SARGA.CO - Tidak semua kemenangan hanya soal menjadi yang tercepat. Bagi Mumun, kemenangan di Indonesia's Horse Racing (IHR) King's Cup Series: Piala Paku Alam 2026 adalah tentang membalas kekalahan, membuktikan kualitas, dan merebut takhta yang sempat lepas dari genggaman.
Dalam Race VII Kelas E 1.200 Meter, kuda andalan Sukun Stable itu tampil luar biasa untuk mengalahkan rival lamanya, Artemis, sekaligus menegaskan dirinya sebagai penguasa baru di kelas E.
Atmosfer panas sudah terasa bahkan sebelum perlombaan dimulai. Pasalnya, publik masih mengingat duel sengit antara Mumun dan Artemis pada ajang Triple Crown & Pertiwi Cup 2026 bulan April lalu. Saat itu, Artemis berhasil menggagalkan ambisi Mumun untuk meraih hasil terbaik. Dua bulan berselang, keduanya kembali dipertemukan di lintasan yang sama-sama menuntut kecepatan dan keberanian.
Dan kali ini, Mumun datang dengan misi yang jelas: membalas kekalahan. Ketika starting gate terbuka, kuda betina berusia enam tahun itu langsung menunjukkan niatnya. Bersama joki Achmad Saefudin, Mumun melesat ke depan dan mengambil alih pimpinan lomba sejak langkah pertama.
Di belakangnya, Beladona, Danasura, dan Artemis berusaha menjaga jarak agar tidak kehilangan kontak dengan sang pemimpin. Namun Mumun tidak memberikan kesempatan mudah.
Hasil perkawinan pejantan Wisnu Aji dan indukan Kanjeng Marni tersebut terus menjaga ritme di posisi terdepan. Sementara itu, Artemis yang semula berada di posisi keempat mulai meningkatkan kecepatan dan perlahan mendekati pemimpin lomba.
Ketegangan yang pernah tersaji pada Triple Crown & Pertiwi Cup kembali terulang. Artemis terus menekan, berusaha merebut posisi terdepan dan mengulang hasil kemenangan sebelumnya. Namun kali ini situasinya berbeda.
Mumun tampil lebih matang, lebih tenang, dan lebih siap menghadapi tekanan. Meter demi meter berlalu, tetapi Mumun tetap menjaga keunggulan. Bahkan ketika Artemis berhasil mendekat dan memberikan ancaman serius di fase akhir perlombaan, Mumun tidak kehilangan fokus.
Sorak kemenangan pun pecah dari kubu Sukun Stable. Setelah sempat harus mengakui keunggulan Artemis beberapa bulan sebelumnya, Mumun akhirnya berhasil membalikkan keadaan. Kemenangan ini bukan hanya menghadirkan trofi Piala Blue Blood Stable dan hadiah Rp15 juta, tetapi juga menandai pergantian penguasa di Kelas E.
Hasil Race VII Kelas E – 1.200 Meter
Install SARGA.CO News
sarga.co