SARGA.CO - Kejutan besar mewarnai gelaran Indonesia's Horse Racing (IHR) King's Cup Series – Piala Paku Alam 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, DI Yogyakarta, Minggu 14 Juli 2026. Di saat banyak mata tertuju pada Dominator sebagai kandidat terkuat juara, justru Dewa United yang tampil sempurna untuk merebut kemenangan pada Kelas Terbuka Sprint Handicap 1.300 meter.
Kuda andalan Dewa United Stable asal DKI Jakarta itu sukses mengamankan podium tertinggi pada kelas bergengsi yang memperebutkan Piala Wondr by BNI dengan total hadiah Rp50 juta. Balapan ini diikuti oleh 12 kuda terbaik dari berbagai daerah, termasuk nama-nama besar seperti Dominator, Lipang Bajeng, Kamaka Eclipse, Dragon, Naga Selatan, Prince Patriot, hingga P. Galuh Borneo dahulu bernama Sydney All Star.
Sejak pintu start terbuka, persaingan langsung berlangsung ketat. Seluruh peserta melesat dengan kecepatan tinggi dan sempat berlari dalam kelompok rapat. Naga Selatan menjadi kuda pertama yang mengambil inisiatif memimpin, namun situasi berubah cepat ketika Dewa United mulai menunjukkan kualitasnya.
Bersama joki Esra Tamuni, Dewa United mengambil alih pimpinan lomba dan mulai mengontrol jalannya balapan. Dominator yang diunggulkan banyak pihak berusaha menempel dari barisan depan, tetapi tidak pernah benar-benar mampu memberikan tekanan signifikan kepada sang pemimpin.
Memasuki tikungan pertama, Dewa United masih nyaman berada di depan. Ancaman justru datang dari Kamaka Eclipse yang memilih jalur luar untuk meningkatkan kecepatannya. Strategi tersebut terbukti efektif karena Kamaka Eclipse berhasil merangsek ke posisi kedua dan mendekati Dewa United.
Namun di momen krusial itulah kelas Dewa United terlihat jelas. Saat Kamaka Eclipse mencoba menempel dan bahkan sempat berlari sejajar, Dewa United tetap tenang menjaga ritme pacuan. Kuda milik Dewa United Stable itu tidak memberi celah sedikit pun dan terus mempertahankan keunggulan hingga memasuki lintasan lurus terakhir.
Dengan akselerasi yang tetap terjaga sampai garis akhir, Dewa United sukses mempertahankan posisi terdepan dan memastikan kemenangan yang cukup meyakinkan.
Sementara itu, drama justru terjadi dalam perebutan posisi kedua dan ketiga. Empat kuda memasuki garis finis dalam jarak yang sangat rapat, memaksa penonton menahan napas hingga hasil resmi diumumkan.
Pada akhirnya, Lipang Bajeng dari Genta Stable berhasil mengamankan posisi runner-up, sedangkan Kamaka Eclipse dari Eclipse Stable harus puas finis di peringkat ketiga setelah sempat memberikan tekanan terbesar kepada sang juara.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Dewa United bukan sekadar penggembira di kelas elite. Di tengah persaingan ketat dan hadirnya sejumlah kuda unggulan, Dewa United tampil sebagai penguasa lintasan sejak awal hingga akhir pacuan.
Hasil Kelas Terbuka Sprint Handicap 1.300 Meter – Piala Paku Alam 2026
Kemenangan ini sekaligus menjadi salah satu hasil paling menarik dalam rangkaian IHR King's Cup Series – Piala Paku Alam 2026, ketika kuda yang tidak paling diunggulkan justru tampil dominan dan berhasil menumbangkan para favorit di salah satu kelas paling bergengsi hari itu.
Install SARGA.CO News
sarga.co