

SARGA.CO – Saat derap kuda menggema selama proses kirab Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi dari Monas menuju Istana Negara, kehadiran bukan sekadar hewan. Kuda-kuda terbaik ini adalah sahabat setia prajurit, penjaga tradisi, dan lambang kehormatan.
Penampilan kavaleri berkuda dari Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe dan Batalyon Kavaleri Berkuda 1 Sembrani ini menambah khidmat suasana jelang Upacara Peringatran Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tapi siapa dan dari ras mana sajakah kuda-kuda yang ditunggangi para prajurit kavalaleri TNI Angkatan Darat (AD) ini? Yuk, kenali jenis-jenis kuda kavaleri kita:
Berdasarkan riset Biologi UGM, Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) TNI AD menggunakan beberapa ras unggul seperti Crossbreed, Thoroughbred, Andalusian, Kerdil, hingga Akhal-Teke.
Laporan lain menyebutkan jenis Thoroughbred, Warmblood, Andalusia, dan Anglo Arabian sebagai bagian dari koleksi kuda militer.
Ini artinya, kuda-kuda kavaleri yang dimanfaatkan oleh TNI AD adalah campuran cerdas dari berbagai ras hebat dunia.
Menurut Profesor Sri Bandiati, komandan kavaleri TNI biasa memilih kuda dengan tinggi sekitar 130 centimeter. Ukuran ini dinilai cukup sesuai untuk ukuran prajurit Indonesia yang rata-rata memiliki postur tidak terlalu tinggi.
UGM juga mencatat rata-rata tinggi kuda operasional di Denkavkud adalah sekitar 147 cm, dengan berat sekitar 336 Kilogram. Meski memiliki tubuh yang tak terlalu tinggi, kuda-kuda kavaleri ini memiliki kekuatan, karakter yang tidak mudah panik, dan memiliki tubuh yang stabil.
Warna dan Markings: Tak Sekadar Cantik, Tapi Punya Karakter
Hasil penelitian UGM juga menemukan warna bulu populasi kuda kavaleri didominasi bay, grey, seal brown, chestnut, dan lainnya.
Kuda-kuda itu umumnya memiliki Marking seperti stripe, blaze, star yang membantu identifikasi dan memberi karakter visual masing-masing kuda.
Sebuah riset menyebutkan kuda kavaleri idealnya memiliki warna gelap dan polos, mampu membawa beban minimal 100 kg, fisik tak cacat dan tahan banting, serta lulus pelatihan kuda militer
Kuda-kuda ini dilatih di Darmasiswa Parongpong, Bandung Barat. Mereka belajar tahan suara, menangkal api, bahkan menyeberangi sungai dengan tenang.
Mereka bukan sekadar simpanan sejarah, melainkan kawan yang mendedikasikan hidup mereka untuk menjaga wibawa bangsa.
Nama Ras : Crossbreed
Asal / Karakteristik : Campuran genetik berbagai ras
Nama Ras : Thoroughbred
Asal / Karakteristik : Cepat, stamina tinggi
Nama Ras: Andalusia
Asal / Karakteristik :: Elegan dan kuat
Nama Ras: Warmblood / Anglo Arabian
Asal / Karakteristik : Besar, kuat, tahan kondisi keras
Nama Ras :Kerdil / Akhal-Teke
Asal / Karakteristik : Lebih kecil, tangguh, tahan cuaca ekstrim
Mereka dilatih agar siap tampil gagah di parade Istana, tapi juga bisa diandalkan saat medan tak bersahabat. Dari parade 17 Agustus sampai patroli di hutan, mereka selalu hadir, langkah demi langkah, menjaga Merah Putih.
Install SARGA.CO News
sarga.co