SARGA.CO - Di tengah sisa-sisa desa hantu Chernobyl, seekor kawanan kuda muncul dari hutan, sebuah penampakan tak terduga yang membuat tim nonprofit terkejut melihat spesies 'kritis terancam punah' ini justru berkembang di salah satu wilayah paling tercemar di dunia.
Tim Dogs of Chernobyl, bagian dari Clean Futures Fund, sebuah organisasi nirlaba yang mendukung komunitas terdampak bencana nuklir jangka panjang, merekam momen langka ini saat mereka melihat kuda Przewalski bergerak melalui Zona Eksklusi Chernobyl seluas 1.600 mil persegi yang ditinggalkan setelah ledakan nuklir 1986. Video tersebut kemudian diunggah ke TikTok (@dogsofchernobyl) dan telah ditonton lebih dari 8,3 juta kali.
Spesies Kuda Liar Terakhir di Dunia
Kuda Przewalski dikenal sebagai satu-satunya spesies kuda liar yang tersisa di dunia, menurut Smithsonian National Zoo & Conservation Biology Institute. Dahulu, spesies ini sempat punah di alam liar karena persaingan dengan manusia dan hewan ternak serta perubahan lingkungan.
Upaya konservasi berhasil mengembalikan populasi mereka di Mongolia, China, Kazakhstan, dan, secara mengejutkan, di zona radioaktif Chernobyl.
Menurut Jennifer Betz, direktur medis hewan Dogs of Chernobyl, sebanyak 31 kuda diperkenalkan ke wilayah ini antara 1998–1999 sebagai bagian dari 'eksperimen rewilding', mengembalikan hewan liar ke habitat tanpa manusia. Zona bebas manusia ini memberi lingkungan unik bagi kuda untuk berkembang.
Populasi kuda meningkat secara bertahap, dan pada 2021 diperkirakan mencapai 150–180 ekor, meski data terbaru belum tersedia karena konflik antara Rusia dan Ukraina.
“Biasanya kami hanya melihat mereka dari jauh, tapi kali ini mereka sangat dekat. Sangat menakjubkan bisa duduk dan mengamati mereka cukup lama. Spesies ini benar-benar unik dan sangat megah,” ujar Betz.
Dalam video, seekor kuda Przewalski berjalan menyeberangi jalan menuju hutan, berhenti, dan menatap tim. Mereka mengikuti kuda itu hingga bertemu kawanan lain, diperkirakan sekitar tujuh ekor.
Meski belum ada perhitungan terbaru, beberapa kuda memang hilang selama bertahun-tahun, termasuk kejadian tragis musim panas lalu saat seekor kuda menginjak ranjau darat.
(Sumber: newsweek.com)
Install SARGA.CO News
sarga.co