SARGA.CO- Persiapan sirkuit untuk FIA Rallycross World Cup 2026 di Ancol, memasuki tahap berikutnya. Sekitar minggu ketiga Mei 2026, Tim Mrk1 Consulting dan Driven datang ke Jakarta untuk memantau langsung bekas sirkuit Formula E tersebut.
Bersama tim dari SARGA, Managing Director Mrk1, Mark Hughes, datang langsung ke Ancol untuk melakukan penilaian akhir tata letak sirkuit (final assessment circuit layout).
“Kami di sini untuk mengerjakan adaptasi sirkuit Formula E untuk acara rallycross FIA yang akan datang pada bulan Desember,” tutur Hughes di Sirkuit Ancol, Rabu (20/5/2026).
Hughes mengatakan kalau modifikasi dari trek Formula E menjadi trek rallycross merupakan tantangan tersendiri. Prosesnya harus dilakukan dengan tepat dan presisi agar bisa menghadirkan trek yang andal.
Tapi dia melihatnya sebagai sebuah tantangan baru
tambah Hughes.
Hughes juga menjanjikan audiens dan penggemar balapan di Indonesia sebuah ajang yang tak hanya menarik tapi juga menjanjikkan pertunjukan adu balap yang serba cepat pada 5-6 Desember 2026.
“Anda akan senang mengetahui bahwa kami sedang memodifikasi trek Formula E dengan cara yang tepat dan kami akan membuat trek World Rallycross. Jadi, lokasi ini akan memiliki homologasi, homologasi tingkat 3 untuk Formula E dan homologasi tingkat 6R untuk rallycross, dan kami sangat antusias,” tambahnya.
Mrk1 didirikan pada tahun 2013, adalah konsultan spesialis pengembangan dan pengoperasian venue olahraga motor. Berbekal pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pengembangan dan operasional sirkuit di berbagai negara, Mrk1 terlibat mulai dari perencanaan, implementasi, pengoperasian, hingga keberlanjutan venue.
Sirkuit balap sepeda motor Mandalika menjadi salah satu trek di dunia yang melalui supervisi mereka. Selain itu ada juga Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi, Sirkuit Jeddah Corniche, Sirkuit Chang Internasional di Buriram, Thailand, dan Sirkuit Zhejiang, di Shaoxing Cina, yang masuk portofolio mereka.
Install SARGA.CO News
sarga.co