

SARGA.CO - Tim Indonesia Equestrian Archery (IEA) kembali mencuri perhatian dunia. Dalam ajang International Horseback Archery Competition: Gauchoux Open yang digelar pada 18–23 Agustus 2025 di Prancis, tim Merah Putih sukses merebut posisi Juara Umum ke-4, membawa pulang tiga medali perunggu dari kompetisi bergengsi yang diikuti oleh 90 atlet dari 15 negara.
Tim IEA tampil dengan formasi solid yang terdiri dari:
Tio Fawwaz Ananta – Star 3 Senior
Bilfawwaz Arrobbany – Star 2 Junior
Rehan Prima Abdillah – Star 3 Junior
Fatir Al Attahiya – Star 2 Junior
Di bawah bimbingan Official Manager & Coach Ferryanda Fahmi, keempat atlet muda ini tampil penuh semangat dan konsistensi tinggi di lintasan.
Meski menghadapi lawan-lawan tangguh dari negara-negara dengan tradisi panahan berkuda yang kuat seperti Turki, Korea Selatan, dan Hungaria, tim Indonesia menunjukkan bahwa semangat juang dan teknik mumpuni mampu menembus dominasi negara lain.
Prestasi ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan olahraga panahan berkuda di Indonesia yang kian berkembang. Tidak hanya sekadar tampil, tim IEA berhasil menunjukkan bahwa Indonesia siap bersaing di level global
Partisipasi dan prestasi ini juga diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para atlet muda di Indonesia untuk terus menekuni dan mengembangkan kemampuan di bidang equestrian archery, olahraga yang memadukan ketangkasan, fokus, serta hubungan kuat antara manusia dan kuda.
Dengan torehan tiga medali perunggu dan posisi juara umum ke-4 dunia, Tim IEA membuktikan satu hal penting: bahwa Indonesia tak sekadar hadir di panggung dunia, tapi juga mulai membentuk jejak prestasi yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Install SARGA.CO News
sarga.co