test

Better experience in portrait mode.
Finger di Race Juli 2026

Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double

SARGA.CO - Finger telah mengukuhkan dirinya sebagai kuda dirt (trek tanah) usia tiga tahun terdepan di Jepang setelah memenangkan dua leg pertama Japan Dirt Triple Crown 2026.

Kuda jantan (colt) berusia tiga tahun ini memuncaki peringkat resmi Three-Year-Old Dirt Rankings milik Japan Racing Association untuk periode 1 Januari hingga 30 Juni 2026, dengan nilai rating 116. Dilatih oleh Hiroyasu Tanaka dan dimiliki oleh M’s Racing, Finger membangun posisinya berkat kemenangan beruntun di Haneda Hai dan Tokyo Derby.

Nilai rating-nya menempatkan Finger unggul dua poin dari kuda-kuda yang berbagi posisi kedua dengan nilai 114: Danon Bourbon, yang finis kelima di Kentucky Derby, dan Silver Ratio, yang menjadi runner-up di belakang Finger pada ajang Tokyo Derby.

Pemeringkatan ini juga menegaskan jangkauan internasional dari divisi dirt usia tiga tahun di Jepang, di mana para pesaing papan atas dari Amerika Serikat dan Timur Tengah turut masuk berdampingan dengan kontender domestik.

Finger di 2026 Tokyo Derby

Finger Mendominasi Dua Leg Pembuka Dirt Triple Crown

Melesatnya Finger ke posisi teratas dibangun di atas konsistensi musim balapnya. Kuda jantan anakan Gun Runner ini menjuarai Haneda Hai, leg pembuka Japan Dirt Triple Crown, dengan jarak 1.800 meter di Oi Racecourse pada 29 April. Ia menampilkan performa memukau sebagai pemimpin garis depan dan menjaga keunggulannya hingga garis finis meskipun mendapat tekanan sepanjang balapan. Pelatih Hiroyasu Tanaka memuji kemampuan kuda tersebut yang terus melaju meski sempat terlihat rentan saat memasuki tikungan terakhir.

Finger kemudian naik ke jarak 2.000 meter untuk ajang Tokyo Derby pada 10 Juni. Sekali lagi, ia mengambil inisiatif memimpin dan enggan menyerahkan keunggulannya, mengalahkan Silver Ratio dengan selisih 1¼ length dalam catatan waktu 2:04,4. Realize Glint finis di urutan ketiga, sementara Rock Ptarmigan, pemenang Keihin Hai, berada di urutan keempat.

Finger di 2026 Haneda Cup

Capaian ini menjadikan Finger pemenang dua kali dari dua balapan pertama dalam seri dirt usia tiga tahun, sekaligus melanjutkan rekor kemenangan beruntun dua balapan Jepang di tahap pembuka Dirt Triple Crown. Pemeringkatan resmi JRA secara otomatis memberinya rating tertinggi di divisinya sebesar 116.

Perkembangannya sangat luar biasa karena Finger membuktikan bahwa penambahan jarak tidak mengurangi kecepatannya. Setelah menang di jarak 1.800 meter pada Haneda Hai, timnya percaya bahwa penambahan jarak satu furlong di Tokyo Derby justru menguntungkannya. Penilaian itu terbukti tepat saat ia kembali finis dengan kuat untuk mengendalikan balapan.

Danon Bourbon dan Silver Ratio Memimpin Kelompok Pengejar

Danon Bourbon dan Silver Ratio berbagi tempat di posisi kedua dalam pemeringkatan dengan rating 114.

Bagi Danon Bourbon, nilai rating tersebut mencerminkan musimnya yang menjajal panggung internasional yang mengesankan. Dilatih oleh Manabu Ikezoe, kuda jantan ini bepergian ke Churchill Downs untuk mengikuti Kentucky Derby ke-152 pada 2 Mei dan finis di urutan kelima, berselisih tiga length di belakang sang pemenang, Golden Tempo.

Latihan Danon Bourbon di Kentucky Derby 2026

Meskipun melewatkan kemenangan bersejarah, Danon Bourbon menghabiskan sebagian besar balapan di kelompok depan dan bertahan kuat dalam laga perdananya di luar Jepang. Performanya menunjukkan bahwa ia adalah salah satu kuda dirt tiga tahun latih Jepang yang mampu bersaing langsung melawan kuda-kuda dirt terkuat Amerika Serikat di jarak 2.000 meter Kentucky Derby, menjamin tempatnya di jajaran teratas kuda dirt tiga tahun JRA.

Sementara itu, Silver Ratio telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu rival domestik terkuat Finger. Kuda jantan ini finis kedua di Tokyo Derby dengan selisih 1¼ length, setelah sebelumnya membuktikan kelasnya dengan memenangkan Unicorn Stakes di jarak 1.900 meter. Hasil runner-up di Oi memberinya rating 114, menempatkannya tepat dua poin di belakang Finger.

Wonder Dean Membawa Gelar Klasik Internasional

Wonder Dean menempati kelompok berikutnya dengan rating 113, meskipun gagal menembus lima besar di Kentucky Derby. Kuda jantan besutan pelatih Takayanagi ini memasuki ajang American Classic dengan reputasi internasional setelah memenangkan G2 UAE Derby jarak 1.900 meter di Meydan pada 28 Maret, menandai kemenangan kelima berturut-turut bagi Jepang di UAE Derby.

Wonder Dean sebelumnya finis di urutan keempat pada Saudi Derby lalu bepergian dari Arab Saudi ke Dubai sebelum melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat. Meskipun finis di urutan kedelapan pada Kentucky Derby, kampanye balapnya mewakili salah satu jadwal internasional paling ambisius yang dijalani oleh kuda tiga tahun Jepang musim ini.

Turut berperingkat 113 adalah Rock Ptarmigan, pemenang Keihin Hai jarak 1.700 meter pada bulan Maret. Kuda milik Carrot Farm ini kemudian finis keempat di Tokyo Derby, memberinya rating yang menempatkannya di antara pelari domestik paling berprestasi di divisi ini.

Divisi Mendalam yang Melampaui Lima Besar

Satono Voyage duduk di posisi keenam dengan rating 112 setelah memenangkan Hyogo Championship jarak 1.400 meter pada 6 Mei, membuktikan bahwa kuda-kuda unggulan di divisi ini tidak terbatas pada jarak Klasik saja.

Triglav Hill menyusul di angka 111 setelah finis kedua di Kumotori Sho, sementara kelompok rating 110 mencakup Mercantour dan Realize Glint. Mercantour merupakan runner-up di Unicorn Stakes, sedangkan Realize Glint mencatatkan hasil kuat di berbagai tahap kampanye Dirt Triple Crown, termasuk kemenangan di Kumotori Sho dan tempat ketiga di belakang Finger dan Silver Ratio pada Tokyo Derby.

Itterasshai dan Loyly berbagi tempat di posisi kesembilan dengan nilai 109, sementara Don Erectus dan Lucky Kid berperingkat 108. Daftar ini menjadi semakin bervariasi di urutan bawah, dengan kuda-kuda yang membuktikan diri pada jarak mulai dari 1.200 hingga 2,100 meter baik di kompetisi JRA maupun NAR.

Kehadiran kuda seperti Pendant, pemenang Kanto Oaks jarak 2.100 meter, juga menyoroti kekuatan kuda betina (filly) yang bersaing melawan kuda jantan unggulan di trek dirt. Pendant memperoleh rating 105, sementara Jwaneng, runner-up di Kanto Oaks, mendapat rating 103.

Finger Kini Menjadi Standar Utama untuk Paruh Kedua

Dengan rampungnya dua leg pertama Dirt Triple Crown, Finger memasuki paruh kedua musim sebagai kuda yang harus dikalahkan. Rating 116 miliknya memberi keunggulan tipis namun krusial atas Danon Bourbon dan Silver Ratio, sementara kehadiran kuda-kuda yang teruji secara internasional seperti Wonder Dean dan para pesaing Kentucky Derby menunjukkan bahwa kancah dirt Jepang semakin kompetitif di tingkat global.

Pertanyaan besar berikutnya adalah apakah Finger dapat melengkapi gelar Dirt Triple Crown dengan memenangkan Japan Dirt Classic, sekaligus menjadi juara tak terbantahkan dari generasinya di trek dirt. Setelah menang di jarak 1.800 dan 2.000 meter, kuda jantan ini telah menunjukkan keserbagunaan dan ketahanan yang dibutuhkan untuk mewujudkan ambisi tersebut.

Netkeiba

Namun untuk saat ini, pemeringkatan menunjukkan hal yang jelas: Finger adalah pemimpin divisi dirt tiga tahun Jepang tahun 2026, dan kampanye paruh pertamanya telah menempatkannya secara kokoh di pusat generasi baru bintang dirt negeri tersebut.

Sponsored Ad
Bow Echo Pensiun Tak Terkalahkan dengan Raihan Tiga Gelar G1, Usai Alami Cedera Saat Latihan Bow Echo Pensiun Tak Terkalahkan dengan Raihan Tiga Gelar G1, Usai Alami Cedera Saat Latihan

Bow Echo Pensiun Tak Terkalahkan dengan Raihan Tiga Gelar G1, Usai Alami Cedera Saat Latihan

Bow Echo resmi pensiun setelah mengalami cedera saat latihan. Putra Night Of Thunder itu mengakhiri karier dengan rekor sempurna enam kemenangan dari enam start, termasuk tiga gelar G1 bergengsi pada musim 2026.

Baca Selengkapnya
Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Cup 2026 Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Cup 2026

Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Cup 2026

Lebih dari sekadar pacuan, IHR Cup 2026 di Gelanggang Kubu Gadang Payakumbuh adalah adu gengsi dan pelestarian tradisi. Persaingan 15 kelas berebut total hadiah Rp450 juta akan pada 23 Agustus.

Baca Selengkapnya
Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh

Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh

Sir Orbit sempat mengalami masalah peradagan di kaki kanan depannya. Cedera itu belu pulih total dan membuat dia kembali menepi untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
KAI
Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double

Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double

Finger memuncaki Peringkat Kuda Dirt 3 Tahun Jepang 2026 usai menjuarai Haneda Hai dan Tokyo Derby. Simak analisis dan daftar lengkap pemeringkatan JRA!

Baca Selengkapnya
Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional

Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional

Komisi HBA PP PORDASI gelar Pelatihan Pelatih Nasional di PORDASI HQ dan Al Kahfi Stable. Diikuti 30 peserta, bahas PO 13, sport science, dan horse welfare.

Baca Selengkapnya
Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027 Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027

Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027

Saratoga mulai melahirkan kandidat Kentucky Derby 2027. Powerline, The Good Life, dan sejumlah kuda muda berbakat menjadi sorotan musim panas ini.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik

Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik

Sanf Double Crown 2026, Lovcen saat ini menjadi kuda usia 3 tahun paling bersinar di lintasan turf Jepang.

Baca Selengkapnya
Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Dengan rekor 11 kemenangan di lintasan dirt Jepang, Copano Rickey adalah salah satu kuda terhebat di Negeri Sakura

Baca Selengkapnya
Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026 Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Keduanya sempat turun di kelas finalis maupun non-finalis IHR Indonesia Derby 2026. Kini telah pulang ke Sumbar, keduanya bakal meramaikan IHR Cup Payakumbuh 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026 Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Dua kuda yang banyak menjajal pacuan lokal Sumbar ini akan menjajal kelas Calon Derby di IHR Cup 2026.

Baca Selengkapnya
Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Lahir di Amerika Serikat (AS), dibentuk di Jepang dan menjadi juara di Prancis. Seeking the Pearl adalah pionir kuda Jepang di pentas dunia.

Baca Selengkapnya
Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026 Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Pusako Nagura, Ameera Nagura, dan Golden King Dipersiapkan untuk IHR Cup 2026 dari Nagura Stable.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway

Bintang G1 Empat Kali White Abarrio Pensiun dan Bersiap Jadi Pejantan di Gainesway

Usai berlaga di Whitney Stakes, kuda juara G1 empat kali White Abarrio resmi pensiun. Ia akan memulai peran baru sebagai pejantan di Gainesway Farm.

Baca Selengkapnya
Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027 Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Mario Bahar membagikan beberapa foto masa kecil Arceus Nagari setelah kuda jagoan Kelas C itu meninggal dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya
Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga

Deterministic Pertahankan Mahkota G1 Fourstardave di Saratoga

Deterministic takes the G1 Fourstardave Stakes under jockey Kendrick Carmouche for trainer Miguel Clement for the 2nd year in a row, earning a spot in the Breeders' Cup Mile on his sixth consecutive graded stakes win.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Dari tiga race yang diikuti pada tahun 2026, Arceus Nagari belum pernah kalah dan selalu menjadi yang terdepan.

Baca Selengkapnya
Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026 Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

She’s Coming resmi pensiun usai Indonesia Derby 2026. Simak perjalanan emosional 'si Neng' bersama Dani Saddak, dari raihan 2 Kejurnas hingga kini menjadi indukan.

Baca Selengkapnya
Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Arceus Nagari meninggalkan pacuan kuda nasional dengan serangkaian performa impresif. Salah satu yang paling signifikan terjadi di IHR Juni 2026 lalu. Naik dari Kelas D ke Kelas C, Arceus langsung menjadi juara.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Arceus Nagari menghembuskan napas terakhir, Rabu, 12 Agustus 2026. Selamat jalan sang juara.

Baca Selengkapnya
Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari meninggal dunia, Rabu, 12 Agustus 2026, akibat insiden di kandang, usai latihan pagi hari.

Baca Selengkapnya
Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Akhal-Teke dijuluki "Golden Horse" atau bahkan "Heavenly Horse" (Kuda Surga).

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa? Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Baca Selengkapnya
Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Para peternak lokal dengan owner kuda di Sulawesi Utara berlomba-lomba berupaya menghadirkan kuda pacu terbaik di Indonesia.

Baca Selengkapnya
Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026 Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Sejumlah kuda pacu dari puluhan stable di Sulawesi Utara, mulai terlihat berlatih dan menjajal lintasan pacuan jelang Sulut Derby, September 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya