test

Better experience in portrait mode.
Pacuan kuda di rangkaian IHR 2025

Mengenal Dunia Pacuan Kuda Indonesia, Newbie Wajib Tahu Nih!

SARGA.CO - Langsung jatuh cinta dengan olahraga pacuan kuda setelah pertama kali menonton rangkaian Indonesia's Horse Racing (IHR) Tahun 2025 lalu? Kamu yang ketagihan ingin kembali menonton pacuan kuda sebaiknya mulai menambah pengetahuan biar nggak kebingungan dengan istilah-istilah yang dibicarakan presenter ataupun ketika diajak mengobrol seseorang di arena.

Sebelum mulai mengenal istilah-istilah dalam salah satu cabang olahraga berkuda ini, kamu harus memahami dulu apa itu pacuan kuda.

Pacuan kuda adalah olahraga balap dimana kuda yang telah dilatih secara khusus berlari di lintasan untuk mencapai garis finis secepat mungkin. Bahasa sederhananya, kuda tercepat adalah pemenangnya.

Seperti cabang olahraga lainnya, pacuan kuda di Indonesia juga memiliki induk organisasi yang menangungi untuk mengatur serta mengembangkan olahraga ini lebih maju dan berkembang.

Di Indonesia, induk olahraga berkuda yang resmi diakui pemerintah adalah Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia atau PORDASI. Badan inilah yang mengatur pacuan kuda di seluruh Indonesia.

Nah setelah mengetahui induk organisasinya, sekarang waktunya kamu mengenal para pemeran penting dalam sebuah pacuan kuda. Tak hanya joki saja lho yang membuat seekor kuda menjadi pemenang sebuah pacuan.

Pemeran Penting di Arena Pacu

Pemeran Penting di Arena Pacu

Setidaknya adalah lima pemeran penting di arena pacu. Yang paling utama adalah kuda. 

Ini adalah mesin utama yang dilatih setiap hari dengan pola makan, stamina, dan kecepatan yang dijaga. Ibarat sebuah mobil F1, kuda harus senantiasa siap tampil maksimal. 

Pemeran penting kedua adalah joki. Dialah pengendali di atas kuda yang mengatur ritme dan memilih momen sprint. Seperti driver di mobil F1, joki adalah sosok yang mengarahkan performa mesin utama yaitu kuda.

Beranjak ke pemeran penting ketiga adalah trainer atau pelatih. Sosok ini harus orang yang memahami karakter kuda dan menyusun strategi. Posisinya ibarat kepala pelatih tim yang mengatur taktik. 

Salah satu pemeran penting lainnya adalah owner atau pemilik. Di tangan owner sebuah stable dapat memiliki fasilitas yang mendukung seluruh proses pelatihan. Sosoknya ibarat pemilk tim yang menjadi fondasi utama operasional sebuah stable.

SUMBER: SARGA.CO

Tak kalah penting adalah groomer atau mereka. Pemeran penting di arean pacu ini adalah perawat harian yang menjaga kebersiha, kesehatan, dan kenyamanan kuda. Perannya seperti seorang teknisi yang memastikan seluruh mesin selalu prima.

Kelas Pacuan

Bagi pemula, semua pacuan mungkin akan terlihat sama. Yang membedakan hanya kuda yang turun ke arena untuk berpacu. Padahal sebuah kompetisi kuda diatur berdasarkan dua kategori yaitu tinggi dan umur kuda.

Kelas Pacuan

Pada kategori umur tergadap pembagian kelas sebanyak lima kategori kelas yang diberi istilah menggunakan abjad. Kategori paling pendek adalah Kelas F untuk kuda-kuda dengan tinggi antara 138,1-142 centimeter.

Menyusul Kelas E dengan tinggi 142,1-146 cm, Kelas D 146,1-151, Kelas C 151,1-156 Cm, Kelas B 156,1-161 cm dan yang paling jangkung adalah kelas A dengan tinggi kuda di atas 161,1 cm. 

Sementara untuk pembagian umur kuda dibagi dalam tiga kategori yaitu Kelompok 2 Tahun, Kelompok 3 Tahun, dan Kelompok 4 Tahun.

kuda pacuan

Sebagai catatan, jika seekor kuda memiliki postur tinggi 150 cm, dia akan dimasukkan ke dalam Kelas D dan berlari bersama kuda-kuda dengan tinggi yang selevel.

Race Besar Pacuan di Indonesia

Di kalender pacuan kuda Indonesia, satu musim memiliki dua seri utama yaitu Kejurnas Seri 1 dan Kejurnas Seri 2.

Kejurnas Seri I berfokus pada kelas umur dengan kelas 3 Tahun Derby - 2000 meter sebagai sorotan utama. Dalam race besar ini kelas tinggi kuda tetap dipertandingkan namun bukan yang menjadi sorotan utama.

Sorotan untuk kelas tinggi ini terjadi pada race besar Kejurnas Seri 2. Di sesi ini, pacuan yang dipertandingkan mulai dari Kelas A Super Sprint - 1.300 meter dan Kelas A Star of STars - 2.200 meter. DI Kejurnas ini, kelas umut tetap hadir namun sebagai pelengkap. 

Jarak Lintasan Pacuan

Jarak Lintasan Pacuan

Di Indonesia, jarak race mengikuti standar International federation of Forseracing Authorities (IFHA). Namun, PORDASI tetap menyesuaikan dengan kemampuan dari kuda lokal.

Jarak lintasan pacuan kuda Indonesia hanya memiliki tiga kategori yaitu sprint dengan jarak 1.000-1.200 meter yang dinantikan penonton karena kuda lansung tancap gas mengingat jarak lintasan cukup pendek. 
 

Menyusul adalah kategori middle dengan jarak lintasan antara 1.400-1.800 meter. Di kategori ini kuda harus punya dua keunggulan sekaligus yaitu kecepatan dan kekuatan yang stabil sampai finish.

Terakhir adalah kategori lintasan long dengan jarak di atas 2.000 meter. Inilah pacuan yang paling menguras tenaga. Seekor kuda pacu akan diuji kemampuan daya tahannya untuk bisa menjadi yang pertama sampai di garis finish.

Aturan Dasar Pacuan Kuda

PORDASI memiliki banyak aturan yang harus diikuti oleh para joki maupun kuda yang akan mengikuti kompetisi. Namun kamu untuk saat ini akan diperkenalkan dahulu dengan tiga aturan dasar.

Aturan Dasar Pacuan Kuda

Tiga aturan dasar itu adalah satu kuda hanya boleh ikut satu race. Contohnya, Kuda Naga Sembilan yang sudah berlaga di Race 17 Kelas A Star of Stars - 2.200 meter tidak boleh mengikuti race lain di kejuaraan yang sama.

Aturan dasar kedua adalah satu joki hanya boleh ikut hingga tujuh race. Namun, joki harus ada jeda sebelum terjun kembali ke arena. 

Terakhir adalah aturan stable boleh menurunkan lebih dari satu kuda dalam satu race. Kamu mungkin pernah melihat King Halim Stable menurunkan kuda andalah mereka, King Argetin dan Princess Gavi di Kelas 3 Tahun Derby Indonesia Derby - 2000 meter.

Nah, sekarang pengetahuan kamu soal pacuan kuda semakin bertambah. See you di arena pacu yang pastinya bakal lebih seru dan menegangkan.

Sponsored Ad
Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa

Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa

Indonesian Grand Prix 2026 resmi berakhir di Arthayasa Stable, Depok. Teuku Rifat Renanda Harsya dan Jendry Palandeng menjadi juara pada dua kelas show jumping paling bergengsi.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby

Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby

Sulawesi Utara membawa kuda Kelas Derby terbanyak diikuti Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Jawa barat, Sumatra Barat punya lebih dari satu ekor kuda sementara Jakarta dan Sumatra Utara berharap pada seekor kuda.

Baca Selengkapnya
Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026 Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026

Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026

Kontingen Sulut membawa 24 kuda ke Indonesia Derby 2026. Nama-nama seperti Nara Eclipse, Kamaka Eclipse, dan Monochrome siap memburu gelar juara.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara 'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara

'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara

Happy Valley Eight to Glory yang merupakan inovasi pacuan kuda dari Hongkong Jockey Club, menjadi pacuan delapan kuda. Forza Toro bersama Joki Joao Moreira menjadi pemenang dengan mewakili Tim Spanyol.

Baca Selengkapnya
Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

Kontroversi foto finis antara Mythical Bay dan Magnetude di Newmarket menjadi contoh menarik untuk memahami cara kerja teknologi foto finis dalam menentukan pemenang pacuan kuda.

Baca Selengkapnya
Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin

Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis

Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis

Ravelio tampil dominan untuk memenangi balapan dengan keunggulan lima panjang kuda atas P. Musang King. Duel ketat P. Super Montong dan Putri Jelita berebut posisi ketiga juga kian panas.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final

Roman the King, Scarlett the Queen, Matteo, Alexandra Aesthetic, Remo Eclipse akan bersaing dengan 30 kuda lain berebut 12 tiket babak final IHR Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin

Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin

Princess Gavi, Romantic Spartan, Duke BB, Romeo Berjaya, Centauri, Khasmir BB, dan Manik Siwa melepas diri dari bayang-bayang King Argentin yang identik dengan kuda Derby angkatan 2025

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia

Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final

Marino the King, Red Sparta, dan Alarcos Nagari akan bertarung mencoba menjadi yang terbaik di kuda-kuda debutan angkatan 2026 ini.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final

Fiona of Khalim, Kana Eclipse, Miss Kimberly, dan 11 ekor kuda lainnya akan beradu cepat untuk memastikan tiket ke babak final IHR Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi

Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi

Saga Serumpun, King Asva, Aurora of Khalim, Nara Eclipse, Monochorome, akan bertarung dengan kuda-kuda tangguh usia 3 tahun lainnya untuk mengamankan tiket ke babak Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru? Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru?

Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru?

Baca Selengkapnya
Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri

Rivalitas Terhebat yang Tak Pernah Terjadi: Rachel Alexandra VS Zenyatta, Duel Impian yang Selamanya Jadi Misteri

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable

Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable

PP PORDASI menegaskan kontingen dalam Kejurnas Pacuan Kuda menempel pada kuda, bukan stable. Kuda peserta Seri 1 wajib membela daerah yang sama pada Seri 2.

Baca Selengkapnya
Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung

Title Role Rebut Belmont Derby 2026 Usai Duel Sengit, Menang Hanya Selisih Hidung

Kuda asal Inggris, Title Role memenangi G1 Belmont Derby 2026 di Saratoga setelah mengalahkan West End Kid hanya dengan selisih hidung. Saratoga Derby menjadi target berikutnya.

Baca Selengkapnya
Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Sulawesi Utara, Eclipse Stable Bakal Turunkan 8 Ekor Kuda Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Sulawesi Utara, Eclipse Stable Bakal Turunkan 8 Ekor Kuda

Road to Indonesia Derby 2026: Wakili Kontingen Sulawesi Utara, Eclipse Stable Bakal Turunkan 8 Ekor Kuda

Eclipse Stable akan mewakili Kontingen Sulawesi Utara di Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60, IHR Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho? Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho?

Selangkah Lagi Menuju Triple Crown Jepang, Seberapa Besar Peluang Lovcen Menjuarai Kikuka Sho?

Lovcen tinggal selangkah lagi meraih Japanese Triple Crown setelah memenangi Satsuki Sho dan Japanese Derby. Simak analisis peluangnya menghadapi ujian berat di Kikuka Sho sejauh 3.000 meter.

Baca Selengkapnya
Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026 Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026

Saga Serumpun Jadi Harapan Tunggal Sumbar di Indonesia Derby 2026

Sir Orbit dan Milea Guti mengalami cedera saat persiapan Indonesia Derby 2026 dan batal berangkat ke Pangadaran.

Baca Selengkapnya
Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026 Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026

Deteksi Dini Risiko Cedera, Sir Orbit Pilih Absen Indonesia Derby 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026 Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026

Duel Sengit Mumun vs Artemis Berakhir dengan Revans di IHR Piala Paku Alam 2026

Mumun sukses membalas kekalahan dari Artemis setelah memenangi duel sengit di Race 7 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas E 1.200 meter. Simak momen-momen terbaiknya dalam galeri foto.

Baca Selengkapnya
PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki

PoV: Menyaksikan Naga Sembilan vs Triple SS dari Balik Kemudi Joki

Duel Naga Sembilan dan Triple SS di IHR Piala Paku Alam 2026 berjalan ketat dari start sampai finis, bagaimana rasanya menonton keseruannya dari atas pelana?

Baca Selengkapnya
P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter

P. Sapu Jagat Tak Terbendung di Kelas C Sprint 1.100 Meter

P. Sapu Jagat menaklukkan tantangan start dari gate terluar untuk menjuarai Race 6 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas C Sprint 1.100 meter. Simak momen-momen terbaiknya dalam galeri foto.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda

Jantar Mantar Pensiun, Sang Raja Mile Jepang Akhiri Karier sebagai Legenda

Jantar Mantar resmi pensiun dari dunia pacuan setelah menjadi kuda pertama yang menyapu empat G1 mile JRA. Kini sang juara akan menjadi pejantan di Shadai.

Baca Selengkapnya