SARGA.CO — Dulu namanya mungkin belum terlalu diperhitungkan. Posturnya kecil, tampil sederhana, dan tidak banyak menarik perhatian di tengah deretan kuda-kuda unggulan lainnya. Namun kini, Saga Serumpun mulai menjelma menjadi salah satu ancaman serius menuju Indonesia Derby 2026.
Kuda milik Serumpun Stable asal Sumatra Barat itu perlahan menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar kuda pelengkap di generasi 3 tahun Indonesia.
Saga Serumpun merupakan keturunan Dubai’s Choice dan Voting Luck dengan tinggi sekitar 155 cm. Secara fisik, ia memang tidak terlalu mencolok dibanding rival-rivalnya. Tetapi menurut pelatih Nicky Pantow, potensi sesungguhnya mulai terlihat ketika Saga tampil di IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026.
Kala itu, Saga Serumpun turun di Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I jarak 1.400 meter dan mencatatkan waktu 1 menit 33,66 detik. Catatan tersebut langsung menarik perhatian tim pelatih karena dinilai menunjukkan kemampuan akselerasi dan stamina yang cocok untuk jarak lebih jauh.
Perbandingan performa dengan race Derby saat itu semakin membuat kubunya yakin. Maxi Of Khalim yang turun di Kelas 3 Tahun Derby Triple Crown Serie I jarak 1.200 meter mencatat waktu 1 menit 19,95 detik.
Dari situlah keyakinan mulai tumbuh bahwa Saga Serumpun memiliki peluang besar untuk berkembang di level Derby.
Sebelum dikenal di Pulau Jawa, Saga Serumpun lebih banyak tampil di Sumatra Barat. Namun setelah mengikuti Sawahlunto Derby 2025, langkah besar diambil. Saga dipindahkan ke Pulau Jawa untuk menjalani persiapan yang lebih serius menghadapi persaingan nasional.
Adaptasinya ternyata berlangsung sangat cepat. Baru sekitar satu bulan berada di Jawa, Saga Serumpun langsung turun di IHR Jateng Derby 2026 pada Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I jarak 1.400 meter. Meski finis di posisi kedua di belakang Kana Eclipse, performanya mulai menarik perhatian banyak pengamat pacuan kuda.
Dan setelah itu, performanya benar-benar meledak. Bersama joki Angel Manarisip, Saga Serumpun sukses memenangkan IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 di kelas 3 Tahun Remaja Divisi I 1.400 meter.
Momentum tersebut berlanjut di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026. Kali ini Saga naik kelas dan langsung tampil impresif dengan menjuarai Kelas 3 Tahun Derby Triple Crown Serie II jarak 1.600 meter.
Kemenangan itu sekaligus memupus harapan terciptanya back to back Triple Crown setelah Saga berhasil mengalahkan Maxi Of Khalim.
Kini, menjelang Indonesia Derby 2026, nama Saga Serumpun tidak lagi dipandang sebelah mata. Dari kuda kecil asal Sumatra Barat yang dulu nyaris tak dilirik, Saga perlahan berubah menjadi salah satu kandidat paling berbahaya di generasi 3 tahun Indonesia.
Dan jika performanya terus meningkat, bukan tidak mungkin Saga Serumpun akan menjadi kejutan terbesar di Indonesia Derby tahun ini.
Install SARGA.CO News
sarga.co