SARGA.CO - Perkembangan olahraga tent pegging di Indonesia memasuki fase baru. Untuk pertama kalinya, Tanah Air resmi memiliki dua juri pertandingan bersertifikasi dari International Tent Pegging Federation (ITPF), menandai langkah penting menuju level internasional.
Kepastian tersebut diperoleh melalui surat resmi hasil Training Course for Judges yang ditandatangani Sekretaris Jenderal ITPF, Haitham Al-Lawati, dan ditujukan kepada Ketua Umum PP PORDASI, Aryo PS Djojohadikusumo.
Dua nama yang berhasil meraih sertifikasi tersebut adalah Deri Asta Azwar dan Raden Johannes Heryo Priambodo. Keduanya lulus dengan predikat Local Judge dan nilai impresif, masing-masing mencapai 92 persen.
Program pelatihan ini berlangsung selama tiga hari di Yordania, bertepatan dengan ajang ITPF World Cup Qualifier pada 29–31 Januari 2026. Materi yang diberikan mencakup regulasi dan standar penjurian sesuai ketentuan internasional.
“Pelatihan fokus pada pemahaman aturan dan sistem penilaian tent pegging sesuai standar ITPF,” ujar Deri Asta, yang juga menjabat Ketua Komisi HBA & Tent Pegging sekaligus Manajer Timnas Tent Pegging Indonesia dikutip dari laman Pordasi.id.
Dalam struktur ITPF, jenjang juri dimulai dari Local Judge sebelum naik ke level Bronze, Silver, hingga Gold Judge yang masuk kategori juri internasional. Sertifikasi ini menjadi pintu awal bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas perangkat pertandingan di level global.
Tak hanya itu, momentum ini juga beriringan dengan debut Timnas Tent Pegging Indonesia di ajang ITPF World Cup 2026. Tim Merah Putih diperkuat oleh Alan Pratama, Kenzie Alkautsar, Abdurrahman, Muhammad Shalah Syahada, dan Yosua Sitorus—yang untuk pertama kalinya tampil di panggung dunia.
Dengan hadirnya juri bersertifikasi internasional, peluang pengembangan tent pegging di Indonesia semakin terbuka. Mulai dari peningkatan kualitas kompetisi nasional hingga penyelenggaraan kejuaraan mandiri yang berstandar global.
Ke depan, PP PORDASI melalui Komisi HBA & Tent Pegging berencana menggelar lebih banyak kompetisi sebagai bagian dari pembinaan atlet sekaligus mendorong peningkatan level juri ke tahap berikutnya.
Langkah ini menjadi sinyal kuat, tent pegging Indonesia tak lagi sekadar berkembang, tetapi mulai bersiap bersaing di panggung dunia.
Install SARGA.CO News
sarga.co