SARGA.CO – Saga Serumpun membuktikan kelasnya sebagai spesialis pacuan jarak jauh dengan penampilan nyaris sempurna di Kejuaraan Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026. Kuda andalan Serumpun Stable asal Sumatera Barat itu sukses menjuarai Race XVI Kelas 3 Tahun Derby Non Finalis – 2.000 Meter di Lapangan Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, Minggu 26 Juli 2026.
Tampil bersama joki Angel Manarisip, Saga Serumpun menguasai jalannya perlombaan sejak pintu start dibuka hingga menyentuh garis finis. Kemenangan tersebut mengantarkan kuda jantan merah hasil persilangan Dubai's Choice dan Voting Luck itu membawa pulang Piala KAI dengan total hadiah Rp15 juta.
Langsung Tancap Gas Sejak Start
Race ke-16 yang diikuti tujuh peserta langsung berlangsung menarik begitu starting gate dibuka. Saga Serumpun tampil agresif dengan mengambil alih posisi terdepan sejak langkah pertama. Di belakangnya, Cassius Warrior dan P. Dua berusaha menjaga jarak sambil terus membayangi sang pemimpin lomba.
Ketiga kuda itu bahkan sempat memisahkan diri dari rombongan lain, meninggalkan empat peserta yang tertinggal cukup jauh pada putaran awal lintasan sepanjang 2.000 meter. Meski memimpin, Saga Serumpun tidak terburu-buru menambah kecepatan. Bersama Angel Manarisip, ia memilih menjaga ritme agar tetap memiliki tenaga saat memasuki fase penentuan.
Ancaman Datang dari P. Kenangan Borneo
Persaingan mulai berubah memasuki paruh kedua perlombaan. P. Kenangan Borneo, yang dikendarai Rian Firmansyah, mulai meningkatkan kecepatan dan berhasil melewati Cassius Warrior untuk naik ke posisi kedua.
Aksi tersebut membuat jalannya lomba berubah menjadi duel antara Saga Serumpun dan P. Kenangan Borneo. Jarak di antara keduanya terus menipis, terutama ketika memasuki lintasan lurus terakhir. Sorak penonton semakin riuh melihat P. Kenangan Borneo terus memangkas selisih dengan pemimpin lomba.
Bertahan di Bawah Tekanan
Memasuki 400 meter terakhir, tekanan terhadap Saga Serumpun semakin besar. P. Kenangan Borneo terus melancarkan serangan dan sempat membuat peluang kemenangan terbuka lebar. Namun Saga Serumpun tetap tenang menjaga kecepatannya.
Aksi kejar-kejaran berlangsung hingga beberapa meter sebelum garis finis. Meski P. Kenangan Borneo berhasil mendekat, Saga Serumpun masih memiliki cukup tenaga untuk mempertahankan keunggulan dan menjadi kuda pertama yang menyentuh garis akhir. P. Kenangan Borneo harus puas finis di posisi kedua, sementara Cassius Warrior mengamankan podium ketiga.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Saga Serumpun memiliki kombinasi kecepatan, stamina, dan konsistensi yang sangat baik di lintasan panjang. Alih-alih mengandalkan sprint pada akhir lomba, Saga Serumpun justru memilih mengendalikan perlombaan sejak awal. Strategi tersebut terbukti efektif untuk meredam tekanan para pesaing hingga garis finis.
Hasil Race XVI Kelas 3 Tahun Derby Non Finalis – 2.000 Meter
Install SARGA.CO News
sarga.co