SARGA.CO — Dari lintasan drifting ke arena rallycross dunia, Kingston Romeo Effendi siap menghadapi tantangan baru dalam karier balapnya. Drifter muda Indonesia itu akan tampil di FIA World Rallycross 2026 di Jakarta bersama Sarga Motorsport pada 5–6 Desember mendatang.
Kingston akan turun di kelas RX5 dan menjadi salah satu pembalap Indonesia yang mendapat kesempatan tampil di hadapan publik sendiri. Kesempatan tersebut sekaligus membawanya ke lingkungan tim yang dihuni sejumlah nama besar motorsport dunia.
Di Sarga Motorsport, Kingston akan berada dalam satu tim dengan Sébastien Loeb dan Kevin Hansen yang berlaga di kelas utama RX1. Berbagi garasi dengan pembalap berpengalaman menjadi kesempatan penting bagi Kingston untuk memperluas kemampuan dan memahami karakter balap rallycross.
Namun, perpindahan dari drifting ke rallycross bukan perkara mudah. Jika selama ini Kingston terbiasa mengendalikan mobil di atas aspal dengan gaya sideways, rallycross menghadirkan tantangan berbeda karena menggunakan kombinasi lintasan aspal dan tanah.
“Bagi saya, pengalaman di aspal sudah ada, tetapi untuk tanah saya harus belajar dan beradaptasi. Sebagai drifter, saya tidak biasa mengemudi di tanah dan belum ada pengalaman reli, jadi ini akan sangat berbeda,” ujar Kingston kepada Mobilinanews, belum lama ini.
“Tentu berada di tim yang sama dengan pembalap hebat membuat saya harus bersiap menerima semua tips dan trik yang bisa saya dapatkan dari teman-teman satu tim,” tuturnya.
Salah satu hal penting yang dipelajari Kingston adalah teknik launch atau peluncuran saat start. Dalam rallycross, posisi awal menjadi faktor penting karena dapat menentukan jalannya strategi sepanjang balapan.
“Hal paling penting adalah peluncuran awal atau launch, karena itu menentukan posisi dari awal dan strategi untuk seluruh balapan,” ungkapnya.
Meski berstatus debutan di kelas RX5, Kingston tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam persaingan. Ia memasang target tinggi untuk penampilan perdananya di panggung rallycross dunia. “Tentu saja saya selalu ingin menjadi yang pertama dan tidak menginginkan hasil yang kurang dari itu,” tegas Kingston.
Tampil di kandang sendiri juga tidak membuatnya ingin terbebani oleh ekspektasi publik. Kingston memilih fokus pada kemampuan dan gaya mengemudinya sendiri. “Saya tidak gugup atau ingin tampil lebih baik tergantung di mana saya berada. Hal terbaik adalah selalu fokus pada diri sendiri dan pada cara mengemudi Anda,” katanya.
FIA World Rallycross 2026 akan menjadi ujian besar bagi Kingston Effendi. Setelah meraih pengalaman di dunia drifting, ia kini harus membuktikan kemampuannya di lintasan yang memiliki karakter berbeda dan menghadapi persaingan pembalap internasional. Aksi Kingston bersama Sarga Motorsport, Sébastien Loeb, Kevin Hansen, dan para pembalap dunia lainnya dapat disaksikan di JIEC Ancol, Jakarta, pada 5–6 Desember 2026.
Install SARGA.CO News
sarga.co