SARGA.CO - Galanggang Bukik Ambacang, yang berada di perbatasan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, akan penuh dengan dentuman tapak kuda, Minggu (26 April 2026). Gelaran Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi-Agam 2026 akan berlangsung dengan 19 race terjadwal dari berbagai kelas.
Event ini menjadi salah satu alek nagari (pesta kampung), yang bertujuan untuk menggairahkan olah raga berkuda di Sumatra Barat, sekaligus memberikan dampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menjelaskan, pacu kuda menjadi event yang masuk kalender wisata tahunan.
tutur Wali Kota Ramlan dari keterangan resmi Pemerintah Kota Bukittinggi.
Dari semua race, sorotan utama mengarah pada kelas paling prestisius: Derby 1.700 meter. Tiga kuda; Emmera, Emperor Bukati, dan Freya Queen, telah terdaftar di kelas dengan total hadiah terbesar, Rp75 juta.
"Kita laksanakan 19 race yang terdiri dari berbagai kelas, mulai dari tradisional draf bogie hingga puncaknya kelas paling bergengsi, yaitu Derby 1.700 meter yang diikuti tiga ekor kuda terbaik Sumatra Barat," ujar Ketua Pelaksana Wisata Derby 2026, Januar Jamil.
Di Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi-Agam 2026, juga terdapat tiga kategori yang tak dipungut insert atau biaya.
"Draf bogie, sagalo dan pemula, tidak dipungut biaya. Sehingga dari 19 race, delapan di antaranya tidak dipungut biaya atau insert dari peserta. Ini kita lakukan untuk memotivasi peternak kuda untuk ikut dalam event pacu kuda," ungkapnya.
Bagi penonton, gelaran ini juga tak dipungut biaya ataupun retribusi masuk ke kawasan Galanggang Bukik Ambacang.
Install SARGA.CO News
sarga.co