SARGA.CO - Dengan suhu musim dingin yang mulai menusuk Eropa, Manajer Tim Cabor Berkuda Equestrian Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025, Nur Muhammad Ghifari, menghabiskan beberapa hari penting di Jerman. Bukan untuk berlibur, melainkan memastikan setiap detail persiapan atlet Indonesia benar-benar matang sebelum mereka turun bertanding pada 9–20 Desember mendatang.
Ghifari melakukan kunjungan kerja ke tiga pusat latihan elite yang selama ini menjadi rumah sementara para atlet nasional: Klosterhof Altenmedingen untuk disiplin Eventing, Schockemöhle Steinfeld untuk Jumping, serta kompleks megah Hof Kasselmann Hagen untuk Dressage. Ketiganya dikenal sebagai fasilitas terbaik di Jerman, tempat lahirnya banyak kuda dan atlet berkuda kelas dunia.
“Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung proses latihan dan menjalin komunikasi dengan para atlet serta pelatih di Eropa,” ujar Ghifari dikutip dari laman Pordasi.id.
Dari pengamatannya, persiapan skuad Indonesia berjalan sangat positif. Para atlet berlatih dengan ritme yang ketat, disiplin tinggi, dan perhatian detail dari jajaran pelatih. Salah satu poin penting adalah proses bonding antara atlet dan kuda mereka, sebuah faktor vital dalam dunia equestrian.
Menurut Ghifari, adaptasi ini berlangsung mulus. “Chemistry antara atlet dan kudanya terbangun dengan baik. Ini penting agar performa mereka bisa saling menguatkan saat bertanding nanti,” imbuhnya.
Untuk menguji perkembangan selama mengikuti pelatnas, para atlet Dressage dan Jumping direncanakan akan turun dalam kejuaraan di Riesenbeck, Jerman, pada 27 November. Ajang ini menjadi barometer seberapa jauh peningkatan performa sebelum mereka memasuki arena SEA Games.
Tidak hanya atlet yang diawasi secara intensif. Kondisi kuda-kuda pun menjadi fokus utama. Ghifari menegaskan seluruh kuda berada dalam kondisi prima, sehat, dan dipantau secara ketat oleh tim perawat dan dokter hewan. Mereka direncanakan bertolak dari Eropa menuju Thailand tepat pada 9 Desember 2025, menyesuaikan waktu pertandingan masing-masing disiplin.
Indonesia membawa ambisi tinggi di cabang equestrian. Persiapan panjang sudah dimulai sejak PP PORDASI menggelar program Talent Scouting sebagai ajang seleksi pada 22 Juni–1 Juli 2025 di Arthayasa Stable, khusus untuk disiplin Dressage dan Eventing. Sementara itu, disiplin Jumping menjalani seleksi berdasarkan hasil kompetisi nasional dan internasional, terutama ajang setingkat FEI CSI 1*.
Para atlet yang lolos menjalani pelatnas penuh di Eropa, dikelilingi fasilitas terbaik dan standar latihan internasional. Kini, dengan waktu yang semakin dekat menuju SEA Games Thailand 2025, seluruh tim, baik atlet, pelatih, maupun kuda, memasuki fase akhir persiapan.
Kunjungan Ghifari ke Jerman bukan hanya memastikan semua berjalan sesuai rencana, tetapi juga menjadi suntikan motivasi bahwa Indonesia siap tampil dan memberikan yang terbaik.
Install SARGA.CO News
sarga.co