SARGA.CO—Semangat kompetisi dan ketatnya adu gengsi kembali mengguncang Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, DI Yogyakarta. Indonesia's Horse Racing (IHR): Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-59 Seri II 2025 resmi digelar pada Minggu, 19 Oktober 2025.
Kali ini, 152 kuda pacu terbaik turun ke lintasan untuk memperebutkan total hadiah Rp600 juta yang terbagi dalam 18 kelas pertandingan.
Pada nomor jarak pendek, sorotan tertuju pada Kelas A Super Sprint berjarak 1.300 meter dengan hadiah Rp70 juta. Kelas ini jadi ajang adu cepat murni, tempat kuda dengan akselerasi dan kekuatan jarak pendek berebut kemenangan.
Sementara di nomor jarak jauh, perhatian terpusat ke Kelas A Star of Stars dengan jarak 2.200 meter. Kelas ini juga memperebutkan total hadiah sebesar Rp70 juta.
Sebagai salah satu kelas paling bergengsi, Star of Stars menghadirkan pembuktian sejati para kuda juara. Di kelas ini, gelar pemenang hanya bisa diraih lewat kombinasi ketahanan, kecepatan, dan strategi matang.
Sederet nama kuda yang tak asing di lintasan pacu Tanah Air kembali jadi sorotan. Salah satunya Princess Gavi, yang kali ini mencoba kemampuannya di Kelas A Super Sprint. Juara kedua di Kelas Derby - 2.000 meter di IHR: Indonesia Derby 2025 itu mendapat tantangan berat karena harus berhadapan dengan spesialis jarak pendek seperti Dewa United dh. Sunlight Nagari dan Dominator dh. King Talago.
Dewa United dh. Sunlight Nagari dikenal sebagai kuda yang konsisten di kelas sprint. Tercatat dengan prestasi impresif selalu finis di tiga besar dalam empat kejuaraan terakhir.
Sementara itu, Dominator dh. King Talago juga memiliki reputasi yang tak kalah gemilang. Kuda yang mewakili kontingen Jakarta ini dua kali turun di kelas sprint dan dua kali pula keluar sebagai juara pertama.
Di tengah dominasi nama-nama besar itu, kehadiran Princess Gavi menambah tensi persaingan. Terhitung sebagai pendatang di lintasan sprint, ia membawa harapan sekaligus teka-teki bagi para pencinta pacuan kuda.
Sementara di Kelas A Star of Stars, sorotan utama tertuju pada Queen Divona. Sang ratu lintasan kembali tampil setelah sukses merebut gelar Star of Stars tahun 2024, sekaligus mencatatkan rekor impresif sebagai juara di nomor menengah hingga jarak jauh.
Namun, perjalanannya kali ini tidak akan mudah. Naga Sembilan dh. Leonidas hadir sebagai penantang kuat dengan catatan konsisten mengunci posisi pertama atau pun kedua di kelas berjarak 2.000 meter.
Di sisi lain, Triple S dh. Noel Sion juga layak diperhitungkan. Rekam jejaknya di nomor 2.000 meter tak kalah impresif, menjadikannya ancaman nyata bagi siapa pun yang mengincar podium tertinggi.
Ratusan pasang mata menjadi saksi lahirnya bintang baru di lintasan pacu Tanah Air. Bagi penonton yang hadir langsung, SARGA.CO menyediakan dua kategori tiket.
Tiket VIP seharga Rp500.000 sudah termasuk racebook (selama persediaan masih ada). Sedangkan tiket Regular seharga Rp10.000, racebook dijual terpisah seharga Rp30.000. Seluruh kategori tiket bisa didapatkan secara on the spot.
Sedangkan untuk kategori tiket anak dengan tinggi di bawah 100 cm, harga tiket Regular Rp5.000, sementara itu untuk kategori VIP seharga Rp300.000.
Tak hanya kategori tiket berbayar, terdapat area khusus yang bisa diakses secara gratis. Dengan demikian, kemeriahan dan ketegangan pertandingan bisa dirasakan oleh masyarakat luas.
Pemilihan Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, DI Yogyakarta sebagai tuan rumah kembali menegaskan reputasinya, sekaligus menjadi wadah untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat di sekitar arena. Gelaran ini diharapkan memberi dampak positif bagi sport tourism dan perekonomian lokal.
Seiring meningkatnya tensi persaingan dan hadirnya kuda-kuda terbaik, atmosfer pacuan kian memanas. Indonesia's Horse Racing: Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-59 Seri II 2025 pun dipastikan menyajikan duel berkelas di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung.
Bersiap menyaksikan lahirnya bintang baru di lintasan pacu Indonesia?
Install SARGA.CO News
sarga.co