SARGA.CO - Atmosfer penuh adrenalin menyelimuti Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) pada 15–16 November 2025. Seri terakhir FEI Jumping World Challenge (JWC) 2025 akhirnya mencapai puncaknya dan menjadi ajang paling ramai dari seluruh rangkaian kompetisi tahun ini.
Tidak seperti seri Competition 1 dan 2, kali ini jumlah peserta meningkat dengan total 27 entri, mempertandingkan tiga kategori resmi FEI JWC plus lima kelas tambahan dengan ketinggian rintangan dari 50 hingga 130 cm. Acara yang digelar oleh Equinara Horse Sports ini sekaligus menjadi kejuaraan internasional berlisensi FEI terakhir untuk musim 2025, menjadikannya momen yang ditunggu-tunggu atlet equestrian tanah air.
Persaingan di kelas Category C menjadi salah satu yang paling ketat dengan 15 entri peserta. Namun bintang paling terang hari itu jelas berasal dari Brandon Toa (ZZ WTC Equestrian).
Bersama kuda andalannya, Lightning De Braveheart, Brandon tampil nyaris tanpa cela. Ia meraih Double Clear Round dengan waktu tercepat: 47,79 detik. Sekaligus memastikan tempat pertama disusul Muhamad Alif Maulana (Lady Zentola/Bellator Stable) di peringkat kedua, Xaviour Robot (Ni Hao/Hoya Stable) di peringkat ketiga, dan Nathan Edward Kareem Yacub (Jetfire L,Avenir/Anantya Riding Club) di peringkat keempat dari total 15 entri peserta.
Di kelas Category B, Muhammad Raya Andika (AR Team Equestrian) membuktikan bahwa dominasinya di Competition 1 bukan kebetulan. Mengendarai Cavani Z, Raya kembali menjadi satu-satunya rider yang sukses mencetak Double Clear Round di seri Competition 3 ini.
Waktu tercepatnya, 57,97 detik, mengunci gelar juara dan meninggalkan pesaingnya Nathanael Junior Frediboy Eman (Castino – Equinara Horse Sports), Denies Christian Sanjaya (Charmeur Z – DNV Equestrian). Dari total 5 peserta, nama Raya kembali menjadi sorotan sebagai atlet paling stabil di kelasnya.
Category A: Dinov Tak Tergoyahkan di Kelas Paling Prestisius
Ketegangan mencapai puncaknya di FEI JWC Category A—kelas tertinggi dan paling bergengsi. Semua mata tertuju pada Nusrtdinov Zayan Fatih dari DNV Equestrian, yang sebelumnya juga meraih kemenangan di Competition 1.
Bersama kuda kesayangannya Charly Lalan, Dinov sekali lagi membuktikan kualitasnya dengan Double Clear Round, catatan waktu tercepat: 55,00 detik Keunggulannya atas para pesaing sangat jelas dan konsisten. Di mana pada posisi kedua dan ketiga ditempati, Gadis Kireina (Mia S – W Equestrian / Arthayasa) dan Teuku Rifat Renanda Harsya (Kastilia – Equinara Horse Sports). Dari total 7 entri, Dinov tampil paling matang dan nyaris tanpa kesalahan.
Dengan berakhirnya seri pamungkas ini, Indonesia resmi menutup musim kompetisi FEI 2025 dengan gemilang. Keberanian para rider muda, ketangkasan para kuda, serta meningkatnya jumlah peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga equestrian di tanah air. FEI JWC 2025 di JIEPP bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi perayaan talenta, sportivitas, dan gairah dunia equestrian Indonesia.
Install SARGA.CO News
sarga.co