SARGA.CO - Japan Cup ke-45 meninggalkan cerita yang akan dibicarakan selama bertahun-tahun. Bukan hanya karena kemenangan monumental Calandagan yang memecahkan rekor Almond Eye, atau karena ia menjadi kuda luar Jepang pertama dalam 20 tahun yang kembali menaklukkan Tokyo Racecourse.
Justru momen yang paling mencuri perhatian datang dari seekor kuda yang berlari tanpa joki. Namanya Admire Terra dan aksinya benar-benar menciptakan 'kekacauan' yang tak terduga, dramatis, sekaligus mengesankan.
Ketika starting gate terbuka, para penonton bersiap menyaksikan duel antara para juara: Calandagan, Masquerade Ball, Croix du Nord, Danon Decile, hingga Shin Emperor.
Namun dalam hitungan detik, sorakan berubah menjadi seruan panik. Admire Terra tiba-tiba menjatuhkan sang joki, Yuga Kawada, tepat setelah keluar dari gate.
Alih-alih berhenti, Admire Terra malah terus melaju dengan kecepatan penuh, bergabung di tengah rombongan seolah ia masih “ikut balapan”.
Seakan lupa bahwa ia kehilangan joki, Admire Terra tetap menempel para frontrunner. Saat Seiun Hades memimpin di awal, lalu keunggulannya mulai menipis jelang 400 meter terakhir, terjadilah momen epik!
Calandagan, Masquerade Ball, Croix du Nord dan Admire Terra melancarkan last spurt bersamaan. Penonton di tribun langsung berdiri, berteriak, terpukau melihat Admire Terra melaju secepat para kandidat juara dunia.
Croix du Nord yang berambisi meraih “Derby + Japan Cup Double” hampir mencapai tujuannya. Namun garis idealnya terganggu ketika ia hampir bersenggolan dengan Admire Terra yang terus mendekat dari samping.
Benturan itu cukup mematahkan ritme Croix du Nord, membuatnya kehilangan momentum dan berakhir finis di posisi ke-4 Sementara itu, duel utama tetap pada dua jagoan: Calandagan vs Masquerade Ball. Saling susul begitu tipis hingga detik terakhir.
Namun sorotan mata publik tak pernah lepas dari sosok ketiga yang ikut mendekati garis finis, Admire Terra yang masih berlari tanpa joki.
Dalam adegan yang membuat seluruh tribun terbelalak. Admire Terra adalah kuda pertama yang menyentuh garis finis. Ia benar-benar melewati semua pesaingnya tanpa joki. Sebuah momen yang terasa seperti adegan anime pacuan kuda.
Tentu saja, secara peraturan, ia langsung didiskualifikasi, karena balapan hanya sah bila kuda finis bersama joki. Namun aksi Admire Terra tetap menjadi salah satu momen paling unik dalam sejarah Japan Cup.
(Sumber: Racing TV, Horse Idol)
Install SARGA.CO News
sarga.co