test

Better experience in portrait mode.
Meisho Tabaru bersama Joki Yutaka Take

Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026

SARGA.CO - Meisho Tabaru merebut posisi teratas dalam ranking Japan Racing Association (JRA) 2026 usia 4 tahun ke atas lintasan turf, setelah berhasil mempertahankan gelarnya di Takarazuka Kinen.

Kuda jantan berusia lima tahun anakan Gold Ship ini meraih nilai rating 123 dalam pemeringkatan terbaru yang mencakup performa dari 1 Januari hingga 30 Juni 2026. Kemenangannya di Takarazuka Kinen jarak 2.200 meter pada 14 Juni menempatkannya satu poin rating di atas sepasang kuda dengan skor 122, dan sama-sama berusia 4 tahun: Croix du Nord dan Masquerade Ball.

Croix du Nord telah menjalani salah satu musim balap paling mengesankan tahun ini, menjuarai Osaka Hai dan Tenno Sho (Spring) sebelum finis kedua di belakang Meisho Tabaru pada ajang Takarazuka Kinen. Sementara itu, Masquerade Ball meraih rating 122 setelah menjadi runner-up di FWD Queen Elizabeth II Cup.

Pemeringkatan ini menunjukkan kedalaman divisi turf (trek rumput) kuda senior Jepang, dengan juara bertahan, kuda muda pemenang laga Klasik, dan kontender internasional yang semuanya menempati jajaran atas daftar ini.

(Rentetan Juara G1 Musim Semi Jepang dari Croix du Nord, Lovcen, sampai Meisho Tabaru)

Meisho Tabaru Mencapai Puncak Lewat Kemenangan Beruntun di Takarazuka Kinen

Posisi Meisho Tabaru di puncak pemeringkatan dicapai setelah ia masuk ke dalam kelompok eksklusif dalam sejarah balap kuda Jepang.

Pada 14 Juni di Hanshin Racecourse, kuda jantan berusia lima tahun ini menjuarai Takarazuka Kinen jarak 2.200 meter di lintasan empuk (yielding ground), mengalahkan Croix du Nord yang berusia empat tahun dengan selisih tipis sejarak leher (neck), sementara Danon Decile berada 2,5 panjang kudadi belakangnya di posisi ketiga. Meisho Tabaru mengukir catatan waktu 2 menit 12,1 detik. Capaian ini menjadikannya kuda ketiga dalam sejarah yang menjuarai Takarazuka Kinen secara berturut-turut, menyusul ayahnya, Gold Ship, yang meraih prestasi tersebut pada 2013 dan 2014, serta Chrono Genesis pada 2020 dan 2021.

Hasil ini sangat luar biasa mengingat Meisho Tabaru sempat menunjukkan performa yang naik-turun. Setelah memenangkan Takarazuka Kinen 2025, ia finis keenam di Tenno Sho (Autumn) dan kemudian urutan ke-13 di Arima Kinen. Ia kembali ke puncak musim semi ini dengan raihan runner-up di belakang Croix du Nord pada Osaka Hai sebelum merebut kembali gelarnya di Hanshin.

Takarazuka Kinen menyediakan total hadiah uang sebesar ¥651 juta, dengan ¥300 juta dialokasikan untuk sang pemenang, menjadikan sukses terbaru Meisho Tabaru sebagai salah satu kemenangan paling bernilai dalam kampanye musim semi Jepang.

(Back to Back Meisho Tabaru di Takarazuka Kinen)

Meisho Tabaru Kembali Menjadi Juara di Takarazuka Kinen 2026

Croix du Nord Muncul sebagai Menghadang Utama

Croix du Nord duduk di posisi kedua pemeringkatan dengan rating 122 dan dapat dikatakan telah menampilkan performa tingkat tinggi paling konsisten di antara kuda-kuda senior Jepang selama paruh pertama tahun 2026.

Kuda jantan berusia empat tahun ini memulai musim semi dengan mengalahkan Meisho Tabaru di Osaka Hai jarak 2.000 meter pada 5 April. Ia kemudian secara drastis menambah jarak tempuh untuk Tenno Sho (Spring), menjuarai Hanshin Classic jarak 3.200 meter pada 3 Mei.

Tenno Sho (Spring) 2026

Kombinasi kecepatan dan stamina tersebut mengukuhkan Croix du Nord sebagai salah satu kuda turf serbabisa terdepan di Jepang. Ia kemudian hampir menjuarai Takarazuka Kinen, finis kedua di belakang Meisho Tabaru di Hanshin dengan selisih sejarak leher.

Dengan kemenangan G1 di jarak 2.000 meter, kemenangan lainnya di jarak 3.200 meter, serta posisi runner-up di jarak 2.200 meter, Croix du Nord menunjukkan rentang kemampuan yang luar biasa sepanjang musim semi. Rating 122 miliknya mengonfirmasi posisinya sebagai ancaman utama bagi Meisho Tabaru dalam pemeringkatan.

(Croix du Nord Menang di Osaka Hai 2026)

(Croix du Nord Berjaya di Tenno Sho (Spring) 2026)

Masquerade Ball Memperkuat Divisi Kuda Empat Tahun

Berbagi posisi kedua di angka 122 adalah Masquerade Ball, yang telah mengukuhkan dirinya sebagai kekuatan besar lainnya di antara jajaran kuda usia empat tahun di Jepang.

Kuda jantan milik Shadai Race Horse ini finis kedua dalam FWD Queen Elizabeth II Cup di Hanshin pada 26 April untuk jarak 2.000 meter, mengamankan nilai rating yang setara dengan Croix du Nord. Performanya menempatkan ia di atas kelompok besar pemenang G1 yang berpengalaman dan makin menyoroti kekuatan generasi kuda usia empat tahun.

Kehadirannya di jajaran atas sangat menonjol karena peringkat teratas makin didominasi oleh kuda-kuda yang mampu menunjukkan kemampuannya di berbagai jarak dan kondisi balapan yang berbeda.

Deep Monster Memimpin Para Veteran Teruji Internasional

Di belakang trio terdepan ada Deep Monster yang mengantongi rating 120 setelah menjuarai Amir Trophy di Qatar pada 14 Februari. Kuda jantan berusia delapan tahun ini telah menjadi salah satu petarung internasional paling berpengalaman milik Jepang dan menghasilkan performa meyakinkan di jarak 2.400 meter untuk mengamankan kejuaraan Group 2 tersebut. Rating 120 miliknya menempatkannya di posisi keempat secara keseluruhan dalam pemeringkatan turf Jepang, di atas beberapa pemenang G1 domestik.

Satono Reve berada di urutan berikutnya dengan angka 119 setelah menjuarai Takamatsunomiya Kinen jarak 1.200 meter pada 29 Maret. Masuknya kuda berusia tujuh tahun ini di jajaran atas membuktikan bahwa pemeringkatan memberi penghargaan atas keunggulan di seluruh spektrum turf, alih-alih hanya menguntungkan kuda-kuda yang bersaing di jarak menengah dan jauh.

Netkeiba

Kelompok bernilai 118 memiliki keragaman yang serupa, menampilkan Cosmo Kuranda, Danon Decile, dan Sixpence. Danon Decile finis ketiga di Osaka Hai dan Takarazuka Kinen, sementara Sixpence meraih kemenangan G1 pertama dalam kariernya pada ajang Yasuda Kinen tanggal 7 Juni.

Sixpence Menambah Daftar Pemenang G1 dalam Pemeringkatan

Kehadiran Sixpence di antara kuda-kuda unggulan merupakan salah satu perkembangan paling menarik pada paruh pertama tahun 2026. Kuda jantan berusia lima tahun anakan Kizuna ini mengalahkan para pesaingnya di Yasuda Kinen jarak 1.600 meter di Tokyo pada 7 Juni untuk merebut gelar G1 pertamanya yang telah lama dinantikan. Rating 118 miliknya menempatkannya sejajar dengan Cosmo Kuranda dan Danon Decile.

Kemenangan ini merupakan puncak dari karier Sixpence yang sebelumnya telah menjuarai beberapa balapan bertingkat (graded races), namun sempat kesulitan mereproduksi performa tersebut secara konsisten di tingkat tertinggi. Setelah Hiroyasu Tanaka mengambil alih peran pelatih, ia kembali ke trek turf dan akhirnya menghasilkan performa gemilang di Yasuda Kinen.

Joki Yutaka Take juga mencatatkan sejarah dengan mengamankan kemenangan Yasuda Kinen pertamanya yang ke-4 sekaligus menjadi joki tertua yang menjuarai JRA G1 pada usia 57 tahun, 2 bulan, dan 24 hari.

Embroidery Memimpin Kuda Betina

Paruh pertama pemeringkatan tahun 2026 ini juga menyoroti kekuatan berkelanjutan dari kuda-kuda betina (mares) Jepang.

Embroidery menjadi kuda betina (mare) dengan rating tertinggi di kelompok ini dengan angka 117 setelah memenangkan Victoria Mile jarak 1.600 meter pada 17 Mei. Ia berbagi angka rating tersebut dengan Gaia Force, Lebensstil, Shohei, Tagano Dude, dan World's End.

Embroidery di VICTORIA MILE (G1) 2026

Kamunyak menjadi kuda betina lainnya yang patut diperhitungkan, meraih rating 114 setelah finis kedua di Victoria Mile serta menjadi runner-up di Hanshin Himba Stakes. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa kuda betina unggulan tetap mampu memberikan perlawanan ketat kepada kuda jantan terbaik di tingkat tertinggi balap turf Jepang.

Lebih jauh ke bawah dalam daftar pemeringkatan, Aqua Vernal, Coconuts Brown, Erika Express, Queen's Walk, serta beberapa kuda betina lainnya turut terwakili, mempertegas kedalaman kontingen betina di seluruh divisi.

Divisi Turf Terbuka Lebar untuk Paruh Kedua Musim 2026

Pemeringkatan JRA paruh pertama memperlihatkan divisi yang tidak kekurangan kontender papan atas. Meisho Tabaru saat ini memegang keunggulan setelah kemenangan bersejarah keduanya secara berturut-turut di Takarazuka Kinen, namun Croix du Nord hanya tertinggal satu poin dan sudah pernah mengalahkannya sekali musim ini. Masquerade Ball, Deep Monster, Satono Reve, dan para pemenang G1 terdepan lainnya masih berada dalam jarak yang sangat dekat, sementara Sixpence menambah daya tarik lewat terobosannya di Yasuda Kinen.

Pemeringkatan ini juga mempertegas betapa luasnya hierarki turf Jepang saat ini. Dari keunggulan sprint Satono Reve dan kecepatan mile Sixpence, hingga fleksibilitas jarak Klasik Croix du Nord serta kesuksesan stayer internasional Deep Monster, kuda-kuda terdepan telah unggul di hampir setiap jarak utama turf.

Untuk saat ini, Meisho Tabaru berdiri sendiri di puncak. Namun dengan jarak poin yang sangat tipis di antara para kontender utama dan balapan kejuaraan musim gugur yang masih membayang di depan, divisi turf senior Jepang menjanjikan pertarungan sengit lainnya untuk memperebutkan supremasi pada paruh kedua tahun 2026.

Sponsored Ad
KAI
Dragon Welds Tak Terbendung di Korea Sprint, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Sprint Dragon Welds Tak Terbendung di Korea Sprint, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Sprint

Dragon Welds Tak Terbendung di Korea Sprint, Amankan Tiket ke Breeders' Cup Sprint

Dragon Welds melanjutkan dominasinya dengan menjuarai G3 Korea Sprint 2026 di Seoul. Sprinter Jepang itu mengalahkan American Stage dan memastikan tiket ke Breeders' Cup Sprint di Keeneland.

Baca Selengkapnya
Miranda Stable Siapkan Sampai 8 Induk untuk Musim Kawin 2026 Miranda Stable Siapkan Sampai 8 Induk untuk Musim Kawin 2026

Miranda Stable Siapkan Sampai 8 Induk untuk Musim Kawin 2026

Salah satu kuda yang akan kembali breeding adalah MS Queen yang baru saja melahirkan anak pertamanya Rabu, 9 September 2026.

Baca Selengkapnya
Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul

Diktaean Pertahankan Takhta Korea Cup, Jepang Sapu Dua Gelar Utama di Seoul

Diktaean mempertahankan gelar Korea Cup 2026 di Seoul, menegaskan dominasi Jepang dan membuka peluang menuju Breeders’ Cup Dirt Mile.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

Ka Ying Rising melanjutkan lagi rekor tak terkalahkannya menjadi 21 kali kemenangan berturut-turut di Kelas Sprint.

Baca Selengkapnya
Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable

Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable

Akibat serangkaian cedera sejak akhir tahun lalu, Mayo yang sempat menjadi kuda potensial penantang Derby 2026 akhirnya diputuskan menepi dan menjadi indukan untuk Miranda Stable.

Baca Selengkapnya
Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di  IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026 Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di  IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026

Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino

Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino

Romantic Spartan melalui proses breeding dengan palentino di kandang Nagura Stable di Bukittinggi, Minggu, 6 September 2026.

Baca Selengkapnya
Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026 Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026

Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026

Baca Selengkapnya
Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026 Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026

Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026

Sun Princess dan Authentic Prince siap menjadi jagoan di Kelas Sprint dan Kelas Remaja untuk dua event mendatang di Gelanggang Pacu Maesa Tompaso.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu

Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu

Dua kuda Indonesia Derby 2026, Melasti dan Monochrome terlihat mulai menjajal Gelanggang Pacu Maesa Tompaso, jelang Sulut Derby, sekitar satu minggu lagi.

Baca Selengkapnya
Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan

Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan

Rabu, 2 September 2026 Santana Rembulan resmi memulai karier baru sebagai indukan setelah kawin dengan Elbrus Eclipse di peternakan di Solo.

Baca Selengkapnya
Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content

Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content

Pantau peluang baru industri olahraga nasional! SARGA.CO dan PP PORDASI sambangi Sports Seoul & Korea Cup demi bawa hiburan olahraga kelas dunia ke Indonesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru

Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru

Tiga karakter baru Uma Musume, Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine, hadir membawa sejarah balap kuda Jepang dari tiga generasi berbeda ke dalam seri populer ini.

Baca Selengkapnya
Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam

Summer Sale Jepang 2026 Pecahkan Rekor, Berakhir pada Hari Keenam

Baca Selengkapnya
Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda

Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda

Bersejarah, berkapasitas besar, dan langganan menggelar Kejurnas. Inilah Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, arena kebanggaan Sulawesi Utara yang akan menjadi tuan rumah Kejurnas PORDASI 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume

Aston Machan: Sprinter Jepang Tak Terlupakan yang Hidup Abadi sebagai Karakter Maskot di Uma Musume

Uma Musume memberi kesempatan Aston Machan tak terlupakan begitu saja, seperti harapan pemiliknya.

Baca Selengkapnya
2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood 2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood

2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood

Pusako Nagura dan Queen Pizzaro direncanakan akan menempuh perjalanan panjang dari Sumbar ke Sulut untuk turut serta dalam IHR Kejurnas Seri II 2026 di Tompaso, Sulut.

Baca Selengkapnya
Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso

Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso

Saga Serumpun rencananya akan menjajal Kelas B Sprint dan berusaha menyumbang lagi poin bagi Kontingen Sumatra Barat.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026 Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026

Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026

Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso punya panjang 1.600 meter dan tribun besar yang bisa menopang hingga 3000 penonton.

Baca Selengkapnya
Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027! Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027!

Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027!

Di Sumbar Zara mencatatkan rekor tiga kali menang dan satu kali runner-up. Modal yang kuat untuk menjadi salah satu kuda jagoan Derby 2027.

Baca Selengkapnya
Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng

Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng

Pusako Nagura, Romeo Berjaya, Lipang Bajeng, Queen Pizzaro, dan Lord Tonsea menjadi lima kuda baru yang kini jadi berada di bawah bendera kuda biru Blue Blood.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M

Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M

Dalam lima tahun, Romantic Warrior telah turun di 31 race, meraih 24 kemenangan dan 5 kali juara dua. Dia juga mencatatkan 15 kali juara tingkat G1 di 4 negara berbeda.

Baca Selengkapnya
Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso

Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso

Dua Ekor Kuda, Pusako BB dan Pizzaro BB, baru ditransfer dari stable-stable di Sumatra Barat dan akan dipersiapkan menjajal race, setelah perjalanan panjang, lintas pulau.

Baca Selengkapnya
Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin

Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin

Musim Balap di Sha Tin akan kembali dimulai pada 6 September 2026. Ka Ying Rising mengejar perpanjangan rekor tak terkalahkan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung

Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung

Para kuda jagoan Sulut; Monochrome, Zilong Rimboka, Sunpower Nagari sudah kembali ke kampung halamannya untuk perispana Kejurnas Seri 2 2026.

Baca Selengkapnya