test

Better experience in portrait mode.
Kuda pacu

Bahaya Tersembunyi di Balik Kecepatan: Penyakit Mematikan yang Sering Merenggut Nyawa Kuda Pacu

SARGA.CO - Kuda pacu dikenal sebagai hewan yang kuat dan cepat. Namun di balik kejayaan mereka di lintasan balap, tersimpan risiko kesehatan serius yang kerap mengintai dan dalam banyak kasus, merenggut nyawa mereka.

Kuda pacu
SARGA.CO

Meskipun dirawat dengan sangat baik, kuda pacu tetap rentan terhadap sejumlah penyakit mematikan akibat tekanan fisik ekstrem, genetika, hingga sistem pelatihan yang ketat. Berikut ini beberapa penyakit paling berbahaya yang sering menyerang kuda pacu dikutip dari berbagai sumber:
 

1. Laminitis: Musuh dalam Diam

Laminitis adalah salah satu penyakit paling menyakitkan dan mematikan yang bisa menyerang kuda pacu. Kondisi ini menyerang jaringan lunak di dalam kuku kuda (lamina), menyebabkan peradangan dan nyeri luar biasa. Jika tidak segera ditangani, laminitis dapat menyebabkan kerusakan permanen pada struktur kaki, membuat kuda tidak bisa berdiri dan akhirnya harus di-eutanasia.

Penyebab utama karena tekanan berlebih pada kaki akibat latihan intens, kemudian ketidakseimbangan nutrisi, 
cedera pada kaki lain yang menyebabkan beban tertumpu hanya pada satu kaki.

2. Exercise-Induced Pulmonary Hemorrhage (EIPH)

EIPH adalah kondisi di mana kuda mengalami pendarahan di paru-paru saat atau setelah balapan. Meskipun sering tidak terlihat secara kasat mata, kondisi ini dapat menurunkan performa drastis dan, dalam kasus parah, menyebabkan kematian.

Adapun gejalanya, kuda terlihat kelelahan atau kehilangan kecepatan secara mendadak. Dalam kasus parah, darah bisa keluar dari lubang hidung

Faktor risikonya karena latihan intens tanpa cukup pemulihan dan genetik dan anatomi saluran pernapasan kuda.
 

3. Kolik: Sakit Perut yang Mematikan

Kolik adalah istilah umum untuk sakit perut pada kuda yang bisa disebabkan oleh berbagai masalah, mulai dari penyumbatan usus hingga pergeseran organ dalam perut. Pada kuda pacu, pola makan yang ketat dan stres bisa memicu kolik lebih mudah.

Jenis-jenis kolik berbahaya yakni, Kolik spasmodik (kram), Kolik gas dan Kolik akibat dislokasi atau torsi usus.

Tindakan cepat sangat penting, karena beberapa jenis kolik bisa membunuh dalam hitungan jam jika tidak ditangani secara medis.

4. Rhabdomyolysis

Ini adalah kondisi kerusakan otot yang sering terjadi pada kuda pacu setelah latihan berat. Rhabdomyolysis menyebabkan kekakuan otot, nyeri, dan kadang disertai urin berwarna gelap akibat pecahnya sel otot.

Faktor pemicunya latihan yang terlalu berat, kekurangan elektrolit, serta gangguan metabolisme bawaan. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan kematian.

5. Fraktur Tulang: Cedera yang Sering Berujung Tragis

Kecepatan tinggi yang dicapai kuda pacu menempatkan tekanan luar biasa pada tulang mereka. Sayangnya, fraktur (patah tulang) sering kali tidak bisa diperbaiki seperti pada manusia. Karena sistem tulang kuda tidak dapat menopang berat tubuh mereka sendiri saat dalam proses penyembuhan, fraktur parah sering kali berakhir dengan keputusan untuk euthanasia. Penyebab umumnya, balapan di lintasan keras, keturunan atau genetika yang lemah, serta overtraining.

5. Fraktur Tulang: Cedera yang Sering Berujung Tragis

Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati

Industri balap kuda kini semakin sadar akan pentingnya kesejahteraan hewan. Teknologi pemantauan kesehatan, pengelolaan nutrisi yang tepat, serta jadwal latihan yang seimbang menjadi kunci dalam mencegah penyakit-penyakit mematikan ini.

Namun, penting juga bagi penonton dan pecinta kuda untuk memahami bahwa di balik gemerlapnya lintasan balap, ada risiko besar yang dihadapi setiap ekor kuda pacu. Perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan mereka harus selalu menjadi prioritas utama.

Sponsored Ad
Arsari
Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda

Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda

Seminar ini menjadi upaya Komisi Peternakan, Kesehatan, dan Registrasi Kuda PORDASI untuk menyelaraskan prespsi para verifikator sertifikat kuda Indonsesia.

Baca Selengkapnya
Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong

Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong

Dia juga memecahkan lagi rekornya sebagai kuda dengan pendapatan tertinggi di dunia dengan koleksi total hadiah sebesar HK$288,7 juta (sekitar Rp600 miliar).

Baca Selengkapnya
Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1 Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1

Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar

Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar

Baca Selengkapnya
Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games

Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games

Baca Selengkapnya
Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium

Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium

Beralih dari Kelas Sprint ke Jarak Menengah, Agatha Star langsung naik podium juara.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat

Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat

Baca Selengkapnya
Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta

Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta

Joki Angel Manarisip dan Pelatih Ardhi Wijaya siap memulai lagi perlawanan terhadap War Kudeta.

Baca Selengkapnya
Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian

Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian

Lamaru Wining disuntik mati pada Kamis (21/5), setelah disuntik mati karena kondisinya yang makin memprihatinkan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu

Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu

Rekor kemenangan Yutaka Take di pacuan Jepang sampai Ghostzapper jadi kuda terbaik di AS.

Baca Selengkapnya
Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung

Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung

Baca Selengkapnya
Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia

Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang

Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang

Baca Selengkapnya
Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land

Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land

Setelah menjadi kejutan di seri Triple Crown 2025, Wonder Land kini fokus menjadi indukan. Anak pertamanya akan lahir tahun 2026 ini.

Baca Selengkapnya
Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026 Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026

Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026

Naga Sembilan berencana kembali turun di Kelas Terbuka 2.000 meter untuk memperebutkan Paku Alam Cup, harapannya bisa berduel dengan King Argentin.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Baca Selengkapnya
Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Baca Selengkapnya
Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026 Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026

Ka Ying Rising Belum Tergoyahkan, Menuju Kuda Pacu Terbaik Dunia 2026

Sampai Mei 2026, Ka Ying Rising si 'raja sprint' dari Hong Kong menempati peringkat teratas dengan rangkaian kemenangan dan pemecahan rekor yang dia lakukan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026 Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026

Atlet Junior Indonesia Unjuk Gigi di Arthayasa Open 2026

Gadis Kireina Iskandar, Nusrtdinov Zayan Fatih, dan Brandon Toa mencetak prestasi di usia yang masih sangat muda.

Baca Selengkapnya
Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana

Shogun dan Tokugawa Cedera Serius, Eclipse Bergantung ke Nara dan Kana

Kedua kuda jantan usia 3 tahun dari Eclipse Stable tersebut menjalani pemulihan sejak akhir tahun 2025 lalu.

Baca Selengkapnya
Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas

Rahasia di Balik Kebiasaan Kuda Guling-Guling yang Sering Bikin Gemas

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Pembuktian Napoleon Solo Di Laurel Park, Jadi Juara di Preakness Stakes ke-151 Pembuktian Napoleon Solo Di Laurel Park, Jadi Juara di Preakness Stakes ke-151

Pembuktian Napoleon Solo Di Laurel Park, Jadi Juara di Preakness Stakes ke-151

Baca Selengkapnya
Saga Serumpun, Princess Gavi, dan Kuda-kuda yang Berjaya di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 Saga Serumpun, Princess Gavi, dan Kuda-kuda yang Berjaya di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026

Saga Serumpun, Princess Gavi, dan Kuda-kuda yang Berjaya di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026

Mereka adalah kuda-kuda paling cepat, paling konsisten, dan paling kuat di Indonesia’s Horse Racing: Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026.

Baca Selengkapnya
Princess Gavi Masih Penasaran Duel dengan Naga Sembilan Princess Gavi Masih Penasaran Duel dengan Naga Sembilan

Princess Gavi Masih Penasaran Duel dengan Naga Sembilan

Naga Sembilan scratch di beberapa detik terakhir sebelum lomba membuat kemengan Princess Gavi di Kelas Terbuka 2.000 meter kurang memuaskan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Sir Orbit Yakin Bisa Bikin Kejutan di Indonesia Derby 2026 Sir Orbit Yakin Bisa Bikin Kejutan di Indonesia Derby 2026

Sir Orbit Yakin Bisa Bikin Kejutan di Indonesia Derby 2026

Sir Orbit selalu start dari belakang, namun selalu juga menyalip kuda-kuda di depannya. Apakah jarak 2.000 meter bisa memberi keuntungan untuk Sir Orbit?

Baca Selengkapnya