SARGA.CO - Dunia pacuan kuda Jepang tengah berduka. Salah satu kuda legendarisnya, Gentildonna, dilaporkan meninggal dunia pada usia 16. Peraih gelar Kuda Jepang Terbaik Tahun 2012 merupakan salah satu legenda di dunia balapan kuda.
Laman Idol Horse bahkan memasukkan namanya sebagai salah satu kuda pencetak hadiah uang terbanyak dalam dalam pemeringkatan 50 Kuda Terkaya.
Gentildona berada di urutan ketiga sebagai pencetak hadiah uang terbanyak setelah Golden Sixty dan Romantic Warrior. Sepanjang kiprahnya, kuda betina keturunan dari pejantan Deep Impact dan Sunday Silence ini memperoleh total hadiah uang mencapai US$19,6 juta.
Nama kuda ini berasal dari bahasa Italia yang berarti "wanita bangsawan". Gentildonna memulai debutnya sebagai kuda pacuan pada November 2011. Sepanjang kariernya, Gentildonna pernah menjadi kuda betina keempat yang memenangkan Triple Crown di usia tiga tahun. Dia memenangkan pacuan Oka Sho, Oaks, dan Shuka Sho.
Prestasi Gentildonna tak lepas dari garis keturunannya yang merupakan kuda-kuda legendaris yang memenangkan sejumlah tropi bergengsi. Gentildonna adalah kuda betina bay yang dibiakkan di Jepang oleh Northern Farm di Hokkaido.
Ia merupakan keturunan dari pemenang Triple Crown Jepang, Deep Impact, dari kuda betina Inggris Donna Blini , yang memenangkan Group One Cheveley Park Stakes pada tahun 2005.
Saudara kandungnya, Donau Blue, memenangkan Kyoto Himba Stakes dan Sekiya Kinen.
Salah satu prestasi terbesar dan tak terlupakan dari kirpah pacuan Gentildonna terjadi saat pertarungan sengitnya dengan peraih Triple Crown, Orfevre, di Japan Cup dengan selisih tipis tetap menjadi legenda.
Prestasi Gentildonna tak berhenti sampai disitu. Pada tahun berikutnya, dia memenangkan Japan Cup dua kali berturut-turut. Sementara pada usia lima tahun, ia memenangkan Dubai Sheema Classic, sebuah lomba G1 di luar negeri, dan pensiun dengan gemilang di Arima Kinen sekaligus menandai kemenangan G1 ketujuhnya.
Tak lagi aktif di dunia pacuan, Gentildonna memasuki masa pembiakan dan menghasilkan enam keturunan. Salah satunya adalah kuda Geraldina yang memenangkan Piala Ratu Elizabeth II, meraih kemenangan G1 maternal dan anak.
Gentildonna juga telah melahirkan seekor kuda bernama Moana Anela dari pejantan King Kamehameha. Satu anak kuda lainnya bernama Marina Donna dengan pejantan Lord Kanaloa.
Kuda legendaris ini pensiun dari tugas pembiakan kuda pada bulan Juli 2025.
Dalam jajak pendapat untuk Penghargaan JRA 2012, Gentildonna terpilih sebagai Kuda Jepang Terbaik dengan meraih 256 dari 289 suara. Dia mengalahkan Gold Ship yang meraih 21 suara, Orfevre (11 suara), dan kuda sprinter Lord Kanaloa (1 suara).
Ia juga terpilih secara bulat untuk Penghargaan JRA untuk Kuda Betina Berusia Tiga Tahun Terbaik.
Dua tahun kemudian, Gentildonna memenangkan Penghargaan JRA untuk Kuda Betina atau Kuda Betina Tua Terbaik Pada Januari 2014. Kemenangan Gentildonna diraih hampir sempurna dengan meraih 274 dari 280 suara.
Gentildonna kembali memenangkan penghargaan Kuda Jepang Terbaik pada Januari 2015 dengan perolehan 231 suara berbanding 51 suara dari Just A Way. Ia menambahkan gelar Kuda Betina atau Kuda Betina Tua Terbaik untuk kedua kalinya, yang dipilih secara bulat oleh 285 pemilih.
Terakhir, nama Gentildonna dinobatkan dalam Japan Racing Association Hall of Fame pada 12 September 2016.
Install SARGA.CO News
sarga.co