SARGA.CO — Komisi Horseback Archery (HBA) & Tent Pegging Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI) sukses menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional HBA pada 14–15 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta pelatih yang mewakili 14 provinsi di seluruh Indonesia.
Rangkaian pelatihan berlangsung di dua lokasi terpisah. Pada hari pertama, Jumat, 14 Agustus 2026, peserta menerima bimbingan materi teori di PORDASI HQ. Selanjutnya pada hari kedua, Sabtu, 15 Agustus, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan praktik lapangan di Al Kahfi Stable.
Pelatihan ini secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kesetaraan standarisasi program pembinaan, kemampuan dan teknik berkuda, serta pemahaman regulasi Peraturan Organisasi (PO) 13 bagi para atlet HBA melalui peran pelatih bersertifikasi.
Dalam agenda tersebut, tiga narasumber yang dihadirkan memberikan pemaparan materi. Mulai dari Binpres Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI, Bandiyono, memaparkan regulasi terbaru dalam PO 13 untuk menyelaraskan pemahaman aturan antara pusat dan daerah.
Sementara itu Pelatih HBA & Juri Berlisensi IHAA, Azwariansyah, menekankan krusialnya penerapan sport science—seperti latihan fisik khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan HBA—sebagai kunci keberhasilan kompetisi atlet.
Terakhir dari Pelatih Berlisensi WHAF, Najib Hardika menyampaikan materi mengenai teknik berkuda, perawatan kuda (horse welfare), hingga etika kepelatihan profesional.
Deri Asta, Ketua Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI.
Melalui program sertifikasi berstandar nasional ini, PP PORDASI optimistis kesenjangan kualitas atlet antar-daerah dapat teratasi, sekaligus memastikan keselamatan atlet dan kesejahteraan kuda tetap menjadi prioritas utama dalam perkembangan olahraga Horseback Archery di Indonesia.
Install SARGA.CO News
sarga.co