test

Better experience in portrait mode.
Meisho Tabaru bersama Joki Yutaka Take

Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026

SARGA.CO - Meisho Tabaru merebut posisi teratas dalam ranking Japan Racing Association (JRA) 2026 usia 4 tahun ke atas lintasan turf, setelah berhasil mempertahankan gelarnya di Takarazuka Kinen.

Kuda jantan berusia lima tahun anakan Gold Ship ini meraih nilai rating 123 dalam pemeringkatan terbaru yang mencakup performa dari 1 Januari hingga 30 Juni 2026. Kemenangannya di Takarazuka Kinen jarak 2.200 meter pada 14 Juni menempatkannya satu poin rating di atas sepasang kuda dengan skor 122, dan sama-sama berusia 4 tahun: Croix du Nord dan Masquerade Ball.

Croix du Nord telah menjalani salah satu musim balap paling mengesankan tahun ini, menjuarai Osaka Hai dan Tenno Sho (Spring) sebelum finis kedua di belakang Meisho Tabaru pada ajang Takarazuka Kinen. Sementara itu, Masquerade Ball meraih rating 122 setelah menjadi runner-up di FWD Queen Elizabeth II Cup.

Pemeringkatan ini menunjukkan kedalaman divisi turf (trek rumput) kuda senior Jepang, dengan juara bertahan, kuda muda pemenang laga Klasik, dan kontender internasional yang semuanya menempati jajaran atas daftar ini.

(Rentetan Juara G1 Musim Semi Jepang dari Croix du Nord, Lovcen, sampai Meisho Tabaru)

Meisho Tabaru Mencapai Puncak Lewat Kemenangan Beruntun di Takarazuka Kinen

Posisi Meisho Tabaru di puncak pemeringkatan dicapai setelah ia masuk ke dalam kelompok eksklusif dalam sejarah balap kuda Jepang.

Pada 14 Juni di Hanshin Racecourse, kuda jantan berusia lima tahun ini menjuarai Takarazuka Kinen jarak 2.200 meter di lintasan empuk (yielding ground), mengalahkan Croix du Nord yang berusia empat tahun dengan selisih tipis sejarak leher (neck), sementara Danon Decile berada 2,5 panjang kudadi belakangnya di posisi ketiga. Meisho Tabaru mengukir catatan waktu 2 menit 12,1 detik. Capaian ini menjadikannya kuda ketiga dalam sejarah yang menjuarai Takarazuka Kinen secara berturut-turut, menyusul ayahnya, Gold Ship, yang meraih prestasi tersebut pada 2013 dan 2014, serta Chrono Genesis pada 2020 dan 2021.

Hasil ini sangat luar biasa mengingat Meisho Tabaru sempat menunjukkan performa yang naik-turun. Setelah memenangkan Takarazuka Kinen 2025, ia finis keenam di Tenno Sho (Autumn) dan kemudian urutan ke-13 di Arima Kinen. Ia kembali ke puncak musim semi ini dengan raihan runner-up di belakang Croix du Nord pada Osaka Hai sebelum merebut kembali gelarnya di Hanshin.

Takarazuka Kinen menyediakan total hadiah uang sebesar ¥651 juta, dengan ¥300 juta dialokasikan untuk sang pemenang, menjadikan sukses terbaru Meisho Tabaru sebagai salah satu kemenangan paling bernilai dalam kampanye musim semi Jepang.

(Back to Back Meisho Tabaru di Takarazuka Kinen)

Meisho Tabaru Kembali Menjadi Juara di Takarazuka Kinen 2026

Croix du Nord Muncul sebagai Menghadang Utama

Croix du Nord duduk di posisi kedua pemeringkatan dengan rating 122 dan dapat dikatakan telah menampilkan performa tingkat tinggi paling konsisten di antara kuda-kuda senior Jepang selama paruh pertama tahun 2026.

Kuda jantan berusia empat tahun ini memulai musim semi dengan mengalahkan Meisho Tabaru di Osaka Hai jarak 2.000 meter pada 5 April. Ia kemudian secara drastis menambah jarak tempuh untuk Tenno Sho (Spring), menjuarai Hanshin Classic jarak 3.200 meter pada 3 Mei.

Tenno Sho (Spring) 2026

Kombinasi kecepatan dan stamina tersebut mengukuhkan Croix du Nord sebagai salah satu kuda turf serbabisa terdepan di Jepang. Ia kemudian hampir menjuarai Takarazuka Kinen, finis kedua di belakang Meisho Tabaru di Hanshin dengan selisih sejarak leher.

Dengan kemenangan G1 di jarak 2.000 meter, kemenangan lainnya di jarak 3.200 meter, serta posisi runner-up di jarak 2.200 meter, Croix du Nord menunjukkan rentang kemampuan yang luar biasa sepanjang musim semi. Rating 122 miliknya mengonfirmasi posisinya sebagai ancaman utama bagi Meisho Tabaru dalam pemeringkatan.

(Croix du Nord Menang di Osaka Hai 2026)

(Croix du Nord Berjaya di Tenno Sho (Spring) 2026)

Masquerade Ball Memperkuat Divisi Kuda Empat Tahun

Berbagi posisi kedua di angka 122 adalah Masquerade Ball, yang telah mengukuhkan dirinya sebagai kekuatan besar lainnya di antara jajaran kuda usia empat tahun di Jepang.

Kuda jantan milik Shadai Race Horse ini finis kedua dalam FWD Queen Elizabeth II Cup di Hanshin pada 26 April untuk jarak 2.000 meter, mengamankan nilai rating yang setara dengan Croix du Nord. Performanya menempatkan ia di atas kelompok besar pemenang G1 yang berpengalaman dan makin menyoroti kekuatan generasi kuda usia empat tahun.

Kehadirannya di jajaran atas sangat menonjol karena peringkat teratas makin didominasi oleh kuda-kuda yang mampu menunjukkan kemampuannya di berbagai jarak dan kondisi balapan yang berbeda.

Deep Monster Memimpin Para Veteran Teruji Internasional

Di belakang trio terdepan ada Deep Monster yang mengantongi rating 120 setelah menjuarai Amir Trophy di Qatar pada 14 Februari. Kuda jantan berusia delapan tahun ini telah menjadi salah satu petarung internasional paling berpengalaman milik Jepang dan menghasilkan performa meyakinkan di jarak 2.400 meter untuk mengamankan kejuaraan Group 2 tersebut. Rating 120 miliknya menempatkannya di posisi keempat secara keseluruhan dalam pemeringkatan turf Jepang, di atas beberapa pemenang G1 domestik.

Satono Reve berada di urutan berikutnya dengan angka 119 setelah menjuarai Takamatsunomiya Kinen jarak 1.200 meter pada 29 Maret. Masuknya kuda berusia tujuh tahun ini di jajaran atas membuktikan bahwa pemeringkatan memberi penghargaan atas keunggulan di seluruh spektrum turf, alih-alih hanya menguntungkan kuda-kuda yang bersaing di jarak menengah dan jauh.

Netkeiba

Kelompok bernilai 118 memiliki keragaman yang serupa, menampilkan Cosmo Kuranda, Danon Decile, dan Sixpence. Danon Decile finis ketiga di Osaka Hai dan Takarazuka Kinen, sementara Sixpence meraih kemenangan G1 pertama dalam kariernya pada ajang Yasuda Kinen tanggal 7 Juni.

Sixpence Menambah Daftar Pemenang G1 dalam Pemeringkatan

Kehadiran Sixpence di antara kuda-kuda unggulan merupakan salah satu perkembangan paling menarik pada paruh pertama tahun 2026. Kuda jantan berusia lima tahun anakan Kizuna ini mengalahkan para pesaingnya di Yasuda Kinen jarak 1.600 meter di Tokyo pada 7 Juni untuk merebut gelar G1 pertamanya yang telah lama dinantikan. Rating 118 miliknya menempatkannya sejajar dengan Cosmo Kuranda dan Danon Decile.

Kemenangan ini merupakan puncak dari karier Sixpence yang sebelumnya telah menjuarai beberapa balapan bertingkat (graded races), namun sempat kesulitan mereproduksi performa tersebut secara konsisten di tingkat tertinggi. Setelah Hiroyasu Tanaka mengambil alih peran pelatih, ia kembali ke trek turf dan akhirnya menghasilkan performa gemilang di Yasuda Kinen.

Joki Yutaka Take juga mencatatkan sejarah dengan mengamankan kemenangan Yasuda Kinen pertamanya yang ke-4 sekaligus menjadi joki tertua yang menjuarai JRA G1 pada usia 57 tahun, 2 bulan, dan 24 hari.

Embroidery Memimpin Kuda Betina

Paruh pertama pemeringkatan tahun 2026 ini juga menyoroti kekuatan berkelanjutan dari kuda-kuda betina (mares) Jepang.

Embroidery menjadi kuda betina (mare) dengan rating tertinggi di kelompok ini dengan angka 117 setelah memenangkan Victoria Mile jarak 1.600 meter pada 17 Mei. Ia berbagi angka rating tersebut dengan Gaia Force, Lebensstil, Shohei, Tagano Dude, dan World's End.

Embroidery di VICTORIA MILE (G1) 2026

Kamunyak menjadi kuda betina lainnya yang patut diperhitungkan, meraih rating 114 setelah finis kedua di Victoria Mile serta menjadi runner-up di Hanshin Himba Stakes. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa kuda betina unggulan tetap mampu memberikan perlawanan ketat kepada kuda jantan terbaik di tingkat tertinggi balap turf Jepang.

Lebih jauh ke bawah dalam daftar pemeringkatan, Aqua Vernal, Coconuts Brown, Erika Express, Queen's Walk, serta beberapa kuda betina lainnya turut terwakili, mempertegas kedalaman kontingen betina di seluruh divisi.

Divisi Turf Terbuka Lebar untuk Paruh Kedua Musim 2026

Pemeringkatan JRA paruh pertama memperlihatkan divisi yang tidak kekurangan kontender papan atas. Meisho Tabaru saat ini memegang keunggulan setelah kemenangan bersejarah keduanya secara berturut-turut di Takarazuka Kinen, namun Croix du Nord hanya tertinggal satu poin dan sudah pernah mengalahkannya sekali musim ini. Masquerade Ball, Deep Monster, Satono Reve, dan para pemenang G1 terdepan lainnya masih berada dalam jarak yang sangat dekat, sementara Sixpence menambah daya tarik lewat terobosannya di Yasuda Kinen.

Pemeringkatan ini juga mempertegas betapa luasnya hierarki turf Jepang saat ini. Dari keunggulan sprint Satono Reve dan kecepatan mile Sixpence, hingga fleksibilitas jarak Klasik Croix du Nord serta kesuksesan stayer internasional Deep Monster, kuda-kuda terdepan telah unggul di hampir setiap jarak utama turf.

Untuk saat ini, Meisho Tabaru berdiri sendiri di puncak. Namun dengan jarak poin yang sangat tipis di antara para kontender utama dan balapan kejuaraan musim gugur yang masih membayang di depan, divisi turf senior Jepang menjanjikan pertarungan sengit lainnya untuk memperebutkan supremasi pada paruh kedua tahun 2026.

Sponsored Ad
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 2 IHR IHR Cup 2026: Pembuktian Diri Para Calon Derby Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 2 IHR IHR Cup 2026: Pembuktian Diri Para Calon Derby

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 2 IHR IHR Cup 2026: Pembuktian Diri Para Calon Derby

Di IHR Cup 2025, King Asva (dh. Raja Bhayangkara) merajut asa dari Calon Derby Divisi 2, hingga menjadi penantang Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR IHR Cup 2026: Full Gate Mencari Jagoan Baru Kuda Sumbar Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR IHR Cup 2026: Full Gate Mencari Jagoan Baru Kuda Sumbar

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR IHR Cup 2026: Full Gate Mencari Jagoan Baru Kuda Sumbar

Nama Zara Dynamite, Madina Balipa, Ameera Nagura menjadi tiga dari delapan kuda yang bertarung di kelas utama, pertarungan jarak 1.400 M ini

Baca Selengkapnya
Bendang dan Wining Stable Rayakan Kelahiran Anak-anak Kuda Baru Bendang dan Wining Stable Rayakan Kelahiran Anak-anak Kuda Baru

Bendang dan Wining Stable Rayakan Kelahiran Anak-anak Kuda Baru

Awal Agustus 2026 Bendang sudah menyambut kelahiran enam anak kuda sementara Wining Stable merayakan kelahiran dua anak kuda mereka.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Lari Penutupan Karier Romantic Spartan dan She's Coming di Indonesia Derby 2026 Lari Penutupan Karier Romantic Spartan dan She's Coming di Indonesia Derby 2026

Lari Penutupan Karier Romantic Spartan dan She's Coming di Indonesia Derby 2026

Romantic Spartan dan She's Coming memulih Indonesia Derby 2026 sebagai panggung last dance mereka di pacuan kuda Indonesia.

Baca Selengkapnya
Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026 Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026

Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026

Kemenangan Meisho Tabaru di Takarazuka Kinen 2026 membawa dampak besar terhadap keunggulan sementara ini.

Baca Selengkapnya
Bow Echo Pensiun Tak Terkalahkan dengan Raihan Tiga Gelar G1, Usai Alami Cedera Saat Latihan Bow Echo Pensiun Tak Terkalahkan dengan Raihan Tiga Gelar G1, Usai Alami Cedera Saat Latihan

Bow Echo Pensiun Tak Terkalahkan dengan Raihan Tiga Gelar G1, Usai Alami Cedera Saat Latihan

Bow Echo resmi pensiun setelah mengalami cedera saat latihan. Putra Night Of Thunder itu mengakhiri karier dengan rekor sempurna enam kemenangan dari enam start, termasuk tiga gelar G1 bergengsi pada musim 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Cup 2026 Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Cup 2026

Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Cup 2026

Lebih dari sekadar pacuan, IHR Cup 2026 di Gelanggang Kubu Gadang Payakumbuh adalah adu gengsi dan pelestarian tradisi. Persaingan 15 kelas berebut total hadiah Rp450 juta akan pada 23 Agustus.

Baca Selengkapnya
Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh

Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh

Sir Orbit sempat mengalami masalah peradagan di kaki kanan depannya. Cedera itu belu pulih total dan membuat dia kembali menepi untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh.

Baca Selengkapnya
Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double

Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double

Finger memuncaki Peringkat Kuda Dirt 3 Tahun Jepang 2026 usai menjuarai Haneda Hai dan Tokyo Derby. Simak analisis dan daftar lengkap pemeringkatan JRA!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional

Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional

Komisi HBA PP PORDASI gelar Pelatihan Pelatih Nasional di PORDASI HQ dan Al Kahfi Stable. Diikuti 30 peserta, bahas PO 13, sport science, dan horse welfare.

Baca Selengkapnya
Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027 Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027

Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027

Saratoga mulai melahirkan kandidat Kentucky Derby 2027. Powerline, The Good Life, dan sejumlah kuda muda berbakat menjadi sorotan musim panas ini.

Baca Selengkapnya
Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik

Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik

Sanf Double Crown 2026, Lovcen saat ini menjadi kuda usia 3 tahun paling bersinar di lintasan turf Jepang.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Dengan rekor 11 kemenangan di lintasan dirt Jepang, Copano Rickey adalah salah satu kuda terhebat di Negeri Sakura

Baca Selengkapnya
Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026 Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Keduanya sempat turun di kelas finalis maupun non-finalis IHR Indonesia Derby 2026. Kini telah pulang ke Sumbar, keduanya bakal meramaikan IHR Cup Payakumbuh 2026.

Baca Selengkapnya
Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026 Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Dua kuda yang banyak menjajal pacuan lokal Sumbar ini akan menjajal kelas Calon Derby di IHR Cup 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Lahir di Amerika Serikat (AS), dibentuk di Jepang dan menjadi juara di Prancis. Seeking the Pearl adalah pionir kuda Jepang di pentas dunia.

Baca Selengkapnya
Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026 Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Pusako Nagura, Ameera Nagura, dan Golden King Dipersiapkan untuk IHR Cup 2026 dari Nagura Stable.

Baca Selengkapnya
Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway

Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway

Usai berlaga di Whitney Stakes, kuda juara G1 empat kali White Abarrio resmi pensiun. Ia akan memulai peran baru sebagai pejantan di Gainesway Farm.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027 Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Mario Bahar membagikan beberapa foto masa kecil Arceus Nagari setelah kuda jagoan Kelas C itu meninggal dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya
Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga

Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga

Deterministic takes the G1 Fourstardave Stakes under jockey Kendrick Carmouche for trainer Miguel Clement for the 2nd year in a row, earning a spot in the Breeders' Cup Mile on his sixth consecutive graded stakes win.

Baca Selengkapnya
Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Dari tiga race yang diikuti pada tahun 2026, Arceus Nagari belum pernah kalah dan selalu menjadi yang terdepan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026 Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

She’s Coming resmi pensiun usai Indonesia Derby 2026. Simak perjalanan emosional 'si Neng' bersama Dani Saddak, dari raihan 2 Kejurnas hingga kini menjadi indukan.

Baca Selengkapnya
Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Arceus Nagari meninggalkan pacuan kuda nasional dengan serangkaian performa impresif. Salah satu yang paling signifikan terjadi di IHR Juni 2026 lalu. Naik dari Kelas D ke Kelas C, Arceus langsung menjadi juara.

Baca Selengkapnya
Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Arceus Nagari menghembuskan napas terakhir, Rabu, 12 Agustus 2026. Selamat jalan sang juara.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari meninggal dunia, Rabu, 12 Agustus 2026, akibat insiden di kandang, usai latihan pagi hari.

Baca Selengkapnya