaan atas keunggulan di seluruh spektrum turf, alih-alih hanya menguntungkan kuda-kuda yang bersaing di jarak menengah dan jauh.

Netkeiba

Kelompok bernilai 118 memiliki keragaman yang serupa, menampilkan Cosmo Kuranda, Danon Decile, dan Sixpence. Danon Decile finis ketiga di Osaka Hai dan Takarazuka Kinen, sementara Sixpence meraih kemenangan G1 pertama dalam kariernya pada ajang Yasuda Kinen tanggal 7 Juni.

Sixpence Menambah Daftar Pemenang G1 dalam Pemeringkatan

Kehadiran Sixpence di antara kuda-kuda unggulan merupakan salah satu perkembangan paling menarik pada paruh pertama tahun 2026. Kuda jantan berusia lima tahun anakan Kizuna ini mengalahkan para pesaingnya di Yasuda Kinen jarak 1.600 meter di Tokyo pada 7 Juni untuk merebut gelar G1 pertamanya yang telah lama dinantikan. Rating 118 miliknya menempatkannya sejajar dengan Cosmo Kuranda dan Danon Decile.

Kemenangan ini merupakan puncak dari karier Sixpence yang sebelumnya telah menjuarai beberapa balapan bertingkat (graded races), namun sempat kesulitan mereproduksi performa tersebut secara konsisten di tingkat tertinggi. Setelah Hiroyasu Tanaka mengambil alih peran pelatih, ia kembali ke trek turf dan akhirnya menghasilkan performa gemilang di Yasuda Kinen.

Joki Yutaka Take juga mencatatkan sejarah dengan mengamankan kemenangan Yasuda Kinen pertamanya yang ke-4 sekaligus menjadi joki tertua yang menjuarai JRA G1 pada usia 57 tahun, 2 bulan, dan 24 hari.

Embroidery Memimpin Kuda Betina

Paruh pertama pemeringkatan tahun 2026 ini juga menyoroti kekuatan berkelanjutan dari kuda-kuda betina (mares) Jepang.

Embroidery menjadi kuda betina (mare) dengan rating tertinggi di kelompok ini dengan angka 117 setelah memenangkan Victoria Mile jarak 1.600 meter pada 17 Mei. Ia berbagi angka rating tersebut dengan Gaia Force, Lebensstil, Shohei, Tagano Dude, dan World's End.

Embroidery di VICTORIA MILE (G1) 2026

Kamunyak menjadi kuda betina lainnya yang patut diperhitungkan, meraih rating 114 setelah finis kedua di Victoria Mile serta menjadi runner-up di Hanshin Himba Stakes. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa kuda betina unggulan tetap mampu memberikan perlawanan ketat kepada kuda jantan terbaik di tingkat tertinggi balap turf Jepang.

Lebih jauh ke bawah dalam daftar pemeringkatan, Aqua Vernal, Coconuts Brown, Erika Express, Queen's Walk, serta beberapa kuda betina lainnya turut terwakili, mempertegas kedalaman kontingen betina di seluruh divisi.

Divisi Turf Terbuka Lebar untuk Paruh Kedua Musim 2026

Pemeringkatan JRA paruh pertama memperlihatkan divisi yang tidak kekurangan kontender papan atas. Meisho Tabaru saat ini memegang keunggulan setelah kemenangan bersejarah keduanya secara berturut-turut di Takarazuka Kinen, namun Croix du Nord hanya tertinggal satu poin dan sudah pernah mengalahkannya sekali musim ini. Masquerade Ball, Deep Monster, Satono Reve, dan para pemenang G1 terdepan lainnya masih berada dalam jarak yang sangat dekat, sementara Sixpence menambah daya tarik lewat terobosannya di Yasuda Kinen.

Pemeringkatan ini juga mempertegas betapa luasnya hierarki turf Jepang saat ini. Dari keunggulan sprint Satono Reve dan kecepatan mile Sixpence, hingga fleksibilitas jarak Klasik Croix du Nord serta kesuksesan stayer internasional Deep Monster, kuda-kuda terdepan telah unggul di hampir setiap jarak utama turf.

Untuk saat ini, Meisho Tabaru berdiri sendiri di puncak. Namun dengan jarak poin yang sangat tipis di antara para kontender utama dan balapan kejuaraan musim gugur yang masih membayang di depan, divisi turf senior Jepang menjanjikan pertarungan sengit lainnya untuk memperebutkan supremasi pada paruh kedua tahun 2026.

Sponsored Ad
KAI
Dari Inseminasi hingga Genetik, PORDASI Siapkan Masa Depan Breeding Kuda Indonesia Dari Inseminasi hingga Genetik, PORDASI Siapkan Masa Depan Breeding Kuda Indonesia

Dari Inseminasi hingga Genetik, PORDASI Siapkan Masa Depan Breeding Kuda Indonesia

Baca Selengkapnya
Tak Selalu Pincang, Ini 4 Tanda Kuda Mungkin Sedang Kesakitan Tak Selalu Pincang, Ini 4 Tanda Kuda Mungkin Sedang Kesakitan

Tak Selalu Pincang, Ini 4 Tanda Kuda Mungkin Sedang Kesakitan

Baca Selengkapnya
Lost in the Fog, Sprinter Fenomenal yang Pergi Terlalu Cepat Lost in the Fog, Sprinter Fenomenal yang Pergi Terlalu Cepat

Lost in the Fog, Sprinter Fenomenal yang Pergi Terlalu Cepat

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tutup Asian Games 2026, Tim Jumping Indonesia Ukir Catatan Positif Tutup Asian Games 2026, Tim Jumping Indonesia Ukir Catatan Positif

Tutup Asian Games 2026, Tim Jumping Indonesia Ukir Catatan Positif

Baca Selengkapnya
Duel Sengit di Churchill Downs! Enable Tulis Sejarah Breeders’ Cup yang Belum Pernah Terjadi Duel Sengit di Churchill Downs! Enable Tulis Sejarah Breeders’ Cup yang Belum Pernah Terjadi

Duel Sengit di Churchill Downs! Enable Tulis Sejarah Breeders’ Cup yang Belum Pernah Terjadi

Baca Selengkapnya
Kuda Pejantan Legendaris Touareq Berpulang di Usia 22 Tahun, Tinggalkan Banyak Keturunan Juara Kuda Pejantan Legendaris Touareq Berpulang di Usia 22 Tahun, Tinggalkan Banyak Keturunan Juara

Kuda Pejantan Legendaris Touareq Berpulang di Usia 22 Tahun, Tinggalkan Banyak Keturunan Juara

Beberapa di antaranya adalah Sir Orbit, Guti Spirit, dan yang terbaru Zara Dynamite.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Adora Djon’s Makin 'Menggila', Si Betina Muda Indonesia Menang Lagi di Balapan Australia Adora Djon’s Makin 'Menggila', Si Betina Muda Indonesia Menang Lagi di Balapan Australia

Adora Djon’s Makin 'Menggila', Si Betina Muda Indonesia Menang Lagi di Balapan Australia

Dua kali start, dua kemenangan!

Baca Selengkapnya
Daryz Cetak Sejarah dengan Joki Mickael Barzalona 'Jebolan' AFASEC, Menang Arc de Triomphe Dua Tahun Beruntun Daryz Cetak Sejarah dengan Joki Mickael Barzalona 'Jebolan' AFASEC, Menang Arc de Triomphe Dua Tahun Beruntun

Daryz Cetak Sejarah dengan Joki Mickael Barzalona 'Jebolan' AFASEC, Menang Arc de Triomphe Dua Tahun Beruntun

Baca Selengkapnya
Arthur Hancock III Wafat: Sosok di Balik Sunday Silence yang Warisannya Sampai Indonesia Arthur Hancock III Wafat: Sosok di Balik Sunday Silence yang Warisannya Sampai Indonesia

Arthur Hancock III Wafat: Sosok di Balik Sunday Silence yang Warisannya Sampai Indonesia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Puro Magic Melaju dari Luar, Tundukkan Para Sprinter Terbaik Jepang Puro Magic Melaju dari Luar, Tundukkan Para Sprinter Terbaik Jepang

Puro Magic Melaju dari Luar, Tundukkan Para Sprinter Terbaik Jepang

Baca Selengkapnya
Silver Charm, Sang Petarung yang Nyaris Triple Crown Silver Charm, Sang Petarung yang Nyaris Triple Crown

Silver Charm, Sang Petarung yang Nyaris Triple Crown

Baca Selengkapnya
Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga

Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga

Tren unik yang lagi happening nih, yuk coba!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu? Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu?

Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu?

Baca Selengkapnya
Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda

Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda

Baca Selengkapnya
Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia

Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia

Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia

Baca Selengkapnya
Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat! Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat!

Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat!

Baca Selengkapnya
Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan

Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan

Seangkatan dengan Gold Ship.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Menang di Debut, Kuda Pacu Ini Justru Ganti Nama karena Dikaitkan dengan Hitler Menang di Debut, Kuda Pacu Ini Justru Ganti Nama karena Dikaitkan dengan Hitler

Menang di Debut, Kuda Pacu Ini Justru Ganti Nama karena Dikaitkan dengan Hitler

Baca Selengkapnya
Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda? Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda?

Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda?

Baca Selengkapnya
Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut  Derby 2026 Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut  Derby 2026

Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut Derby 2026

Setelah berkelana dan mencatat prestasi di Pulau Jawa di usia pemulanya, Alarcos Nagari mengawali musim Derby-nya dengan kemenangan di kampung halaman, Sulut Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026 Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026

Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026

Dari posisi ke-24.

Baca Selengkapnya
Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia

Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia

Baca Selengkapnya
Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia

Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut

Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut

Baca Selengkapnya