SARGA.CO - Siapa yang pernah menonton langsung pacuan kuda secara langsung dan susah menemukan jagoannya karena warna mereka hampir sama? Biasanya mereka kebingungan karena tidak tahu nomor pelana dari kuda andalannya.
Kalau pernah mengalaminya, kamu jangan langsung minder dan kapok. Banyak orang yang juga sering salah sebut warna kuda.
Klasifikasi warna kuda memang sangat beragam dan saru
Di luar negeri, warna kuda bisa dibagi menjadi puluhan jenis. Mulai dari bay, chesnut, seal brown, ron, perlino, dan lain-lain. Istilah-istilahnya spesifik dan perlu waktu untuk memahaminya.
Beruntung kita tinggal di Indonesia yang memakai sistem yang lebih sederhana. Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI) telah menyusun Studbook Indonesia yang hanya mengakui tujuh kelompok warna.
Studbook tersebut mengakui kuda warna putih, kelabu yang lebih sering disebut dawuk, merah, jeragem, hitam, napas, dan bopong atau kuning keemasan seperti krem.
Penggemar kuda juga semakin dimudahkan karena kuda yang dipertandingkan di pacuan kebanyakan memiliki tiga warna dari tujuh standar yang disebutkan dalam Studbook itu.
Pada lintasan pacuan kuda Indonesia, kuda yang bertanding didominasi warna merah, napas, dan jeragam.
Patokan warna kuda juga tidak hanya dilihat dari badannya saja. Warna Merah biasnya hadir pada kuda coklat dengan surai dan ekor berwarna hitam. Ciri umumnya adalah badannya berwarna coklat tapi rambutnya gelap.
Sementara warna napas digunakan untuk kuda coklat dengan surai dan ekor yang juga coklat. Dari ujung telinga sampai ujung ekor semuanya satu warna.
Lalu ada jeragem yaitu warna coklat gelap hampir seperti hitam. Perlu diingat bahwa warna ini bisa mudah mengecoh mata ketika kuda dalam kondisi basah atau berkeringat, warnanya bisa mudah mengecoh mata.
Tak mengherankan jika banyak orang menyebutnya hitam padahal Studbook mencatatnya sebagai warna jragem.
Namun untuk urusan lari di lintasan, warna memang tidak mempengaruhi kecepatan kuda. Kemenangan hanya diperoleh dari faktor genetik, latihan, dan strategi yang jauh lebih menentukan.
Warna menjadi penting sebagai sebuah identitas dari seekor kita. Bagi penikmati pacuan, warna kuda menjadi salah satu cara mengenali jagoannya. Jadi lain kali saat lihat kuda di lintasan, coba perhatikan lagi merah, napas, atau jeragam.
Install SARGA.CO News
sarga.co