SARGA.CO – Sejarah baru tercipta dalam ajang Hong Kong Champion Awards 2025/26. Untuk pertama kalinya sejak penghargaan ini diberikan, gelar Hong Kong Champion (Horse of the Year) diberikan kepada dua kuda sekaligus, yakni Ka Ying Rising dan Romantic Warrior.
Penghargaan tersebut diumumkan oleh The Hong Kong Jockey Club (HKJC) dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Rosewood Hotel, Hong Kong, Jumat, 10 Juli 2026, waktu setempat.
Keputusan memberikan gelar kepada dua kuda mencerminkan dominasi luar biasa yang ditunjukkan keduanya sepanjang musim. Ka Ying Rising tampil nyaris sempurna sebagai sprinter terbaik dunia, sementara Romantic Warrior kembali mengukir sejarah dengan meraih Triple Crown Hong Kong dan terus memperpanjang rekor sebagai kuda dengan pendapatan hadiah terbesar dalam sejarah pacuan kuda.
Dilatih David Hayes dan dimiliki Ka Ying Syndicate, Ka Ying Rising sukses mempertahankan gelar Champion Sprinter setelah menyapu bersih lima kemenangan Grade 1 (G1) sepanjang musim 2025/26.
Prestasi itu membuat putra Shamexpress tersebut menutup musim dengan rekor delapan kemenangan dari delapan penampilan sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkannya menjadi 20 kemenangan beruntun.
Rekor tersebut melampaui legenda Hong Kong Silent Witness, yang sebelumnya mencatat 17 kemenangan beruntun di Hong Kong lebih dari dua dekade lalu.
Musim ini Ka Ying Rising juga tampil luar biasa dari sisi performa waktu. Ia memecahkan rekor lintasan dalam tiga balapan berturut-turut, yakni:
Selain kembali menjuarai Hong Kong Speed Series, Ka Ying Rising juga mencetak sejarah internasional dengan menjadi kuda yang dilatih di luar Australia pertama yang memenangi The Everest, balapan turf dengan hadiah terbesar di dunia yang digelar di Sydney.
Atas performanya tersebut, Ka Ying Rising kini menyandang rating internasional 131, menjadikannya sprinter dengan peringkat tertinggi di dunia.
Sementara itu, Romantic Warrior kembali mempertegas statusnya sebagai salah satu kuda terbaik dalam sejarah Hong Kong.
Dilatih Danny Shum, Romantic Warrior sukses mempertahankan dominasi di nomor jarak menengah dengan kembali memenangkan LONGINES Hong Kong Cup (G1, 2.000 meter) dan FWD QEII Cup (G1, 2.000 meter) untuk keempat kalinya, sebuah pencapaian yang belum pernah dilakukan kuda lain.
Namun pencapaian terbesar datang ketika Romantic Warrior menyapu bersih tiga balapan utama Hong Kong, Stewards' Cup (G1, 1.600 meter), Citi Hong Kong Gold Cup (G1, 2.000 meter), dan Standard Chartered Champions & Chater Cup (G1, 2.400 meter).
Keberhasilan itu memastikan Romantic Warrior menjadi kuda ketiga dalam sejarah Hong Kong yang mampu meraih Triple Crown, setelah River Verdon (1993/94) dan Voyage Bubble (2024/25).
Pencapaian ini makin istimewa adalah keberhasilannya bangkit setelah menjalani operasi pada sendi fetlock sebelum musim dimulai.
Sepanjang musim, Romantic Warrior juga mengoleksi lima kemenangan Grade 1, sama seperti Ka Ying Rising.
Dengan tambahan hadiah musim ini, total pendapatan karier Romantic Warrior kini mencapai 288,7 juta Dolar Hong Kong. Angka tersebut merupakan rekor kuda pacu dengan pendapatan terbesar dalam sejarah dunia.
Atas dominasinya tersebut, Romantic Warrior juga ditetapkan sebagai, Champion Miler, Champion Middle-Distance Horse, dan Champion Stayer dari HKJC.
Selain dua bintang utama tersebut, Invincible Ibis tampil sebagai Champion Four-Year-Old setelah memenangi BMW Hong Kong Derby senilai 26 juta dolar Hong Kong.
Kuda asuhan Mark Newnham itu juga dinobatkan sebagai Most Improved Horse setelah melonjak 57 poin rating hingga mencapai angka 112 berkat lima kemenangan dari sembilan penampilan musim ini.
Sementara penghargaan Champion Griffin, yang diberikan kepada kuda pendatang baru terbaik, menjadi milik Hot Delight besutan Francis Lui. Putra Too Darn Hot tersebut mengakhiri musim debutnya dengan empat kemenangan dari lima kali start.
Di kategori joki, Zac Purton kembali dinobatkan sebagai Champion Jockey, menjadikannya peraih gelar tersebut untuk kesembilan kalinya.
Joki asal Australia itu juga mencapai tonggak penting musim ini dengan membukukan 2.000 kemenangan karier di Hong Kong, mempertegas posisinya sebagai salah satu joki tersukses dalam sejarah pacuan kuda wilayah tersebut.
Install SARGA.CO News
sarga.co