SARGA.CO - Di lintasan pacuan, ukuran bukan segalanya. Bless Virginia adalah bukti nyata bahwa tubuh kecil bisa menyimpan tenaga luar biasa. Kuda betina berwarna napas milik Sheila Putri Mahardika dari BHM Stable ini tampil sebagai sosok yang sulit diabaikan, gesit, agresif, dan mematikan sejak start hingga garis finis.
Berlaga di kelas G4, Bless Virginia dikenal sebagai frontrunner murni. Begitu pintu starting gate terbuka, ia langsung melesat ke depan, memaksa lawan mengejar dalam tekanan. Gaya balap inilah yang membuatnya begitu dominan, terutama di lintasan sprint.
Kecepatan Bless Virginia bukan kebetulan. Ia membawa 93,75% darah Thoroughbred, dengan silsilah elite yang mengalir kuat di nadinya. Salah satu nama besar dalam garis keturunannya adalah Private Account, kakek buyut legendaris yang tercatat sebagai Double Grade 1 Winner dan juara di ajang bergengsi Gulfstream Park Handicap serta Widener Handicap.
Warisan genetik kelas dunia itu tercermin jelas di lintasan: akselerasi cepat, daya tahan sprint yang stabil, serta mental bertanding yang kuat meski berada di bawah tekanan.
Ratu Sprint Kelas G 1.000 Meter
Bless Virginia menjelma menjadi penguasa lintasan 1.000 meter di Kelas G. Konsistensinya di jarak ini menjadikannya salah satu kuda paling ditakuti di level nasional. Total, ia telah mengoleksi empat kemenangan juara pertama, semuanya diraih di ajang bergengsi: Jateng Derby 2024, IHR Cup 2025, IHR: Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-59 Seri II 2025, dan IHR: Piala Raja Hamengku Buwono X 2025.
Deretan prestasi tersebut menegaskan satu hal: Bless Virginia bukan kuda musiman, melainkan kompetitor dengan performa yang konsisten dan teruji.
Sebagai kuda betina G4 bertubuh relatif kecil, Bless Virginia menghadirkan narasi menarik di dunia pacuan kuda nasional. Ia tidak hanya menang, tetapi menang dengan karakter, cepat sejak awal, berani mengambil kendali, dan mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir.
Di bawah bendera BHM Stable, Bless Virginia kini dikenal sebagai simbol efisiensi, keberanian, dan kualitas darah juara. Setiap kali ia masuk starting gate, satu hal sudah pasti: lintasan 1.000 meter akan kembali menjadi panggungnya.
Install SARGA.CO News
sarga.co