SARGA.CO - Sorak penonton memecah langit sore di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung. Tapi kali ini bukan hanya soal kemenangan biasa, ini adalah momen ketika Princess Gavi, kuda betina tangguh milik King Halim Stable, mencuri seluruh perhatian dan mengguncang panggung Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-59 Seri II 2025.
Di kelas paling panas hari itu, A Super Sprint 1.300 meter, pertarungan berlangsung brutal sejak detik pertama. Begitu gerbang start terbuka, Dominator d.h. King Talago langsung memimpin bagaikan peluru, menciptakan jarak yang membuat banyak penonton yakin kemenangan tinggal tunggu waktu. Di sisi lain, Princess Gavi sempat kehilangan momentum akibat sedikit benturan di gate, start yang buruk untuk sebuah kelas yang menuntut kecepatan sempurna.
Namun, siapa sangka? Di balik ketertinggalan itu, tersimpan ledakan tenaga yang sabar menunggu momen tepat. Di tengah lintasan, joki Hanny Suoth menjaga ritme dengan ketenangan yang jarang terlihat di race seintens ini. Satu demi satu pesaing dilewati. Nafas Gavi stabil, langkahnya makin panjang, tatapannya fokus ke depan, ke tempat Dominator menunggu sebagai rintangan terakhir.
Masuk 300 meter terakhir, tensi berubah dramatis. Dari sisi luar lintasan, Princess Gavi mulai menaikkan kecepatan. Penonton berdiri. Dominator masih memimpin. Jarak menipis. Suara gemuruh makin keras.
100 meter terakhir, duel dua kuda terbaik itu meletup. Dominator berusaha mempertahankan posisi, tetapi Gavi melesat dengan dorongan terakhir dari sang joki. Garis finish semakin dekat. Dua kuda sejajar. Satu momen yang berlangsung hanya sepersekian detik, tetapi cukup untuk membalikkan dunia: Photo finsih. Dan Princess Gavi menang!
Ingin tahu bagaimana ketegangan itu terjadi detik demi detik? Bagaimana Gavi bangkit dari posisi paling belakang hingga menyalip di garis finish?
Install SARGA.CO News
sarga.co