SARGA.CO — Di balik kekuatan dan kecepatannya di lintasan, kuda ternyata menyimpan sisi emosional yang jarang disadari. Pertanyaan yang sering muncul, apakah kuda bisa merasa kehilangan seperti manusia?
Jawabannya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”. Namun berbagai penelitian dan pengamatan menunjukkan satu hal yang jelas, kuda memang bisa mengalami sesuatu yang sangat mirip dengan rasa duka.
Ikatan Sosial yang Sangat Kuat
Kuda adalah hewan sosial yang hidup dalam kelompok (herd). Mereka membangun hubungan jangka panjang, bahkan bisa bertahun-tahun dengan individu tertentu.
Ikatan ini bukan sekadar kebiasaan, tetapi lebih ke hubungan emosional. Dalam teori perilaku, ketika ada keterikatan, maka kehilangan akan memicu respons emosional, termasuk stres atau duka.
Apa yang Terjadi Saat Kuda Kehilangan Temannya?
Ketika seekor kuda kehilangan pasangan atau teman dekatnya, perubahan perilaku sering terlihat jelas, seperti, nafsu makan menurun, lebih sering menyendiri
terlihat gelisah atau cemas, aktivitas berkurang, tampak lesu dan mengeluarkan suara berbeda atau lebih sering memanggil.
Perubahan ini menjadi tanda bahwa kuda merasakan dampak emosional dari kehilangan. Dalam beberapa kasus, kuda bahkan terlihat mendekati tubuh temannya yang telah mati, mengendus atau “membangunkan” seolah belum memahami apa yang terjadi.
Apakah Itu Benar-Benar “Duka”?
Para ilmuwan masih memperdebatkan apakah ini bisa disebut “grief” seperti pada manusia. Sebagian ahli menyebutnya sebagai separation distress (stres karena perpisahan). Namun banyak peneliti modern percaya ada kontinuitas emosi antara manusia dan hewan.
Artinya, meski tidak sekompleks manusia, kuda tetap memiliki versi emosinya sendiri terhadap kehilangan.
Tidak Selamanya, Tapi Tetap Nyata
Berbeda dengan manusia, duka pada hewan biasanya tidak berlangsung terlalu lama dan tidak melibatkan refleksi mendalam. Namun bukan berarti tidak nyata. Justru secara evolusi, terlalu lama berduka bisa membahayakan kelangsungan hidup mereka.
Dalam dunia pacuan maupun peternakan, pemahaman ini penting agar manusia bisa lebih bijak dalam memperlakukan dan merawat kuda—terutama saat mereka kehilangan “teman hidupnya”. Di balik derap kaki di lintasan, ternyata ada sisi lain yang jarang terlihat, kuda juga bisa merasakan kehilangan dengan cara mereka sendiri.
(Sumber: horsesport.com)
Install SARGA.CO News
sarga.co