SARGA.CO – Akselerasi eksplosif Ombudsman di 400 meter terakhir mengantar dirinya kembali menjadi raja Prince of Wales's Stakes, Rabu, 17 Juni 2026. Kemenangan empat panjang kuda yang diraih di Royal Ascot 2026 itu sekaligus menempatkannya sebagai kuda pertama dalam 31 tahun terakhir yang mampu mempertahankan gelar pada balapan bergengsi tersebut.
Prestasi tersebut terasa semakin istimewa mengingat kualitas lawan yang dihadapi. Prince of Wales's Stakes merupakan salah satu balapan jarak menengah paling prestisius di Inggris dengan total hadiah mencapai £1 juta, menjadikannya salah satu lomba paling bernilai dalam rangkaian Royal Ascot tahun ini.
Ombudsman harus menghadapi Daryz, juara Prix de l'Arc de Triomphe yang datang dengan modal tiga kemenangan Grup 1 secara beruntun, serta Minnie Hauk, pemenang Oaks 2025 yang sebelumnya tampil kompetitif di Arc. Kehadiran Almaqam, pemenang Grup 1 asal Irlandia, semakin menegaskan kualitas lapangan yang harus ditaklukkan sang juara bertahan.
Saat pintu start terbuka, Devil's Advocate dan Mississippi River langsung mengambil inisiatif memimpin jalannya balapan dan menjaga tempo tinggi sejak awal. Para unggulan memilih menunggu momentum di belakang rombongan terdepan sambil menyimpan tenaga untuk fase penentuan.
Memasuki sekitar 400 meter terakhir, sejumlah peserta mulai kesulitan mempertahankan ritme. Namun Joki William Buick tetap tenang di atas Ombudsman dan tidak tergesa-gesa meminta kudanya bergerak lebih awal.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Ketika memasuki lintasan lurus, Ombudsman melepaskan akselerasi dahsyat yang langsung mengubah jalannya perlombaan. Dalam beberapa langkah saja, ia melesat melewati Daryz dan Minnie Hauk sebelum menjauh tanpa mampu dikejar para rivalnya.
Ombudsman akhirnya menyentuh garis finis dengan keunggulan empat panjang atas Minnie Hauk yang menempati posisi kedua. Sementara Daryz harus puas finis ketiga.
ujar pelatih John Gosden setelah balapan, mengutip rilis resmi Royal Ascot.
Kemenangan tersebut memastikan Ombudsman mencatatkan namanya dalam sejarah Royal Ascot sebagai kuda keempat yang mampu memenangkan Prince of Wales's Stakes dua tahun berturut-turut. Ia menjadi yang pertama melakukannya sejak Muhtarram pada edisi 1994 dan 1995.
Menariknya, Muhtarram juga dilatih oleh John Gosden. Berkat keberhasilan Ombudsman, pelatih senior tersebut kini mengoleksi tujuh kemenangan dalam Prince of Wales's Stakes sepanjang kariernya.
Bagi Godolphin dan William Buick, hasil ini kembali menunjukkan perkembangan impresif Ombudsman yang semakin matang seiring bertambahnya usia. Dari 12 kali tampil sepanjang kariernya, Ombudsman kini telah mengoleksi sembilan kemenangan.
Selain membawa pulang hadiah utama, kemenangan ini juga memberikan tiket otomatis menuju Breeders' Cup Turf yang akan digelar akhir tahun nanti, membuka peluang bagi Ombudsman untuk kembali menunjukkan kualitasnya di panggung internasional.
Royal Ascot merupakan salah satu festival balap kuda paling bergengsi di dunia dan menjadi bagian penting dari kalender olahraga musim panas Inggris. Diselenggarakan selama lima hari di Ascot Racecourse, ajang ini setiap tahun menarik ratusan ribu penonton, mulai dari pecinta pacuan kuda, tokoh publik, hingga anggota keluarga kerajaan Inggris.
Edisi 2026 berlangsung pada 16 hingga 20 Juni dan kembali menghadirkan sejumlah balapan Grup 1 dengan total hadiah jutaan pound sterling. Selain kualitas kompetisinya yang tinggi, Royal Ascot juga dikenal karena tradisi dan atmosfer khasnya yang memadukan olahraga elite, fesyen, serta budaya Inggris dalam satu perhelatan yang mendunia.
Di tengah deretan balapan bergengsi tersebut, Prince of Wales's Stakes menempati posisi penting sebagai salah satu lomba jarak menengah paling prestisius. Dengan hadiah mencapai £1 juta, balapan ini secara konsisten menarik kuda-kuda terbaik Eropa untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Install SARGA.CO News
sarga.co