SARGA.CO - Lapangan Equestrian Stadion Sultan Agung Bantul kembali dipenuhi derap langkah kuda dan sorak penonton pada 22–23 November 2025. Sebanyak 55 atlet dan 41 kuda dari 16 stable se-Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tampil dalam UGM Horse Show 2025, ajang berkuda yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kompetisi bergengsi di wilayah tersebut.
Tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga sejak pertama kali digelar, sekaligus menjadi momentum penting bagi kolaborasi UKM Berkuda UGM dengan Pordasi DIY. Kerja sama ini membuat penyelenggaraan kompetisi menjadi lebih profesional dan berdampak lebih luas dalam memajukan olahraga berkuda di daerah.
UGM Horse Show 2025 mempertandingkan 101 kelas yang terbagi dalam dua cabang utama: Dressage, yang menekankan keanggunan, presisi, dan kepatuhan kuda terhadap penunggang. Dan show jumping, yang menguji ketangkasan, keberanian, dan kelincahan pasangan atlet-kuda dalam menaklukkan rintangan.
Ketiga kategori usia yang dipertandingkan Under 14, Under 16, dan Open Class, menjadi ruang inklusif bagi berbagai tingkat kemampuan. Mulai dari atlet muda yang baru debut hingga penunggang berpengalaman yang ingin mengasah teknik, semua mendapat panggung untuk tampil.
Bagi banyak peserta, UGM Horse Show bukan hanya lomba. Ia adalah tempat untuk belajar, berproses, dan membangun hubungan yang lebih erat dengan kuda mereka.
UKM Berkuda UGM menghadirkan acara ini dengan satu tujuan besar: membuka akses olahraga berkuda bagi masyarakat luas. Di tengah citra berkuda yang sering dianggap eksklusif, ajang ini membuktikan bahwa siapa pun, termasuk pelajar dan mahasiswa, bisa masuk dan berkembang di dunia equestrian.
Atlet-atlet muda yang tampil di lapangan membawa semangat yang sama. Mereka menjadikan kompetisi ini sebagai kesempatan untuk mengasah kepercayaan diri, meningkatkan keterampilan teknis, menguatkan komunikasi dengan kuda, serta menumbuhkan nilai sportivitas.
Hubungan antara penunggang dan kuda pun terlihat begitu kuat, setiap lompatan, perintah kecil, hingga gerakan halus dressage mencerminkan latihan panjang dan kepercayaan yang dibangun dari hari ke hari.
Di tengah berkembangnya komunitas equestrian di Indonesia, UGM Horse Show hadir sebagai salah satu ajang pembinaan yang konsisten. Dengan peserta yang terus bertambah dan dukungan organisasi yang semakin kuat, kompetisi ini memperlihatkan bahwa Yogyakarta dan Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berkuda masa depan.
Lebih dari sekadar gelaran tahunan, UGM Horse Show 2025 menjadi bukti bahwa olahraga berkuda dapat tumbuh melalui kolaborasi, partisipasi aktif, dan semangat belajar dari para atlet mudanya.
(Sumber: Instagram @berkudaugm)
Install SARGA.CO News
sarga.co