SARGA.CO - Milea Guti, kuda betina merah setinggi 156 cm, kini menjadi sorotan dunia pacuan kuda Indonesia. Anakan dari pejantan Raja Biaro dan indukan Aleska, Milea Guti lahir dari Guti Stable Bukittinggi dan perlahan menapaki jalannya menuju Derby pacuan kuda tanah air.
Sebelum menjuarai Derby Sawahlunto 2025, Milea Guti sudah menunjukkan tajinya. Pada Indonesia’s Horse Racing Cup II, Kelas 3 Tahu Calon Derby Div 1-1.400 Meter, September 2025, Milea melesat begitu starting gate terbuka.
Lawan-lawan mencoba mengejar, namun Milea tetap kokoh di posisi terdepan, menunjukkan mental juara yang sulit digoyahkan. Kemenangan ini bukan sekadar titel, melainkan pernyataan kehadiran calon kuda Derby masa depan.
Dan prediksi itu terbukti saat Milea Guti menjuarai Derby Sawahlunto 2025. Pada kelas utama Derby, 12 kuda berusia 3 tahun berpacu sejauh 1.500 meter memperebutkan total hadiah Rp150 juta. Dengan joki Fajar Walangitan, pelatih Syafrinal, dan pemilik Wahyu Kurniawan, Milea mencatat waktu 1.44,63, unggul tipis dari Carolina (Azalia Stable, Payakumbuh) yang mencatat waktu 1.44,64. Posisi ketiga ditempati Sir Orbit (Emeral Stable, Bukittinggi) dengan waktu 1.45,50.
Sejak lepas dari starting box, Milea Guti langsung bersaing sengit dengan Carolina. Namun, dengan kombinasi genetika unggulan, pelatihan disiplin, dan mental juara, Milea berhasil menegaskan dominasinya hingga garis finis, menjadikannya kuda yang tak terkalahkan di lintasan.
Kini, Milea Guti bukan sekadar pemenang lomba; ia adalah simbol generasi baru kuda Derby Indonesia, membawa nama Guti Stable ke panggung nasional dan menandai lahirnya bintang baru yang akan diperhitungkan di setiap ajang pacuan.
Install SARGA.CO News
sarga.co