SARGA.CO - Sebuah boneka kuda dengan wajah sedih yang tak terduga kini mencuri perhatian pasar mainan global, menunjukkan bagaimana tren budaya internet dapat mengubah hal kecil menjadi fenomena populer dunia.
Boneka kuda berbulu lembut ini, yang dijuluki “Crying Horse”, awalnya dibuat untuk menyambut Tahun Kuda dalam penanggalan China. Namun sebuah kesalahan produksi membuat mulut boneka tersebut dijahit terbalik sehingga tampil dengan ekspresi murung dan seolah menangis, bukan senyum ceria seperti yang direncanakan.
Daripada dianggap cacat, ekspresi unik itulah yang justru menarik simpati netizen di China. Unggahan foto boneka dengan ekspresi sedih itu segera menjadi viral di platform media sosial, dengan jutaan pengguna membagikannya secara luas dan menciptakan tren baru di dunia maya.
Reaksi global pun tak kalah cepat. Melihat potensi pasar yang tiba-tiba terbuka, pabrik dan toko mainan di Yiwu International Trade City, salah satu pusat perdagangan barang kecil terbesar di dunia, meningkatkan produksi secara drastis. Dalam waktu singkat, lini produksi yang semula hanya dua, kini berkembang menjadi lebih dari sepuluh untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, termasuk dari pembeli luar negeri seperti Rusia dan Afrika Selatan.
Permintaan harian untuk boneka “Crying Horse” melonjak tajam, dengan ribuan unit terjual setiap hari. Tak hanya orang dewasa saja yang tertarik; banyak pembeli yang justru memilih untuk membeli pasangan boneka, satu dengan wajah sedih dan satu versi lain yang tersenyum, sebagai simbol keseimbangan emosi atau sekadar barang lucu untuk koleksi.
Fenomena ini mencerminkan bagaimana kekuatan media sosial dan daya tarik emosional sebuah produk, bahkan yang lahir dari kesalahan kecil, dapat menciptakan tren yang melampaui batas negara. Boneka “Crying Horse” kini bukan sekadar mainan, tetapi juga simbol budaya pop yang menunjukkan bahwa kadang ekspresi sederhana mampu menyentuh rasa banyak orang di seluruh dunia.
(Sumber: cgtn.com)
Install SARGA.CO News
sarga.co