test

Better experience in portrait mode.
Kuda Forever Young

Forever Young dan Sembilan Jejak Bersejarah di Breeders’ Cup Classic 2025

FOTO: Sophie Shore/Eclipse Sportswire/Breeders Cup

SARGA.CO - Seekor kuda dari Timur jauh melintasi garis finis di Del Mar Racetrack  di California lebih dulu. Forever Young, kuda jantan asal Jepang berumur 4 tahun, menyalip dengan langkah terakhir penuh tenaga. Di balik deru napasnya, sejarah baru lahir. Untuk pertama kalinya, kuda yang dilatih di Jepang menjuarai Breeders’ Cup Classic, lomba senilai US$ 7 juta yang telah menjadi ajang puncak pacuan dunia selama 4 dekade lebih.

Kemenangan itu bukan sekadar cepat. Itu adalah simbol tekad lintas samudra. Forever Young, yang ditangani oleh pelatih Yoshito Yahagi dan ditunggangi joki Ryusei Sakai, menuntaskan balapan dalam waktu 2 menit 00,19 detik, hanya unggul setengah panjang dari pesaing terdekatnya, Sierra Leone, sang juara bertahan tahun lalu.

Kemenangan itu hanya satu dari banyak kisah luar biasa di balik Breeders’ Cup 2025 — ajang yang kini tak sekadar lomba, melainkan perayaan global balap kuda. Mengutip laman Americasbestracing.net berikut adalah fakta lainnya:

1. Jepang Menulis Sejarah di Tanah Amerika

1. Jepang Menulis Sejarah di Tanah Amerika

Kemenangan Forever Young menghapus mitos bahwa Breeders’ Cup Classic terlalu “domestik.” Setelah bertahun-tahun mencoba, Jepang akhirnya memecahkan dominasi Amerika dalam balapan paling bergengsi itu. Dalam 42 edisi sebelumnya, belum pernah ada kuda Asia yang menang.

 

Forever Young juga sukses melakukan balas dendam dengan cara yang manis pada rival Amerika setelah sang pendatang baru itu finis ketiga di Kentucky Derby dengan hanya selisih hidung dari Mystik Dan dan Sierra Leone.

“Fierceness dan Sierra Leone akan pensiun, jadi ini adalah kesempatan terakhir melawan kedua orang ini bersama-sama,” kata pemilik Forever Young, Susume Fujita. “Ini juga impian saya untuk mengalahkan kedua kuda ini, jadi ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan.”

2. Sebuah pertanyaan tentang “Horse of the Year”

Biasanya, pemenang Classic otomatis dianggap kandidat utama untuk gelar Horse of the Year. Data menunjukkan, 16 dari 41 pemenang kejuaran ini selalu terpilih sebagai Kuda Terbaik. Namun jangan berharap tradisi itu akan berjalan pada tahun ini. 

Meski tampil impresif, Forever Young hanya tampil sekali di Amerika musim ini. Beberapa analis menyebut peluangnya tipis untuk meraih gelar Horse of The Year. Tradisi ini tentunya akan berperan besar mengingat pesaingnya, Sovereignty telah memenangkan Kentucky Derby, Belmont Stakes, dan DraftKings Travers Stakes meski mundur dari perlombaan Breeder's Cup Classis karena sakit. Sebuah ironi. Kuda ini menaklukkan negeri orang, tapi tak dinobatkan sebagai yang terbaik.

3. Bukan Harinya Bagi Sierra Leone

3. Bukan Harinya Bagi Sierra Leone

Dengan sifatnya yang tertutup dan mendalam, lintasan tempat Sierra Leone berkompetisi tidak berpihak untuk karakter kuda dengan gaya lari tertentu. Pelatih Chad Brown yakin apa yang dikenal sebagai bias lintasan merugikan juara bertahannya. 

"Saya tidak ingin meremehkan sang pemenang, tetapi kecepatanlah yang menentukan sepanjang hari," kata Brown setelah Sierra Leone finis kedua. "Saya sangat bangga dengan usaha kuda saya, begitu berani berlari melawan bias dan hampir sampai di sana. Dengar, dia dan Forever Young memiliki hubungan dekat dan mereka memiliki persaingan yang luar biasa sejak Derby. Ini adalah hari Forever Young untuk menemukan lingkaran pemenang dan salut untuk mereka. Mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk membawa kuda ini kembali dan dia benar-benar berjuang."

4. Contrary Thingking Tak Cocok untuk Classic

Kejuaraan Breeders's Cup Classic menjadi lomba yang mustahil untuk dimenangkan Contrary Thingking. Dalam dua start terakhir, kuda yang dipasang untuk menjadi penentu kecepatan bagi Sierra Leone agar bisa berlari kencang ini finish di posisi yang tidak menggembirakan. Sebaliknya, Contrary Thingking menjadi penyebab dari insiden yang membuat Mindframe kehilangan jokinya di Jockey Club Gold Cup. 

5. Kuda Ted Noffey Paket Lengkap

Kuda dari Spendthrift Farm ini menunjukkan jati dirinya sebagai kuda jantan muda yang memiliki segalanya. Juara kelas 2 tahun dan favorti Kentucky Derby awal 2026 ini menujukan kecerdasan yang luar biasa ditunjang dengan atribut fisiknya.

Ted Noffey tampil sebagai juara di Saratoga, Keeneland, dan Del Mar dengan joki tetap John Velazquez.

“Dia beradaptasi di sini seperti anak berusia 5 tahun yang sudah lama berlari. Dia menjalani semuanya dengan tenang,” ujar Pelatih Hall of Fame, Todd Pletcher

6. Bisnis Besar

Breeders’ Cup bukan sekadar satu lomba. Selama dua hari, 14 race digelar dengan total hadiah mencapai lebih dari US$ 34 juta. Dari kuda muda hingga sprinter turf, setiap kelas menampilkan intensitas khas akhir musim yang membuat publik taruhan dan penggemar tak beranjak dari layar.

6. Bisnis Besar

7. Rekor Taruhan Tertinggi Ketiga Sepanjang Sejarah

Antusiasme tahun ini begitu besar. Menurut America’s Best Racing, total nilai taruhan sepanjang akhir pekan mencapai US$ 180,03 juta, angka tertinggi ketiga dalam sejarah Breeders’ Cup. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari tahun lalu sebesar US$ 179,21 juta.

Sementara rekor taruhan terbesar sepanjang masa diukir di kejuaraan Keeneland pada tahun 2022 dengan nilai US$ 189.060.373. Publik global kembali membuktikan balapan ini tak lagi milik satu bangsa.
 

8. Irad Ortiz Jr., sang penguasa dua hari

Irad Ortiz Jr. kembali menunjukkan alasan dirinya dipandang sebagai joki andalan ketika uang besar dipertaruhkan dengan mengulangi kemenangannya sebagai pemenang Bill Shoemaker Award. Penghargaan ini diberikan kepada penunggang terkemuka selama pelaksanaan Breeders' Cup dua hari berdasarkan poin yang dikumpulkan melalui 14 balapan. Ia juga menang untuk keenam kalinya dalam delapan tahun terakhir.

"Ini salah satu akhir pekan favorit saya sepanjang tahun, jadi rasanya senang bisa meraih trofi karena Anda memiliki minggu yang baik di balapan terbaik tahun ini," kata Ortiz
 

9. George Weaver dan filly mungil yang mencuri hati

Pelatih George Weaver juga mencatat sejarah pribadinya. Ia meraih kemenangan pertamanya di ajang ini lewat Cy Fair, kuda betina kecil yang berlari secepat kilat untuk menjuarai Juvenile Turf Sprint. Cy Fair juga menjadi kuda betina kedua sepanjang sejarah yang memenangkan lomba tersebut.

Sponsored Ad
Kisah Heroik Atlet Berkuda di SEA Games: Patah Tulang Rusuk Masuk Finish lalu Pingsan, Persembahkan Medali untuk Indonesia Kisah Heroik Atlet Berkuda di SEA Games: Patah Tulang Rusuk Masuk Finish lalu Pingsan, Persembahkan Medali untuk Indonesia

Kisah Heroik Atlet Berkuda di SEA Games: Patah Tulang Rusuk Masuk Finish lalu Pingsan, Persembahkan Medali untuk Indonesia

Baca Selengkapnya
3 Arena Pacuan Kuda Ikonik di Dunia 3 Arena Pacuan Kuda Ikonik di Dunia

3 Arena Pacuan Kuda Ikonik di Dunia

Baca Selengkapnya
Di Balik Fenomena Uma Musume dan Dampaknya bagi Dunia Pacuan Kuda Di Balik Fenomena Uma Musume dan Dampaknya bagi Dunia Pacuan Kuda

Di Balik Fenomena Uma Musume dan Dampaknya bagi Dunia Pacuan Kuda

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kisah Kuda Pacu Red Rum, Sang Petarung yang Tak Pernah Menyerah Kisah Kuda Pacu Red Rum, Sang Petarung yang Tak Pernah Menyerah

Kisah Kuda Pacu Red Rum, Sang Petarung yang Tak Pernah Menyerah

Baca Selengkapnya
Kuda Pacu dengan Gaya Lari Paling Unik Kuda Pacu dengan Gaya Lari Paling Unik

Kuda Pacu dengan Gaya Lari Paling Unik

Baca Selengkapnya
Aksi Joki Paling Berani di Lintasan Balap Aksi Joki Paling Berani di Lintasan Balap

Aksi Joki Paling Berani di Lintasan Balap

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kuda Kampus Jepang Bikin Geger: Kabur Sebentar Keliling Kota, Pulang Sendiri Tanpa Drama Kuda Kampus Jepang Bikin Geger: Kabur Sebentar Keliling Kota, Pulang Sendiri Tanpa Drama

Kuda Kampus Jepang Bikin Geger: Kabur Sebentar Keliling Kota, Pulang Sendiri Tanpa Drama

Videonya ditonton 3,7 juta kali di sosial media.

Baca Selengkapnya
George Woolf, Joki 'The Iceman' yang Menggetarkan Lintasan Balap Kuda George Woolf, Joki 'The Iceman' yang Menggetarkan Lintasan Balap Kuda

George Woolf, Joki 'The Iceman' yang Menggetarkan Lintasan Balap Kuda

Baca Selengkapnya
Forever Young Cetak Sejarah, Dinobatkan Horse of the Year Jepang Forever Young Cetak Sejarah, Dinobatkan Horse of the Year Jepang

Forever Young Cetak Sejarah, Dinobatkan Horse of the Year Jepang

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Ketika Kuda Pacu Menang, Siapa Saja yang Diuntungkan? Ketika Kuda Pacu Menang, Siapa Saja yang Diuntungkan?

Ketika Kuda Pacu Menang, Siapa Saja yang Diuntungkan?

Baca Selengkapnya
Forever Young dan Sovereignty Masuk Nominasi Eclipse Award 2025, Siapa Layak Raih Gelar Kuda Terbaik? Forever Young dan Sovereignty Masuk Nominasi Eclipse Award 2025, Siapa Layak Raih Gelar Kuda Terbaik?

Forever Young dan Sovereignty Masuk Nominasi Eclipse Award 2025, Siapa Layak Raih Gelar Kuda Terbaik?

Baca Selengkapnya
Sama-Sama Hadirkan Ketegangan, Ini Perbedaan Karakter Lintasan Rumput VS Pasir dalam Pacuan Kuda Sama-Sama Hadirkan Ketegangan, Ini Perbedaan Karakter Lintasan Rumput VS Pasir dalam Pacuan Kuda

Sama-Sama Hadirkan Ketegangan, Ini Perbedaan Karakter Lintasan Rumput VS Pasir dalam Pacuan Kuda

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Lee Mineral - banner
Mengenal Perbedaan Kuda Pacu, Kuda Tunggang, dan Kuda Pekerja Mengenal Perbedaan Kuda Pacu, Kuda Tunggang, dan Kuda Pekerja

Mengenal Perbedaan Kuda Pacu, Kuda Tunggang, dan Kuda Pekerja

Baca Selengkapnya
Carry Back, Kuda Pacu 'Cinderella' yang Menaklukkan Dunia Balap Carry Back, Kuda Pacu 'Cinderella' yang Menaklukkan Dunia Balap

Carry Back, Kuda Pacu 'Cinderella' yang Menaklukkan Dunia Balap

Baca Selengkapnya
Makna di Balik Tahun Kuda Api 2026 Makna di Balik Tahun Kuda Api 2026

Makna di Balik Tahun Kuda Api 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Riset Ungkap Cara Deteksi Risiko Kematian Mendadak pada Kuda Pacu Riset Ungkap Cara Deteksi Risiko Kematian Mendadak pada Kuda Pacu

Riset Ungkap Cara Deteksi Risiko Kematian Mendadak pada Kuda Pacu

Baca Selengkapnya
Beda dari Jepang dan Eropa, Kode G Pada Pacuan di Indonesia Menunjukkan Kadar `Bule` Kuda Beda dari Jepang dan Eropa, Kode G Pada Pacuan di Indonesia Menunjukkan Kadar `Bule` Kuda

Beda dari Jepang dan Eropa, Kode G Pada Pacuan di Indonesia Menunjukkan Kadar `Bule` Kuda

Baca Selengkapnya
Fenomena Uma Musume, Mendadak 'Horse Girl' Fenomena Uma Musume, Mendadak 'Horse Girl'

Fenomena Uma Musume, Mendadak 'Horse Girl'

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
5 Momen Paling Mengejutkan dari Arima Kinen 2025: Drama, Kekecewaan, dan Lahirnya Sang Juara Baru 5 Momen Paling Mengejutkan dari Arima Kinen 2025: Drama, Kekecewaan, dan Lahirnya Sang Juara Baru

5 Momen Paling Mengejutkan dari Arima Kinen 2025: Drama, Kekecewaan, dan Lahirnya Sang Juara Baru

Baca Selengkapnya
Arima Kinen ke-70 Milik Museum Mile, Bintang Muda Balap Kuda Jepang Arima Kinen ke-70 Milik Museum Mile, Bintang Muda Balap Kuda Jepang

Arima Kinen ke-70 Milik Museum Mile, Bintang Muda Balap Kuda Jepang

Baca Selengkapnya
5 Momen Memorable Pacuan Kuda IHR di Tahun 2025, Mana yang Paling Kamu Ingat? 5 Momen Memorable Pacuan Kuda IHR di Tahun 2025, Mana yang Paling Kamu Ingat?

5 Momen Memorable Pacuan Kuda IHR di Tahun 2025, Mana yang Paling Kamu Ingat?

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dobrak Mitos Sulit Juara! Rivalitas 2 Kuda Abu-Abu Ini Melegenda Sepanjang Masa Dobrak Mitos Sulit Juara! Rivalitas 2 Kuda Abu-Abu Ini Melegenda Sepanjang Masa

Dobrak Mitos Sulit Juara! Rivalitas 2 Kuda Abu-Abu Ini Melegenda Sepanjang Masa

Baca Selengkapnya
Cara Kreatif Orang Inggris Tularkan Hobi Berkuda Sejak Masih Belia, Dijamin Penonton Gemes Cara Kreatif Orang Inggris Tularkan Hobi Berkuda Sejak Masih Belia, Dijamin Penonton Gemes

Cara Kreatif Orang Inggris Tularkan Hobi Berkuda Sejak Masih Belia, Dijamin Penonton Gemes

Baca Selengkapnya
Juara Indonesia Derby 1974–2025: Kuda Betina Ternyata Lebih Mendominasi Juara Indonesia Derby 1974–2025: Kuda Betina Ternyata Lebih Mendominasi

Juara Indonesia Derby 1974–2025: Kuda Betina Ternyata Lebih Mendominasi

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kisah Ruthless, Sang Betina Muda yang Menangkan Balapan Triple Crown Pertama Kisah Ruthless, Sang Betina Muda yang Menangkan Balapan Triple Crown Pertama

Kisah Ruthless, Sang Betina Muda yang Menangkan Balapan Triple Crown Pertama

Baca Selengkapnya