SARGA.CO - Kemenangan Andreas Bakkerud pada putaran kedua FIA European Rallycross Championship (Euro RX1) 2026 di Nyirád, Hungaria, punya makna yang jauh lebih besar daripada sekadar mengakhiri puasa kemenangan selama empat tahun.
Bagi Bakkerud, keberhasilan mengalahkan Johan Kristoffersson dan tim KMS di lintasan legendaris “Red Cauldron”, jadi bukti bahwa dominasi Volkswagen yang telah berlangsung selama beberapa musim terakhir bukan sesuatu yang mustahil untuk dipatahkan.
"Saya adalah penggemar rallycross sebelum menjadi pebalap. Mengalahkan KMS di final penting untuk dilihat seluruh paddock," kata Bakkerud.
ujar Bakkerud, merujuk ke KMS yang kerap menggunakan VW Polo sebagai kendaraan andalan mereka.
Kemenangan di Hungaria menjadi momen emosional bagi pebalap Norwegia berusia 34 tahun tersebut. Sebelum naik ke podium tertinggi di Nyirád, terakhir kali Bakkerud memenangkan balapan level tertinggi rallycross internasional terjadi 2.492 hari sebelumnya atau empat tahun lalu.
Luapan emosi pun pecah setelah melihat reaksi orang-orang terdekat yang selama ini membantunya membangun Bergen Motorsport Evolution.
"Ketika keluar dari mobil setelah final, saya melihat paman saya, CEO Bergen Motorsport Evolution, dan banyak orang dewasa lainnya menangis. Melihat mereka seperti itu membuat saya ikut menangis. Bahkan saya menangis saat siaran televisi," ujarnya.
Bergen Motorsport Evolution yang Spesial
Berbeda dengan sebagian besar tim papan atas Euro RX1, Bergen Motorsport Evolution bukanlah organisasi besar dengan dukungan pabrikan. Tim tersebut dibangun Bakkerud bersama keluarga dan teman-teman dekatnya, dengan bantuan teknis dari SET Promotion milik Jussi Pinomäki.
Proyek tersebut baru dimulai pada akhir 2024 dan masih berada dalam tahap pengembangan. Musim 2026 menjadi kali pertama Bakkerud kembali menjalani program penuh Euro RX sejak merebut gelar juara Eropa ketiganya lima tahun lalu.
"Kami mengambil jalan yang panjang untuk sampai ke titik ini. Ada banyak langkah besar yang harus dilalui sepanjang perjalanan. Karena itulah kemenangan ini terasa sangat spesial," kata Bakkerud.
Perjalanan menuju kemenangan juga tidak datang secara kebetulan. Bakkerud tampil impresif sepanjang akhir pekan dengan menjadi yang tercepat pada dua dari empat sesi kualifikasi, meraih status Top Qualifier, serta memenangkan Quarter Final dan Semi Final.
Hasil tersebut memberinya pole position untuk final, dengan Johan Kristoffersson berada tepat di sampingnya pada baris terdepan.
Momen itu langsung membawa ingatan Bakkerud kembali ke World RX Barcelona 2020, saat ia juga start dari pole position dengan Kristoffersson berada di sebelahnya.
"Saat menuju pre-grid, saya tiba-tiba teringat Barcelona 2020. Itu terakhir kalinya saya start dari pole di final World RX dengan Johan di samping saya," kenangnya.
Kala itu, duel keduanya berakhir buruk. Bakkerud mengalami kecelakaan besar setelah kontak pada tikungan pertama. Pengalaman tersebut membuatnya mengambil pendekatan berbeda di Nyirád.
"Saya tahu saya harus menghadapi Johan lebih dulu sebelum dia menghadapi saya. Dia selalu menemukan sesuatu ketika dibutuhkan. Start-nya sangat bagus, tetapi saya berhasil menghindari kontak dan masuk ke tikungan pertama dengan baik."
Strategi itu terbukti berhasil. Ketika Kristoffersson terjebak dalam insiden di tikungan pertama dan berputar ke dinding ban, Bakkerud langsung mengendalikan jalannya lomba dan tidak pernah kehilangan posisi terdepan hingga finis.
Bakkerud juga kian puas dengan kemenangan yang diraih, sebab catatan waktu yang membanggakan.
Meski Kristoffersson kehilangan banyak waktu akibat insiden pada lap pertama, data balapan menunjukkan Bakkerud tetap memiliki kecepatan yang lebih baik sepanjang final. Bersama dengan Ford Fiesta-nya, dia mencatat putaran tercepat yang lebih baik serta rata-rata waktu lima lap yang lebih cepat dibandingkan rivalnya dari KMS.
"Saya masih ingat pada musim 2017 dan 2018, saya begitu sering melihat bumper belakang mobil Johan," ujarnya sambil tertawa. "Saya selalu merasa kemampuan saya tidak kalah darinya, tetapi saya tidak pernah memiliki paket mobil yang cukup baik untuk mengalahkannya," tambahnya.
Kemenangan di Hungaria menjadi jawaban atas keyakinan tersebut. Kemenangan ini juga membuktikan bahwa proyek kecil yang dibangun bersama keluarga dan teman-temannya mampu bersaing melawan tim terbaik di kejuaraan.
Kemenangan di Nyirád juga membawa Bakkerud ke puncak klasemen sementara Euro RX1 dengan keunggulan satu poin atas Kristoffersson.
Namun, pebalap Norwegia itu sadar bahwa tantangan sebenarnya baru akan datang pada putaran berikutnya di Höljes, Swedia, pada Juli mendatang. Seri yang dikenal sebagai "Magic Weekend" tersebut merupakan kandang bagi Kristoffersson dan tim KMS.
"Kami harus mempertahankan momentum ini. Kami tidak boleh berpuas diri karena KMS terus berkembang. Mereka tampaknya sudah menyelesaikan masalah start yang sempat mereka alami dan saya yakin mereka akan datang dengan motivasi besar untuk membalas hasil ini di kandang sendiri," kata Bakkerud.
Install SARGA.CO News
sarga.co