test

Better experience in portrait mode.
Native Diver

Legenda Tak Terjinakkan: Kisah Native Diver, Raja Pacuan Kuda California

SARGA.CO - Dalam sejarah panjang pacuan kuda Amerika Serikat, California telah melahirkan banyak bintang besar. Dari Swaps si pemecah rekor, Best Pal yang meraih jutaan dolar, Lava Man sang penguasa Golden State, hingga California Chrome yang memikat dunia pada 2010-an. Namun, di antara semua nama besar itu, ada satu kuda yang sering disebut sebagai legenda paling “California” dari semuanya: Native Diver.
 

Native Diver
BloodHorse Library

Bukan hanya karena kecepatannya. Bukan hanya karena ketahanannya. Tapi karena kepribadiannya: liar, bandel, tak kenal takut dan selalu berlari dari depan, tanpa kompromi.

Lahir Liar, Hidup untuk Berlari

Dibesarkan dan dimiliki oleh pasangan Louis K. Shapiro, Native Diver sebenarnya nyaris gagal menjadi pelari hebat. Sebagai yearling, ia melukai punggungnya akibat ulahnya sendiri yang terlalu liar. Cedera itu membuatnya berlari dengan kepala tinggi, gaya yang tak lazim namun justru ikonik. Karena sikapnya yang sulit dikendalikan, ia pun digelding. Namun, keputusan itu tak mengubah jiwa liarnya.

Dalam buku Thoroughbred Champions, penulis Jill Williams menggambarkan Native Diver sebagai “seekor kuda dengan hati liar, penuh bakat, dan tak bisa dijinakkan.” Mungkin itulah yang membuatnya begitu istimewa.

Mesin Kecepatan yang Tak Ada Habisnya

Selama tujuh tahun kariernya (1961–1967), Native Diver tampil dalam 81 balapan, memenangkan 37 di antaranya. Ia rata-rata turun dalam belasan balapan setiap tahun, sebuah angka yang hampir mustahil di era modern.

Kecepatannya luar biasa. Ia memecahkan atau menyamai tujuh rekor lintasan, termasuk rekor dunia di Los Angeles Handicap 1965 ketika ia melesat tujuh furlong dalam waktu 1:20 flat.

Dan bukan hanya sprinter, ia juga tahan jarak. Buktinya? Tiga kali juara Hollywood Gold Cup, semuanya menang telak, semuanya dari depan.

Native Diver

Kemenangan ketiganya pada 1967, ketika ia berusia 8 tahun dan menjalani start ke-80, masih dianggap salah satu performa terbesar dalam sejarah pacuan kuda California. Dengan tubuh cokelat tua yang nyaris hitam, Native Diver memimpin sejak start dan menang lima panjang dalam waktu 1:58 4/5 yang fenomenal.

Media kala itu menggambarkannya sebagai sebuah keajaiban. “Kerumunan yang tidak percaya memberikan ovasi hangat dan penuh hormat kepada raja kuda Thoroughbred California,” tulis Independent Star-News pada 16 Juli 1967.

Sang Raja Stakes California

Native Diver memenangkan hampir semua balapan bergengsi di California, banyak di antaranya lebih dari sekali: Malibu Stakes – menang 6¼ panjang, San Francisco Mile – juara dua kali, San Diego Handicap – juara tiga kali, Inglewood Handicap – tiga kali. Kemudian Los Angeles Handicap, San Carlos Handicap, Palos Verdes Handicap – masing-masing dua kali.

Totalnya? Lebih dari selusin kemenangan stakes sepanjang kariernya. Bahkan di era modern, profil setangguh ini, kuat di jarak pendek maupun panjang, konsisten selama bertahun-tahun, hampir tidak pernah ditemukan.

Akhir Tragis Sang Legenda

Setelah memenangkan Del Mar Handicap 1967 dalam rekor lintasan, Native Diver terserang kolik berat. Ia dilarikan ke Universitas California, Davis, namun nyawanya tak tertolong. Ia wafat pada usia 8 tahun, hanya dua minggu setelah kejayaan terbarunya.

Media nasional berduka. San Francisco Examiner menulis:“Bahkan sesi latihan pagi Native Diver adalah pemandangan yang memukau. Ia berlari lebih cepat daripada kebanyakan kuda ketika bertanding.”

Pelatihnya, Buster Millerick, memberikan penghormatan sederhana. “Dia kuda terbaik yang pernah saya latih.”

Warisan yang Abadi

Mencetak lebih dari US$1 juta, menjadikannya California-bred pertama yang mencapai angka itu. Dicintai karena gaya lari liar dan taktis yang unik. Diabadikan dalam Racing Hall of Fame (1978). Dimakamkan di Hollywood Park, kemudian dipindahkan ke Del Mar saat trek legendaris itu ditutup.

Sumber: America's Best Racing

Sponsored Ad
Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa

Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa

Indonesian Grand Prix 2026 resmi berakhir di Arthayasa Stable, Depok. Teuku Rifat Renanda Harsya dan Jendry Palandeng menjadi juara pada dua kelas show jumping paling bergengsi.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby

Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby

Sulawesi Utara membawa kuda Kelas Derby terbanyak diikuti Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Jawa barat, Sumatra Barat punya lebih dari satu ekor kuda sementara Jakarta dan Sumatra Utara berharap pada seekor kuda.

Baca Selengkapnya
Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026 Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026

Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026

Kontingen Sulut membawa 24 kuda ke Indonesia Derby 2026. Nama-nama seperti Nara Eclipse, Kamaka Eclipse, dan Monochrome siap memburu gelar juara.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara 'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara

'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara

Happy Valley Eight to Glory yang merupakan inovasi pacuan kuda dari Hongkong Jockey Club, menjadi pacuan delapan kuda. Forza Toro bersama Joki Joao Moreira menjadi pemenang dengan mewakili Tim Spanyol.

Baca Selengkapnya
Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

Kontroversi foto finis antara Mythical Bay dan Magnetude di Newmarket menjadi contoh menarik untuk memahami cara kerja teknologi foto finis dalam menentukan pemenang pacuan kuda.

Baca Selengkapnya
Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin

Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis

Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis

Ravelio tampil dominan untuk memenangi balapan dengan keunggulan lima panjang kuda atas P. Musang King. Duel ketat P. Super Montong dan Putri Jelita berebut posisi ketiga juga kian panas.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final

Roman the King, Scarlett the Queen, Matteo, Alexandra Aesthetic, Remo Eclipse akan bersaing dengan 30 kuda lain berebut 12 tiket babak final IHR Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin

Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin

Princess Gavi, Romantic Spartan, Duke BB, Romeo Berjaya, Centauri, Khasmir BB, dan Manik Siwa melepas diri dari bayang-bayang King Argentin yang identik dengan kuda Derby angkatan 2025

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia

Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final

Marino the King, Red Sparta, dan Alarcos Nagari akan bertarung mencoba menjadi yang terbaik di kuda-kuda debutan angkatan 2026 ini.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final

Fiona of Khalim, Kana Eclipse, Miss Kimberly, dan 11 ekor kuda lainnya akan beradu cepat untuk memastikan tiket ke babak final IHR Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi

Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi

Saga Serumpun, King Asva, Aurora of Khalim, Nara Eclipse, Monochorome, akan bertarung dengan kuda-kuda tangguh usia 3 tahun lainnya untuk mengamankan tiket ke babak Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru? Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru?

Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru?

Baca Selengkapnya
Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri

Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable

Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable

PP PORDASI menegaskan kontingen dalam Kejurnas Pacuan Kuda menempel pada kuda, bukan stable. Kuda peserta Seri 1 wajib membela daerah yang sama pada Seri 2.

Baca Selengkapnya
Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung

Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung

Kuda asal Inggris, Title Role memenangi G1 Belmont Derby 2026 di Saratoga setelah mengalahkan West End Kid hanya dengan selisih hidung. Saratoga Derby menjadi target berikutnya.

Baca Selengkapnya
Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Sulawesi Utara, Eclipse Stable Bakal Turunkan 8 Ekor Kuda Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Sulawesi Utara, Eclipse Stable Bakal Turunkan 8 Ekor Kuda

Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Sulawesi Utara, Eclipse Stable Bakal Turunkan 8 Ekor Kuda

Eclipse Stable akan mewakili Kontingen Sulawesi Utara di Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60, IHR Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho? Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho?

Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho?

Lovcen tinggal selangkah lagi meraih Japanese Triple Crown setelah memenangi Satsuki Sho dan Japanese Derby. Simak analisis peluangnya menghadapi ujian berat di Kikuka Sho sejauh 3.000 meter.

Baca Selengkapnya
Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026 Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026

Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026

Sir Orbit dan Milea Guti mengalami cedera saat persiapan Indonesia Derby 2026 dan batal berangkat ke Pangadaran.

Baca Selengkapnya
Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026 Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026

Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026 Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026

Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026

Mumun sukses membalas kekalahan dari Artemis setelah memenangi duel sengit di Race 7 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas E 1.200 meter. Simak momen-momen terbaiknya dalam galeri foto.

Baca Selengkapnya
PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki

PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki

Duel Naga Sembilan dan Triple SS di IHR Piala Paku Alam 2026 berjalan ketat dari start sampai finis, bagaimana rasanya menonton keseruannya dari atas pelana?

Baca Selengkapnya
P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter

P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter

P. Sapu Jagat menaklukkan tantangan start dari gate terluar untuk menjuarai Race 6 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas C Sprint 1.100 meter. Simak momen-momen terbaiknya dalam galeri foto.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda

Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda

Jantar Mantar resmi pensiun dari dunia pacuan setelah menjadi kuda pertama yang menyapu empat G1 mile JRA. Kini sang juara akan menjadi pejantan di Shadai.

Baca Selengkapnya