SARGA.CO - Nama Princess Gavi kini semakin sulit diabaikan di dunia pacuan kuda Indonesia. Kuda betina milik King Halim Stable itu sedang berada dalam performa terbaiknya dan mulai disebut sebagai penguasa baru Kelas Terbuka 2.000 meter.
Lahir pada 1 Oktober 2021, Princess Gavi bukan hanya tampil impresif di lintasan, tetapi juga memiliki bloodline elite. Putri dari Agrippa dan Queen Jasmine itu membawa kombinasi darah juara yang membuatnya memiliki kecepatan, stamina, dan racing instinct yang sangat kuat.
Performa Princess Gavi sepanjang musim 2025–2026 pun terus menanjak. Setelah sebelumnya sukses meraih gelar di Pertiwi Cup 2025 dan Super Sprint 2025, Princess Gavi kembali menunjukkan kelasnya dengan memenangkan Piala Raja Mangkunegaran 2026, piala bergilir pertama dalam sejarah Indonesia’s Horse Racing.
Turun di Kelas Terbuka Handicap 2.000 meter, Princess Gavi langsung melesat sejak gate dibuka dan tampil dominan hingga garis finis. Ia mencatatkan waktu impresif 2 menit 9,34 detik, unggul lebih dari satu detik atas rival-rivalnya seperti Prince Patriot dan Duke BB.
Kemenangan tersebut semakin mempertegas status Princess Gavi sebagai salah satu kuda paling konsisten di kelas jarak jauh nasional saat ini. Namun di balik kemenangan dominan itu, banyak pecinta pacuan kuda justru merasa ada sesuatu yang kurang.
Pasalnya, duel yang paling dinantikan publik sebenarnya adalah pertemuan Princess Gavi melawan Naga Sembilan. Rivalitas keduanya sudah menjadi pembicaraan panas sepanjang musim 2026 di kelas 2.000 meter.
Sayangnya, duel tersebut gagal terjadi setelah Naga Sembilan dari Red Stone Stable harus scratch karena tidak masuk gate tepat waktu. Absennya Naga Sembilan membuat banyak penggemar merasa pertanyaan terbesar di kelas 2.000 meter masih belum benar-benar terjawab: siapa penguasa sesungguhnya?
Saat ini Princess Gavi diketahui tengah menjalani persiapan di markas King Halim Stable di Pacitan, Jawa Timur, untuk menghadapi race besar berikutnya pada Juli mendatang.
Kuda milik Kusnadi Halim itu disebut masih akan terus turun di Kelas Terbuka 2.000 meter dan berpeluang tampil di Star of Stars pada Kejurnas Pordasi Serie II 2026. Artinya, peluang duel ulang antara Princess Gavi dan Naga Sembilan masih terbuka sangat lebar.
Jika keduanya benar-benar kembali bertemu di lintasan, pertarungan itu bukan hanya soal kemenangan biasa. Duel tersebut bisa menjadi penentu siapa raja atau ratu sebenarnya di kelas 2.000 meter Indonesia saat ini.
Install SARGA.CO News
sarga.co