SARGA.CO - Selama lebih dari setengah abad penyelenggaraan Indonesia Derby, lintasan pacu Tanah Air telah melahirkan banyak nama besar yang tercatat dalam sejarah. Namun jika ditarik satu benang merah dari 1974 hingga 2025, muncul satu fakta menarik yang kerap luput dari perhatian: kuda betina justru lebih sering menjadi pemenang dibanding kuda jantan.
Berdasarkan data pemenang Indonesia Derby sejak edisi perdana tahun 1974 hingga 2025, tercatat 51 edisi yang telah digelar. Dari jumlah tersebut, 30 gelar diraih kuda betina, sementara 21 gelar dimenangkan kuda jantan. Artinya, sekitar 59 persen juara Indonesia Derby adalah betina.
Dominasi kuda betina sudah terlihat sejak era awal. Setelah Priam (1974) membuka sejarah sebagai juara perdana dari kelompok jantan, tiga tahun berikutnya justru dikuasai betina: Valencia (1975), Cempaka (1976), dan Bayu Kartika (1977).
Pola ini berulang di berbagai dekade. Pada era 1980-an, nama-nama seperti Ken Ayu, Mawar Melati, Liberty, Sari Pohaci, Galigo, dan Putri Pajajaran menegaskan bahwa kuda betina bukan sekadar pelengkap, melainkan kekuatan utama di balapan paling prestisius Indonesia.
Dominasi betina mencapai puncaknya pada rentang 1996–2003, ketika delapan edisi Indonesia Derby hampir seluruhnya dimenangkan kuda betina seperti Lady Centavo, Ratu Mayangkara, Permata Rajawali, Nefertiti, Ratu Nagari, Manik Trisula, dan Dewi Milenia.
Tren ini kembali berlanjut pada dekade 2010-an dengan deretan juara seperti Cahaya Nagari, Gagah Tanjungsari, Tebaran Mega, Djohar Manik, Beauty Eagling, Lady Aria, hingga Cinderella Jatim. Bahkan dalam periode pascapandemi, betina seperti Lady Jay (2021) dan Lyana Nagari (2022) tetap menunjukkan taji.
Meski kalah secara jumlah, kuda jantan tetap melahirkan figur ikonik yang membekas dalam sejarah, seperti Rio Bravo (1983), Big Ben (1990), Mulawarman (1991), hingga generasi terbaru Rapid Dash (2024) dan King Argentin (2025), kuda jantan pertama juara Triple Crown Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, jantan memang menunjukkan kebangkitan dengan tiga kemenangan dalam lima edisi terakhir. Namun secara keseluruhan, statistik masih berpihak pada betina.
Install SARGA.CO News
sarga.co