SARGA.CO - FIA Rallycross World Cup 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 5-6 Desember mendatang, mulai menarik perhatian beberapa nama besar di ajang perdana tersebut.
Sejumlah pebalap kenamaan dunia di Motorsport seperti Sébastien Loeb, Kevin Hansen, René Münnich, Mandie August, hingga keluarga O'Donovan (Patrick dan Oliver) telah menyatakan komitmen mereka untuk berpartisipasi.
Di tengah persaingan internasional itu, Indonesia juga dipastikan memiliki wakil di lintasan melalui TB Adhi dan Kingston Effendi.
Pengumuman terbesar dari penyelenggara FIA Rallycross World Cup Jakarta, terjadi pada 26 Agustus 2026 lalu. Sarga Motorsport, bagian dari promotor penyelenggara acara memastikan kehadiran sembilan kali juara dunia World Rally Championship (WRC), Sébastien Loeb.
Legenda asal Prancis tersebut akan bertarung di kategori RX1 bersama Kevin Hansen, mewakili Tim Sarga Motorsport. Nama Hansen bukan sosok asing di dunia rallycross setelah menjuarai FIA European Rallycross Championship 2016 dan beberapa kali menjadi penantang gelar di tingkat dunia.
Kehadiran keduanya menjadi reuni menarik karena untuk pertama kalinya sejak 2018 mereka kembali berada dalam satu tim. Selain Loeb dan Hansen, tim asal Indonesia tersebut juga membawa pebalap muda nasional Kingston Effendi yang akan turun di kategori RX5.
Peserta lain yang telah mengonfirmasi kehadiran adalah tim ALL-INKL.COM Münnich Motorsport. Tim asal Jerman itu akan diperkuat oleh René Münnich dan Mandie August, dua nama yang telah lama menjadi bagian dari kancah rallycross internasional.
Daftar peserta yang telah diumumkan juga bertambah dengan kehadiran Team RX Racing dari Irlandia. Tim tersebut akan menurunkan pasangan ayah dan anak, Patrick O'Donovan dan Ollie O'Donovan, yang akan membawa bendera Irlandia pada ajang perdana Rallycross World Cup di Jakarta.
Selain kehadiran para bintang dunia, Indonesia juga dipastikan memiliki wakil di kelas utama RX1 melalui TB Adhi. Pembalap Dewa United Motorsport itu akan bersaing langsung melawan nama-nama besar seperti Loeb dan Hansen dalam format balap rallycross yang berbeda dengan disiplin reli maupun speed offroad yang selama ini lebih akrab dengannya.
Menurut TB Adhi, tantangan terbesar rallycross adalah format balap yang mempertemukan seluruh peserta secara bersamaan di lintasan, sehingga tekanan dan intensitas persaingan menjadi jauh lebih tinggi dibanding reli konvensional.
Meski pengalaman rallycross di Asia masih relatif minim, TB Adhi optimistis dapat tampil kompetitif. Untuk mempersiapkan diri menghadapi balapan Desember nanti, ia berencana menjalani program latihan dan pengujian mobil di Prancis dalam beberapa pekan ke depan.
"Ini race-nya barengan jadi tekanannya akan lebih berat," ujar TB Adhi.
Ia juga menilai kehadiran FIA Rallycross World Cup di Indonesia akan menjadi momen penting bagi perkembangan cabang olahraga tersebut di kawasan Asia Tenggara yang selama ini jarang menjadi tuan rumah kompetisi rallycross internasional.
Partisipasi Indonesia tidak hanya datang dari kelas RX1. Drifter muda nasional Kingston Effendi juga dipastikan turun di kategori RX5 bersama Sarga Motorsport.
Bagi Kingston, FIA Rallycross World Cup Jakarta akan menjadi tantangan baru karena harus beradaptasi dari lintasan drifting dan aspal menuju karakter rallycross yang mengombinasikan permukaan aspal dan tanah. Meski demikian, ia bertekad memanfaatkan kesempatan belajar dari rekan setimnya yang berpengalaman di level dunia.
Berada dalam satu tim dengan Loeb dan Hansen memberikan keuntungan tersendiri bagi Kingston. Salah satu pelajaran penting yang sudah ia dapatkan adalah pentingnya momen start atau launch dalam rallycross yang kerap menjadi penentu jalannya balapan.
Meski berstatus debutan, Kingston tidak datang sekadar meramaikan persaingan. Pebalap muda Indonesia tersebut secara tegas menyatakan targetnya adalah meraih hasil terbaik di hadapan pendukung tuan rumah.
"Tentu saja saya selalu ingin menjadi yang pertama dan tidak menginginkan hasil yang kurang dari itu," kata Kingston.
Install SARGA.CO News
sarga.co