SARGA.CO - Jelang Kejuaraan Nasional Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Seri I 2026, yang akan terselenggara dalam tajuk Indonesia's Horse Racing (IHR) Indonesia Derby 2026, kontingen DKI Jakarta tak punya harapan muluk-muluk. Mereka bakal berupaya mencuri sejumlah poin, meski dengan keterbatasan line up kuda yang dimiliki.
(Bagaimana sistem poin di Kejurnas Pacuan PORDASI 2026? Yuk, cek di sini)
Setelah menghadirkan kejutan dengan meraih peringkat 1 Kejurnas Pacuan Kuda Seri II 2025 lalu, kini Kontingen DKI Jakarta kembali akan mengumpulkan poin dari race-race di Kelas Kelompok Umur. Ajang IHR di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, itu akan menjadi modal penting untuk mengejar Piala Kejurnas 2026.
tutur Ketua Komisi Pacuan Pengprov PORDASI DKI Jakarta, Bagus Haryanto, kepada Sarga, Kamis, 24 Juni 2026.
Melihat daftar peserta race dari beberapa rangkain IHR terakhir, di Kelas Derby memang hanya ada kuda Suntora Berjaya dari Aisyah Berjaya Stable dan Ratu Adara dari Adara Stable yang sempat turun di Kelas Derby. Sementara untuk kelas ukuran lain, juga belum ada kuda dari Jakarta yang benar-benar berjaya.
Berkaca dari kondisi kuda di kelas kolmpok umur yang kurang diunggulkan, Bagus mengatakan rencana untuk mengistirahatkan sejumlah kuda dari kontingen DKI Jakarta. Harapannya kuda-kuda dengan tenaga yang penuh kembali bisa menunjukkan performas optimal di Kejurnas Seri 2, yang akan memperhitungkan poin di kelas kelimpok ukuran.
"[Kontingen] DKI Jakarta juga tidak akan terlalu banyak menurunkan kuda untuk pacuan tambahan. Jadi kebanyakan kuda kana diistirahtkan, tapi tetap ikut [IHR Indonesia Derby 2026]. Nah, nanti di Kejurnas Seri 2, biasa baru keluar semua kuda-kuda DKI Jakarta," tutur Bagus.
Skenario serupa juga terjadi di Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI 2025 lalu. Kontingen DKI Jakarta menyelesaikan Seri I dengan poin 33 poin, tertinggal dari Jawa Barat (50 poin) dan Jawa Tengah (41 poin). Namun di Seri 2, DKI Jakarta berhasil mengumpulkan 52,5 poin (total 85,5 poin) unggul dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Kontingen DKI Jakarta juga membawa pulang trofi bergilir Piala Presiden 2025 yang sebelumnya dipegang Jawa Barat.
Install SARGA.CO News
sarga.co