SARGA.CO - Sir Orbit bakal absen dalam Indonesia's Horse Racing (IHR) Indonesia Derby 2026. Salah satu kuda harapan Kontingen Sumatra Barat di Kelas Derby itu mengalami masalah pada tendon kakinya sekitar 10 hari sebelum keberangkatan ke Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat.
Pelatih Sir Orbit, Tuan Amris, mengkonfirmasi bakal absennya kuda milik Emeral Stable, anak dari Touareq dan Putri Koto itu, di Indonesia Derby 2026. Amris menjelaskan kalau Sir Orbit tidak pincang, pun tidak ada tanda bengkak di tendonnya. Dia pun sebenarnya masih bisa berlari saat latihan.
"Tanggal 25 [Juni 2026], itu saya pencet [tendon kanan depan], dia nyeri kalau ditekan. Saya minta USG sama Dokter Ali, hasilnya ada radang," terang Amris, saat berbincang dengan Sarga, Sabtu, 4 Juli 2026.
Selepas pemeriksaan itu, harapan sebenarnya masih ada. Jika radang di tendon tak parah, Sir Orbit diharapkan bisa pulih dan tetap berangkat ke Pangandaran. Kurang lebih lima hari Sir Orbit menepi dan mengkonsumsi obat.
"Tapi sampai tanggal 2 [Juli 2026], saya pencet lagi tendon kanan depannya, masih nyeri --kakinya mengangkat. Berarti radangnya serius," tambah Amris.
Sir Orbit pun batal ikut rombongan Kontingen Sumbar ke lokasi pacuan Indonesia Derby 2026, Sabtu, 4 Juli 2026. Amris mengatakan, keputusan itu juga langsung dia informasikan ke Kontingen Sumbar.
Mencegah Cedera yang Lebih Parah
Amris menjelaskan kalau dihitung secara matematis dengan skenario terbaik, radang di tendon tak kelewat serius, masalah di kaki kanan depan Sir Orbit bisa selesai dalam waktu 3 minggu.
tutur pelatih yang kerap memakai topi koboi itu.
Dia juga mengatakan risiko besar di Indonesia Derby, karena setelah babak penyisihan, dua minggu kemudian kuda harus lari lagi di babak final. Apalagi dua race itu dipastikan akan berjalan dengan tensi tinggi mengingat ini salah satu lomba, kalau bukan yang paling prestisius, di IHR..
"Makin cepat kuda lari, makin berat tegangan di tendon itu. Makanya saya memilih untuk istirahat sambil kasih obat," terang Amris.
Lebih lanjut pelatih senior itu menjelaskan tendon berfungsi untuk menjaga kaki saat kuda melakukan tolakan ke tanah saat berlari. Saat kaki kanan melakukan tolakan ke tanah untuk mendorong tubuh ke depan, tendon berfungsi menahan beban dan menyalurkan tenaga. Sehingga pencegahan yang dilakukan saat ini untuk mencegah cedera yang lebih parah di kemudian hari.
Amris juga memaparkan metode memencet tendon dia adaptasi dari cara para pelatih kuda Amerika Serikat. Dia pun secara konsisten memeriksa kondisi kaki Sir Orbit. Sejak Sabtu, 20 Juni sampai Selasa, 23 Juni dia selalu menekan tendon Sir Orbit dan tidak ada masalah. Dua hari kemudian Sir Orbit mulai bereaksi saat tendonnya ditekan. Benar saja, ada peradangan.
Dengan pencegahan ini, meski Sir Orbit dipastikan tidak akan melintas di Indonesia Derby 2026, Tuan Amris berharap pemulihan berjalan lancar sehingga program untuk pelatihan di fase umur 4 tahun bagi Sir Orbit bisa segera dilakukan.
Install SARGA.CO News
sarga.co